30 Jan 2013

The Magician's Nephew (Keponakan Penyihir) by C.S. Lewis

Judul: The Magician's Nephew (Keponakan Penyihir)
Seri: The Chronicles of Narnia
Penulis: C.S. Lewis
Penerjemah: Indah S. Pratidina
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama, 2005
Tebal: 275 hlm.
ISBN: 9792214577

Sinopsis Goodreads:
Tentukan pilihan, wahai petualang asing.
Bunyikan bel, dan hadapi bahaya genting.
Atau teruslah penasaran, hingga lenyap kewarasan.
Akan apa yang bakal terjadi bila saja kaulakukan.

Dua anak, Digory dan Polly, telah diperdaya Sihir dan paman Digory yang nyentrik. Pamam Andrew. Dia memaksa mereka membuat pilihan yang hasilnya adalah petualangan yang jauh lebih luar biasa daripada mimpi. Mereka menemukan dunia-dunia lain di dalam mata air ajaib, bertemu ratu agung yang juga penyihir kejam, dan tanah kebelian yang baru saja dibangkitkan. Pintu menuju tanah Narnia terbuka untuk pertama kalinya...

Disebabkan oleh rasa penasaran dan ingin bertualang, Digory dan Polly memutuskan untuk menyusup ke salah satu rumah yang sudah lama tak berpenghuni, melalui lorong di loteng rumah Polly. Karena kesalahan perhitungan, mereka justru berakhir di loteng rumah paman dan bibi Digory, tepatnya, di ruang kerja Paman Andrew yang sangat rahasia. Paman Andrew yang nyentrik memang bukanlah orang yang ramah, dan kedua anak itu menemukan fakta bahwa ternyata Paman Andrew sedang mempelajari sihir. Lelaki tua itu telah menciptakan cincin yang jika disentuh, akan mengirim orang yang menyentuhnya ke dunia lain (sebagai catatan, Paman Digory sendiri tak tahu seperti apa dunia lain tersebut). Paman Andrew sebelumnya sudah berhasil mengirim seekor marmut ke dunia lain. Kini, ia memaksa Digory dan Polly ke dunia asing tersebut. Awalnya kedua anak itu menolak, namun Paman Andrew berhasil membuat Polly menghilang ke dunia lain. Merasa tak punya pilihan, Digory kemudian menyusul temannya, sambil berharap semoga ia berhasil membawa pulang Polly kembali ke Inggris.

Paman Andrew ternyata keliru, sebab dunia lain yang dimaksud ternyata bukan hanya satu, melainkan lebih dari itu. Salah satu dunia yang dimasuki Digory dan Polly ternyata berbahaya. Kedua anak manusia itu kemudian mengalami petualangan yang sebenarnya, sebuah petualangan yang amat mendebarkan. Mereka bertemu ratu yang amat jahat, yang mempunyai kekuatan sihir mengerikan. Dan dalam rangkaian petualangan inilah, Digory dan Polly kemudian menemukan dunia baru yang kelak kita kenal dengan nama: Narnia.

Ingin Jadi Guru Mantera! [Hotter Potter January Meme]

Jadi, sudah mau akhir Januari dan saya ternyata belum memposting jawaban untuk Hotter Potter Monthly Meme. Pertanyaan untuk meme pertama ini adalah: “Jika kamu menjadi salah satu guru di Hogwarts, kamu ingin menjadi siapa? Alasannya”

Hmmm. Jujur saja, ini pertanyaan yang sulit buat saya. Habis, daripada menjadi guru, saya lebih senang menjadi murid, karena dengan begitu saya bisa belajar banyak hal baru yang berkaitan dengan dunia sihir dalam cerita Harry Potter. Pelajaran favorit saya? Tentu saja adalah Terbang (Flying). Seru kali ya, membayangkan diri kita terbang dengan sapu sambil dadah-dadah pada teman-teman yang ada di bawah. Atau terbang untuk memetik mangga di dahan yang paling tinggi milik tetangga. Atau, yang paling penting dari itu semua, BERMAIN QUIDDITCH! Seru banget pastinya.

Tapi, jika saya adalah guru di Hogwarts, bukan pelajaran Terbang yang akan saya pilih. Saya justru lebih ingin menjadi Profesor Flitwick, yang mengajar mata pelajaran Mantera (Charms). Menurut saya mata pelajaran tersebut sangat penting karena tingkat kegunaannya cukup tinggi dalam kehidupan sehari-hari para penyihir. Bukan berarti pelajaran yang lain kalah penting, namun, menurut saya, Mantera-lah yang wajib dipelajari oleh semua penyihir sejak usia dini.

24 Jan 2013

Test Pack by Ninit Yunita

Judul Buku: Test Pack
Penulis: Ninit Yunita
Penerbit: Gagas Media
Tahun Terbit: 2010
Tebal: 202 hlm
ISBN: 9793600969
Harga: Rp. 34.500,-
Rate: 4/5

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Gara-gara seorang teman—sebut saja namanya Ega—yang amat menyukai film Indonesia berjudul Test Pack yang dibintangi oleh Acha Septriasa dan Reza Rahadian, saya jadi penasaran ingin menonton film tersebut. Sayang sekali di kota saya nggak ada bioskop. Namun belakangan saya baru tahu ternyata film itu diadaptasi dari novel berjudul sama karya Ninit Yunita. Haven't read one of her books, jadi nggak punya bayangan seperti apa gaya tulisanya. Harusnya sih bagus, kalau nggak bagus, nggak bakalan diadaptasi ke film kan? Finally I got this book di tempat penyewaan. Hehe. Jadi, seperti apa ceritanya?

Test Pack mengisahkan kehidupan rumah tangga pasangan suami istri, Rahmat dan Tata. Rahmat, adalah seorang psikolog yang, dalam novel ini, sering menjadi tempat konsultasi pasangan suami istri yang bermasalah. Sementara Tata adalah seorang pengacara yang menangani kasus-kasus perceraian. Ini lucu, sebab di saat Rahmat berusaha mati-matian mendamaikan pasangan suami istri, Tata justru menjadi pengacara bagi salah satu pasangan ingin bercerai—dan dalam novel ini, mereka menangani pasangan suami istri yang sama!

21 Jan 2013

TBRR Pile - A Fantasy Reading Challenge 2013

Daaan... inilah challenge terakhir yang saya ikuti di tahun 2013 ini. Suer deh, ini yang terakhir. Sebagai penggemar novel fantasi, rasanya sayang banget kalau sampai nggak mengikuti challenge yang di-host oleh Maria dan Ally ini. Info selengkapnya, seperti biasa, langsung ke TKP aja yah. :D

20 Jan 2013

Books in English Reading Challenge 2013

Sebenarnya saya agak kurang pede mengikuti challenge ini. Bagaimana tidak, kemampuan berbahasa Inggris saya amat sangat pas-pasan. Akan tetapi, saya kadung punya beberapa novel berbahasa Inggris (yang sayangnya belum sempat terbaca karena ketimbun sama bacaan yang lain). Saya pikir, challenge ini adalah momen yang pas bagi saya untuk mulai membacanya. Kebetulan, novel Inggris yang saya punyai sudah saya baca versi terjemahannya (beberapa di antaranya adalah: Twilight, Breaking Dawn, Hunger Games), dengan begitu saya harap akan lebih mudah untuk mencernanya. :)

Oh ya, info lengkap tentang challenge ini ada di sini yah. Cekidot aja gan. :D

Berikut daftar buku yang akan saya baca (belum semuanya, sisanya akan ditambahkan):

18 Jan 2013

The Casual Vacancy (Perebutan Kursi Kosong) by J.K. Rowling

Judul: The Casual Vacancy (Perebutan Kursi Kosong)
Penulis: J.K. Rowling
Penerjemah: Esti A. Budihabsari, Andityas Prabantoro, Rini Nurul Badariah
Penerbit: Qanita, 2012 (Cetakan I)
Tebal: 593 hlm.
ISBN: 9786029225686
Rating: 4,5/5

(Buku ini adalah hadiah ulang tahun dari Trio Rempong. Thank you guys.)

Sinopsis:
Ketika Barry Fairbrother meninggal di usianya yang baru awal empat puluhan, penduduk kota Pagford sangat terkejut.

Dari luar, Pagford terlihat seperti kota kecil yang damai khas Inggris, dengan Alun-alun, jalanan berbatu, dan biara kuno. Tetapi, di balik wajah nan indah itu, tersembunyi perang yang berkecamuk.

Si kaya melawan si miskin, remaja melawan orangtua, istri melawan suami, guru melawan murid... Pagford tak seindah yang dilihat dari luar.

Dan kursi kosong yang ditinggalkan Barry di jajaran Dewan Kota menjadi pemicu perang terdahsyat yang pernah terjadi di kota kecil itu. Siapakah yang akan menang dalam pemilihan anggota dewan yang dikotori oleh nafsu, penipuan, dan pengungkapan rahasia-rahasia tak terduga ini?

The Casual Vacancy bersetting di kota fiksi di Inggris, Pagford—kota kecil yang tenang, indah dan teratur. Di kota kecil seperti ini, warga saling mengenal satu sama lain dan gosip cepat sekali menyebar. Kota ini memiliki pemerintahan yang disebut Dewan Kota, yang diketuai oleh Barry Fairbrother. Selama ini terjadi perpecahan dalam tubuh Dewan Kota, disebabkan perbedaan pendapat para anggotanya terkait kawasan pemukiman di pinggiran Pagford, yang disebut Fields. Warga kota Pagford membenci kawasan tersebut, sebab selain kumuh, warga yang menghuninya dianggap sebagai wabah yang dapat membawa pengaruh buruk bagi warga Pagford; banyak penghuni Fields yang menjadi pecandu obat-obat terlarang.

Sebenarnya Fields bukan kawasan pemukiman yang dibagun oleh Pagford, melainkan dibangun oleh kota Yarvil. Tapi karena berada di area kota Pagford, maka Fields dinyatakan sebagai bagaian dari Pagford (mengapa begitu? Baca bukunya deh ya *dijitak*). 

Kembali ke Dewan Kota, ada dua pihak yang bersilang pendapat. Satu pihak ingin melepas Fields dari Pagford agar kawasan itu tak lagi menjadi tanggung jawab Pagford, sementara pihak yang lain bersikeras mempertahankan Fields sambil terus berusaha membuat perubahan yang baik bagi wilayah tersebut (salah satunya dengan membantu merehabilitasi warga Fields yang menjadi pecandu).

16 Jan 2013

What's in a Name Reading Challenge 2013

What's in a Name Reading Challenge 2013 adalah reading challenge yang di-host oleh Ren. Aturannya simpel. Menguptip dari blognya, "Point utama dari event reading challenge ini adalah membaca novel fiksi dengan nama tokoh di judulnya (misal, Harry Potter, Eragon, Eona, Skulduggery Pleasant, The Solomon Ring, dll)." Bagi yang berminat mengikuti challenge ini, silakan langsung ke TKP gaaan. :D

Ada 4 level untuk event reading challenge ini, yaitu:

Level 1 : That's not My Name  (Baca 5 buku dengan nama tokoh di judulnya )
Level 2 : What's in a Name  (Baca 10 buku dengan nama tokoh di judulnya)
Level 3 : You Know My Name (Baca  15 buku dengan nama tokoh di judulnya)
Level 4 : Crazy About Name (Baca 20 buku atau lebih dengan nama tokoh di judulnya)

Ehm. Saya pilih Level 4 deh (maruuuk kyahahaha). Mudah-mudahan kuat. Berikut list buku yang akan saya baca:

15 Jan 2013

Harry Potter and The Sorcerer's Stone (Harry Potter dan Batu Bertuah) by J.K. Rowling

Judul: Harry Potter and The Sorcerer's Stone (Harry Potter dan Batu Bertuah)
Seri: Harry Potter #1
Penulis: J.K. Rowling
Penerjemah: Listiana Srisanti
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama, 2007 (Cetakan XXI)
Tebal: 384 hlm.
ISBN: 9789796558513
Rating: 5/5

Sinopsis:

HARRY POTTER belum pernah jadi bintang tim Quidditch, mencetak angka sambil terbang tinggi naik sapu. Dia tak tahu mantra sama sekali, belum pernah membantu menetaskan naga ataupun memakai Jubah Gaib yang bisa membuatnya tidak kelihatan.

Selama ini dia hidup menderita bersama paman dan bibinya, serta Dudley, anak mereka yang gendut dan manja. Kamar Harry adalah lemari sempit di bawah tangga loteng, dan selama sebelas tahun, belum pernah sekali pun dia merayakan ulang tahun.

Tetapi semua itu berubah dengan datangnya surat misterius yang dibawa oleh burung hantu. Surat yang mengundangnya datang ke tempat luar biasa, tempat yang tak terlupakan bagi Harry--dan siapa saja yang membaca kisahnya. Karena di tempat itu dia tak hanya menemukan teman, olahraga udara, dan sihir dalam segala hal, dari pelajaran sampai makanan, melainkan juga takdirnya untuk menjadi penyihir besar... kalau Harry berhasil selamat berhadapan dengan musuh bebuyutannya.

Harry Potter, yang punya bekas luka berbentuk sambaran kilat di dahinya, adalah anak yang malang—yatim-piatu, tak punya teman, selalu ditindas oleh keluarga Dursley (yang dengan sangat terpaksa membesarkannya, setelah seseorang meninggalkannya di depan pintu keluarga Dursley sewaktu ia masih bayi). Mr. dan Mrs. Dursley sebetulnya adalah paman dan bibi Harry, namun sikap mereka kepada Harry sangat parah. Mereka memaksanya tidur di lemari bawah tangga, menyuruhnya memakai baju-baju bekas anak gendut mereka, Dudley, yang selalu terlihat kebesaran di tubuh kurus Harry. Oh ya, sepupu Harry ini punya geng, dan kegemaran mereka adalah mengerjai Harry.

Menjelang usianya yang kesebelas, Harry Potter menerima surat dari perkamen dan berstempel aneh. Bocah itu bertanya-tanya dalam hati, siapakah yang mengiriminya surat? Ia tak punya teman, juga tak mengenal keluarga lain selain keluarga Dursley dan Mibi Marge (yang sama jahatnya). Namun surat itu direbut oleh Mr. Dursley darinya, sebelum ia sempat membacanya. Sejak saat itu, semakin banyak surat serupa (masih ditujukan kepada Harry) yang berusaha masuk lewat setiap celah rumah keluarga Dursley. Keadaan tersebut membuat Mr. Dursley kalap dan memutuskan untuk membawa kabur keluarganya, termasuk Harry, pergi ke gubuk tua yang berada di atas batu karang di tengah laut entah di mana, dengan harapan agar siapapun yang berusaha mengirimi surat-surat itu tak akan menemukan mereka.

Hotter Potter Event 2013

“Jangan berani ngaku fans berat Harry Potter kalau belum ikut event ini!” tulis Melisa pada blognya. Wow, saya tentu saja merasa tertantang dengan kalimat tersebut, secara ya cyin (halah), saya adalah salah satu penggemar berat ketujuh buku Harry Potter.

Jadi, event ini adalah event baca bareng (dan review) Harry Potter setiap bulannya, mulai dari Januari sampai Juli 2013. Ada 3 macam event yang akan diselenggarakan selama event Hotter Potter berlangsung, yaitu:

1. Baca & posting review ketujuh buku Harry Potter (boleh edisi terjemahan atau bahasa Inggris)
Jadwal post review:
28 Januari 2013 Buku 1: Harry Potter and the Sorcerer’s Stone done. [review]
25 Februari 2013 Buku 2: Harry Potter and the Chamber of Secrets done. [review]
25 Maret 2013 Buku 3: Harry Potter and the Prisoner of Azkaban done. [review]
29 April 2013 Buku 4: Harry Potter and the Goblet of Fire
27 Mei 2013 Buku 5: Harry Potter and the Order of the Phoenix
24 Juni 2013 Buku 6: Harry Potter and the Half-Blood Prince
31 Juli 2013 Buku 7: Harry Potter and the Deathly Hallows (bertepatan dengan ulang tahun Harry)

13 Jan 2013

Happy New Year 2013 + 2013 Reading Challenge

Hai-hai. Wah, kayaknya agak terlambat ya, untuk ngucapin selamat tahun baru? Bagaimanapun nggak afdol rasanya kalau belum ngucapin: happy new year, everyone! Semoga di tahun 2013 ini lebih banyak buku-buku bagus yang kita baca.

Uhm, nggak seperti tahun lalu, tahun ini saya nggak membuat resolusi. Meski begitu, salah satu target saya tahun ini, adalah membaca lebih banyak buku dibanding tahun lalu—dan satu lagi, semoga tetap konsisten menulis review. *menatap hampa tanggal postingan terakhir*

Tahun baru, target baru, tentunya. Untuk Reading Challenge 2013 di Goodreads, saya mengurangi jumlah bacaan saya. Pada 2012 kemarin saya menetapkan 100 buku untuk dibaca sepanjang tahun, sayang yang tercapai hanya separuhnya saja (ternyata kemampuan membaca saya memprihatinkan, sodara-sodara). Karenanya tahun ini saya mengurangi target bacaan menjadi 60 buku saja (setidaknya target ini sedikit lebih banyak dari jumlah buku berhasil saya baca tahun lalu, yaitu 52 buku). Saya berharap semoga targetnya tercapai. Amin. Moga-moga malah melebihi target. Dobel amin. :D

Back to top