28 Feb 2013

Harry Potter and The Chamber of Secret (Harry Potter dan Kamar Rahasia) by J.K. Rowling

Judul: Harry Potter and The Chamber of Secret  (Harry Potter dan Kamar Rahasia)
Seri: Harry Potter #2
Penulis: J.K. Rowling
Penerjemah: Listiana Srisanti
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama, 2002 (Cetakan XVII)
Tebal: 432 hlm.
ISBN: 9789796558520
Rating: 5/5

Sinopsis:
HARRY POTTER sudah tidak tahan lagi melewati liburan musim panas bersama keluarga Dursley yang menyebalkan, dan dia ingin sekali bisa segera kembali ke Sekolah Sihir Hogwarts. Tetapi tiba-tiba muncul makhluk aneh bernama Dobby, yang melarangnya kembali ke sana. Malapetaka akan menimpa Harry kalau dia berani kembali ke Hogwarts.

Dan malapetaka betul-betul terjadi. Karena pada tahun keduanya di Hogwarts muncul siksaan dan penderitaan baru, dalam wujud guru baru sok bernama Gilderoy Lockhart, hantu bernama Myrtle Merana yang menghantui toilet anak perempuan, dan perhatian tak diinginkan dari adik Ron Weasley Ginny.

Tetapi semua itu cuma gangguan kecil dibandingkan dengan bencana besar yang kemudian melanda sekolah: Ada yang mengubah murid-murid Hogwarts menjadi batu. Mungkinkah pelakunya Draco Malfoy yang jahat, pesaing utama Harry? Mungkinkah dia Hagrid, yang riwayat masa lalunya akhirnya terbongkat? Atau, mungkinkah pelakunya anak yang paling dicurigai semua orang di Hogwarts... yakni Harry Potter sendiri???

Setelah mengetahui bahwa dirinya seorang penyihir dan telah menjalani pendidikan selama setahun di sekolah sihir Hogwarts, kini Harry Potter harus kembali ke rumah paman dan bibinya untuk melewati libur musim panas. Perlakuan keluarga Dursley kepada Harry tidak berubah. Mereka masih bersikap menyebalkan kepadanya, kecuali kini Harry tidak tidur di lemari bawah tangga lagi, melainkan tidur di kamar bekas tempat menyimpan mainan Dudley. Tapi tetap saja, segala peralatan sekolah, jubah, tongkat, dan sapu terbang Harry dikunci di lemari bawah tangga.

Harry Potter amat merindukan sekolahnya, terlebih lagi teman-temannya. Selama di Privet Drive, Harry tak pernah menerima surat dari Ron maupun Hermione. Ini benar-benar membuat Harry nelangsa. Saat itulah muncul makhluk misterius yang berusaha mencegah Harry agar tidak kembali ke Hogwarts. Ternyata, surat-surat dari teman-teman Harry disembunyikan oleh makhluk yang ternyata adalah peri rumah yang bernama Dobby itu. Semuan dilakukannya agar Harry Potter merasa diabaikan dan memutuskan tidak kembali ke Hogwarts. Well, Dobby salah besar. Apapun yang terjadi, Harry pasti akan tetap kembali ke Hogwarts.

To Kill a Mockingbird: Novel tentang Kasih Sayang dan Prasangka by Harper Lee

Judul: To Kill a Mockingbird: Novel tentang Kasih Sayang dan Prasangka
Penulis: Harper Lee
Penerjemah: Femmy Syahrani
Penerbit: Qanita (Mizan Group), 2009
Tebal: 540 hlm.
ISBN: 9793269400
Rating: 5/5

Sinopsis Goodreads:
Kehidupan Scout dan Jem Finch berubah total saat ayah mereka menjadi pembela seorang pemuda kulit hitam. Saat Atticus Finch membela seseorang yang diangap sampah masyarakat, kecaman pun datang dari seluruh penjuru kota. Di tengah terpaan masalah yang menimpa keluarganya, si kecil Scout belajar bahwa kehidupan tidak melulu hitam dan putih. Bahwa prasangka seringkali membutakan manusia. Dan bahwa keadilan tidak selalu bisa ditegakkan.

"Ayahmu benar. Mockingbird menyanyikan musik untuk kita nikmati, hanya itulah yang mereka lakukan. Mereka tidak memakan tanaman kebun orang, tidak bersarang di gudang jagung, mereka tidak melakukan apapun kecuali menyanyi dengan tulus untuk kita. Karena itulah, membunuh mockingbird itu dosa."  

To Kill a Mockingbird  berkisah tentang sebuah keluarga yang tinggal di Maycomb County, Alabama, tahun 1930-an. Keluarga kecil ini terdiri dari dua bersaudara, Jem dan Scout, bersama ayah mereka, Atticus Finch, yang berprofesi sebagai pengacara, serta pembantu mereka yang berkulit hitam, Calpurnia. Pada masa itu, diskriminasi sosial terhadap kaum kulit hitam sangat terasa sekali. Orang kulit hitam dianggap tidak penting. Rata-rata mereka bekerja sebagai pembantu rumah tangga, supir, pesuruh kerja kasar, dan sebagainya. Novel ini dikisahkan dari sudut pandang Scout, gadis kecil berusia delapan tahun yang tomboi dan polos. Baginya, dunia hanya terdiri dari dua warna: hitam dan putih. Namun tak lama lagi ia akan segera paham bahwa dunia tidak selalu hitam-putih.

Kehidupan Jem dan Scout bisa dibilang menyenangkan. Scout yang sejak lahir tak pernah pernah mengenal ibunya (ibunya meninggal sebelum ia lahir) merasa cukup puas diasuh Atticus, sang ayah. Ia dan kakaknya bahkan patuh pada Calpurnia, sosok yang bisa dibilang bertindak seperti ibu bagi mereka, walau Calpurnia sendiri sebenarnya sudah berkeluarga dan punya anak-anak sendiri. Saat libur musim panas, Dill, sahabat mereka, selalu datang mengunjungi mereka. Kedatangan Dill selalu dinanti-nantikan oleh Scout, kemudian mereka bertiga akan bermain bersama, iseng mengusik tetangga mereka, Boo Radley, lalu bermain sandiwara, dan hal-hal menyenangkan lainnya. Saat liburan berakhir dan Scout harus bersekolah, ia mendapati dirinya tidak menyukai gurunya, yang sejak awal tidak senang dengan Scout yang sudah bisa membaca di hari pertama sekolah. Terkadang, gadis tomboi ini berkelahi dengan anak yang mengganggunya. Begitulah kehidupan Scout. Ia dan kakaknya, walau tidak selalu sependapat, namun mereka saling menyayangi. Mereka pun sangat menyayangi ayahnya, dan mereka juga sayang pada Calpurnia, meski pembantu kulit hitam itu tak segan-segan memarahi mereka ketika mereka bersikap nakal.

Avengers: The Avengers Assemble by Rich Thomas

Book Title: Avengers: The Avengers Assemble
Adapted by: Rich Thomas
Publisher: Marvel Press
Year of Publication: 2012
Pages: 167 pages
ISBN: 1423153979
Price: IDR 68.000
Rate: 2/5

~-~-~-~-~-~-~-~-~-~-~-~-~-~-~-~-~-~-~-~-~-~-~-~-~-~-~-~-~-~-~-~
SYNOPSIS:
Nick Furry and S.H.I.E.L.D. are faced with a foe no single person can defeat. So Fury sets out to bring together Earth’s Mightiest Heroes and form the Avengers! Join Iron Man, Captain America, Thor, the Hulk, Black Widow, and Hawkeyes as the battle the Asgardian Trickster know as Loki, who plans to unleash a dangerous and powerful force upon the Earth. If Loki succeeds, the world as we know it will change forever—for the worse. Can the Avengers work together and rescue mankind from this vile villain’s cruel grip? Or will Loki disassembled this new team and become ruler of Earth?

27 Feb 2013

Wishful Wednesday #2

Selamat hari Rabu. Saatnya Wishful Wednesday. WW kali ini cukup spesial, karena meme yang diadakan oleh Books To Share ini telah mencapai usia setahun. Maka, Mbak Astrid, the host (haduh, kedengaran kayak novelnya Stephenie Meyer), mengadakan giveaway. Nah, syarat dan ketentuannya cek langsung ke tkp yah.

Ini adalah Wishful Wednesday kedua di blog ini. Syarat untuk ikut giveaway sih, bagi yang sudah pernah posting WW sebelumnya direkap di posting WW hari ini. Berhubung saya baru posting satu kali, tentu nggak sulit buat ngerekap. Haha.


Daaan, Wishful Wednesday saya minggu ini adalah...

Judul: Uncommon Criminals (Kriminal Kelas Atas)
Seri: Heist Society #2
Penulis: Ally Carter
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama, 2012
Mengapa saya kepingin teenlit ini? Sebenarnya biasa aja sih, nggak kepingin-kepingin amat. Hahaha. Bercanda! Tentu saja saya kepingin banget buku ini. Alasannya: saya-amat-sangat-menyukai-banget buku pertamanya yang berjudul Heist Society. Ini bukan teenlit biasa. Buku pertama berkisah tentang sekelompok anak muda yang melakukan pencurian di salah satu museum dengan pengamanan tingkat tinggi, demi menyelamatkan ayah tokoh utama cerita ini, Katarina Bishop. Selain suka ceritanya, saya juga jatuh cinta sama tokoh-tokohnya. Sebut saja Gabriella yang cantik, atau kakak-beradik Bagshaw yang kocak—mengingatkan saya pada si tengil Fred dan George di serial Harry Potter. Ending buku pertama cukup memuaskan, namun masih menyisakan tanda tanya. Misalnya tentang keberadaan ibu Katarina yang masih misterius. Semoga di buku kedua ini ceritanya lebih bagus. Oh ya, baca review buku pertamanya di sini ya. *promos*

Jadi, apa Wishful Wednesday-mu hari ini? :)

Mau ikutan Wishful Wednesday? Caranya gampang:
  • Silakan follow blog Books To Share – atau tambahkan di blogroll/link blogmu.
  • Buat posting mengenai buku-buku (boleh lebih dari 1) yang jadi inceran kalian minggu ini, mulai dari yang bakal segera dibeli, sampai yang paling mustahil dan hanya sebatas mimpi. Oya, sertakan juga alasan kenapa buku itu masuk dalam wishlist kalian ya!
  • Tinggalkan link postingan Wishful Wednesday kalian di Mr. Linky (klik saja tombol Mr. Linky di bagian bawah post). Kalau mau, silakan tambahkan button Wishful Wednesday di posting kalian.
  • Mari saling berkunjung ke sesama blogger yang sudah ikut share wishlistnya di hari Rabu. :)

25 Feb 2013

Read Big Challenge (Feb 2013 to Jan 2014)


Reading challenge lagih. Nggak bisa nggak ikut nih, secara RC ini khusus untuk para pencinta buku bantal. Well, karena saya adalah pencinta buku bantal, saya cukup tertantang sama RC ini (gaya banget, padahal Dunia Sophie sama American Gods dianggurin lama begitu -__-). Haha. Semoga dengan mengikuti RC ini, kedua buku itu bisa segera kebaca.


22 Feb 2013

All-American Girl (Pahlawan Amerika) by Meg Cabot

Judul Buku: All-American Girl (Pahlawan Amerika)
Seri: All-American Girl #1
Penulis: Meg Cabot
Penerjemah: Monica Dwi Chresnayani
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit: 2004 (Cetakan I)
Tebal: 328 hlm
ISBN: 9792209824
My Rating: 5/5

~-~-~-~-~-~-~-~-~-~-~-~-~-~-~-~-~-~-~-~-~-~-~-~-~-~-~-~-~-~-~-~
Samantha Madison yang tinggal di Washington DC, bukanlah anak yang populer. Ia tidak seperti Lucy kakaknya, seorang anggota pemandu sorak yang beken di sekolah. Sam juga tidak sepintar adiknya, Rebecca, yang saking jeniusnya sampai bersekolah di sekolah khusus anak-anak berotak encer. Sam hanyalah si tengah yang suka sekali menggambar selebritis (satu-satunya keahliannya), memiliki rambut merah berantakan dan berwajah penuh bintik-bintik. Dan, teman makan siangnya adalah anak-anak yang tidak populer di sekolah. Tapi baginya semua itu bukan masalah. Satu-satunya hal yang membuatnya galau adalah ia cinta setengah mati pada Jack, pacar kakaknya, yang menurutnya adalah cinta sejatinya, hanya saja Jack belum menyadarinya.

Suatu hari Lucy mengadukan Sam yang memungut bayaran dari teman-temannya yang ingin digambarkan bersama seleb favorit mereka oleh Sam. Orang tua Sam menganggap nilai bahasa Jerman Sam yang cuma dapat C minus adalah akibat dari hobi menggambar Sam tersebut. Akibatnya mereka 'menghukumnya' dengan cara mendaftarkannya ke tempat les menggambar, dengan harapan agar Sam memiliki wadah yang tepat untuk menyalurkan ‘energi kreatifnya’. Sam jelas-jelas tidak senang dengan hal ini, karena menurutnya ikut les hanya akan mematikan kreatifitasnya. Benar saja, karena di hari pertamanya saja, ia sudah mendapat kritik pedas dari guru lesnya, padahal menurut Sam, lukisannyalah yang paling bagus di antara seluruh peserta les. Maka Sam bertekad, pada les selanjutnya ia akan membolos sebagai bentuk protes.

20 Feb 2013

Wishful Wednesday #1

Pertama kali nih, ikutan Wishful Wednesday yang di-host oleh Books To Share. Intinya setiap Rabu kita memposting buku-buku (yap, berarti boleh lebih dari satu) yang jadi incaran kita selama minggu berjalan. Anggota BBI pasti sudah pada tahu dong tentang meme ini. Langsung saja. Buku yang menjadi incaran saya minggu ini adalah:

Judul: Charlie Bone And The Blue Boa – Charlie Bone dan Ular Boa Biru
Seri: The Children of the Red King #3
Penulis: Jenny Nimmo
Penerbit: Ufuk, 2012

Alasan saya memilih buku ini, adalah karena saya kadung membaca buku pertama dan kedua. Buku pertama sebetulnya tidak cukup membuat saya terkesan, karena mau tidak mau, sepanjang membaca buku pertama saya terus membanding-bandingkannya dengan seri Harry Potter. Namun saya sadar bahwa target pembaca buku ini memang untuk anak-anak, terbukti dari ceritanya yang lebih ringan dari Harry Potter (yang bisa dibaca anak-anak hingga orang dewasa). Buku kedua menurut saya lebih menarik dari buku pertama. Konfliknya lebih menarik, karakter-karakter di dalamnya lebih tergali. Karena itulah, saya penasaran dengan buku ketiga ini. Saya sempat melihat buku ini di toko buku di Mataram, tapi kok harganya sampai 70k lebih??? Padahal di web Ufuk harganya nggak nyampe segitu deh. Apa saya salah lihat ya? Yeah, tinggal berharap ada yang berbaik hati dan… tahulah. Hahaha. *kodesekodekodenya*

Jadi, apa Wishful Wednesday-mu hari ini? :)

Mau ikutan Wishful Wednesday? Caranya gampang:
  • Silakan follow blog Books To Share – atau tambahkan di blogroll/link blogmu.
  • Buat posting mengenai buku-buku (boleh lebih dari 1) yang jadi inceran kalian minggu ini, mulai dari yang bakal segera dibeli, sampai yang paling mustahil dan hanya sebatas mimpi. Oya, sertakan juga alasan kenapa buku itu masuk dalam wishlist kalian ya!
  • Tinggalkan link postingan Wishful Wednesday kalian di Mr. Linky (klik saja tombol Mr. Linky di bagian bawah post). Kalau mau, silakan tambahkan button Wishful Wednesday di posting kalian.
  • Mari saling berkunjung ke sesama blogger yang sudah ikut share wishlistnya di hari Rabu. :)

Giveaway #2: Les Misérables by Victor Hugo

CLOSED!

Selamat kepada:
Viandari Maretty
(Pemenang harap segera konfirmasi dalam waktu 2x24 jam jika tidak akan dipilih pemenang baru.)

Giveaway time! Ada yang belum membaca novel Les Misérables karangan Victor Hugo? Kalau belum, saya punya 1 copy novel ini yang bisa kamu dapatkan secara gratis. Berikut detail buku dan sinopsis novel ini:
Penerjemah: Revyta Mutiara Andriany
Penerbit: VisiMedia, 2012
Tebal: 482 hlm
Sinopsis Goodreads:

18 Feb 2013

Reading Event: Baca Bareng BBI 2013

Akhirnya bikin list untuk baca bareng teman-teman anggota BBI untuk tahun 2013. Berikut ini adalah tema buku yang sudah ditetapkan oleh ‘panitia’ Baca Bareng BBI 2013 setiap bulannya selama tahun 2013. Agak bingung juga menentukan buku-buku apa saja yang akan saya baca. But I’m so excited! >.<

Love, Hate & Hocus-Pocus by Karla M. Nashar

Judul: Love, Hate & Hocus-Pocus
Penulis: Karla M. Nashar
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama, 2008
Tebal: 264 hlm.
ISBN: 9789792238006
Rating: 3/5

Sinopsis:
HATE at first sight. Itulah definisi yang tepat untuk menggambarkan Troy Mardian dan Gadis Parasayu. Mereka partner kerja yang dinamis---sedinamis gejolak permusuhan yang terus meletup di antara mereka berdua.

Menurut Gadis, Troy Mardian adalah contoh sempurna tipe manusia yang tercabut dari akarnya. Jelas-jelas asli Indonesia, kok pakai bertingkah ala bule? Rambut dicokelatin, ngomong selalu pakai Inggris, barang-barang harus designer label, dan mati-matian mempertahankan imej metroseksual biar tetap bisa menyandang gelar The Most Eligible Bachelor in Indonesia yang dijuarainya berturut-turut pada sebuah kontes nasional.

Sedangkan menurut Troy, Gadis Parasayu (atau Paras Ayu) adalah nama terkonyol yang pernah didengarnya. Di Amerika tempat Troy dibesarkan, nggak ada orangtua yang cukup gila menamai anak mereka dengan Beautiful Face Girl. Narsis sekali! Okelah, wajahnya memang eksotis plus lekuk bodi bak JLo, tapi masa sih doyan banget pakai merek lokal? So nggak kosmopolitan deh!

Hanya satu persamaan mereka. Sama-sama nggak percaya dengan yang namanya hocus-pocus, ramal-meramal, paranormal, astrologi, kartu tarot, feng shui, atau apa pun sebutannya yang berhubungan dengan dunia pernujuman.

Lalu apa yang terjadi saat mereka terbangun pada suatu Minggu pagi cerah, dan mendapati diri mereka berada di ranjang yang sama dalam kondisi bak Adam dan Hawa saat pertama kali terdepak dari Firdaus---bugil, plus cincin kawin yang melingkari jari manis masing-masing, serta sepotong memori kabur tentang pernikahan yang mereka lakukan tiga belas hari yang lalu?!

Pernah nggak, kalian membaca sebuah buku yang sejak awal sudah membuat keningmu berkerut karena terdapat informasi yang membuatmu bergumam, “Perasaan nggak gitu deh, Mbak.”? Begitupun ketika membaca dialognya yang menurutmu nggak banget, tapiii semakin lama kamu membacanya, semakin kamu nggak bisa lepas dari buku itu. Bahkan saat makan pun kamu nggak bisa meletakkan buku itu. Saat seharusnya kamu tidur, kamu malah masih berkutat dengan buku itu, penasaran dengan endingnya… apa ya istilahnya… um, engaging ya? Karena kamu sadar bahwa ceritanya ternyata menarik, tokoh-tokohnya menggemaskan (kamu sampai harus berusaha sekuat tenaga menahan tawa agar nggak disangka kurang waras oleh orang-orang di sekitarmu).

Yap, novel metropop ini membuat saya mengalami hal-hal di atas. Dan inilah salah satu buku yang membuat mood saya jungkir balik, mulai dari gemas,  bete, tapi juga kepingin ngakak, hingga pada akhirnya pengin jedutin kepala ke tembok.

16 Feb 2013

Perpustakaan Ajaib Bibbi Bokken by Jostein Gaarder & Klaus Hagerup

Judul: Perpustakaan Ajaib Bibbi Bokken
Penulis: Jostein Gaarder & Klaus Hagerup
Penerjemah: Ridwana Saleh
Penerbit: Mizan, 2006
Tebal: 295 hlm.
ISBN: 9789794334157
Rating: 4/5

Sinopsis:
Dua saudara sepupu, Berit dan Nils, tinggal di kota yang berbeda. Untuk berhubungan, kedua remaja ini membuat sebuah buku-surat yang mereka tulisi dan saling kirimkan di antara mereka. Anehnya, ada seorang wanita misterius, Bibbi Bokken, yang mengincar buku-surat itu. Bersama komplotannya, tampaknya Bibbi menjalankan sebuah rencana rahasia atas diri Berit dan Nils. Rencana itu berhubungan dengan sebuah perpustakaan ajaib dan konspirasi dalam dunia perbukuan. Berit dan Nils tidak gentar, bahkan bertekad mengungkap misteri ini dan menemukan Perpustakaan Ajaib Bibbi Bokken.

Melalui cerita yang bernuansa detektif ini, Jostein Gaarder, pengarang Sophies World, dan Klaus Hagerup, mengajak kita berpetualang dalam dunia buku dan perpustakaan. Tanpa sadar, Anda akan diperkenalkan dengan Klasifikasi Desimal Dewey, Winnie the Pooh, Anne Frank, teori sastra, teori fiksi, teori menulis, sejarah buku dan perpustakaan, dan masih banyak lagi. Dengan demikian, buku ini adalah pengantar kepada dunia buku yang dapat dinikmati pembaca kanak-kanak, remaja, maupun dewasa.

Namun, pada saat itu aku pun tahu bahwa setiap kali membuka sebuah buku, aku akan bisa memandang sepetak langit. Dan jika membaca sebuah kalimat baru, aku akan sedikit lebih banyak tahu dibandingkan sebelumnya. Dan segala yang kubaca akan membuat dunia dan diriku sendiri menjadi lebih besar dan luas. (hlm 238)

Alkisah, hiduplah dua saudara sepupu, Nils (cowok) dan Berit (cewek), yang tinggal di dua kota berbeda: Fjaerland dan Oslo. Seusai menikmati liburan musim panas bersama, mereka memutuskan untuk tetap berhubungan dengan cara saling berkirim surat. Cara yang mereka pilih cukup unik, karena alih-alih mengirim surat dengan kertas biasa, mereka memilih menulis dalam sebuah buku yang mereka kirimkan bolak-balik Oslo dan Fjaerland. Awalnya Nils mengira isi surat mereka akan membosankan, karena liburan musim panas sudah usai. Ternyata ia keliru. Semua berawal saat Nils mengungkit-ungkit tentang wanita misterius yang mengintip puisi yang sedang mereka tulis di buku tamu sewaktu berlibur bersama di Pondok Flatbre.

Suatu ketika Berit memungut sepucuk surat yang terjatuh dari tas si wanita misterius. Dari surat itu terungkap bahwa wanita itu bernama Bibbi Bokken, seorang bibliografer. Surat itu juga menyebut-nyebut soal buku yang akan terbit tahun depan, padahal buku tersebut  belum ditulis, bahkan belum diketahui siapa penulisnya. Judul buku itu adalah "perpustakaan ajaib". Hal ini mengundang rasa ingin tahu kedua saudara sepupu tersebut. Maka, mereka pun mulai melakukan penyelidikan (kalau tidak mau dibilang ‘bermain detektif-detektifan') untuk mencari tahu siapa sebenarnya Bibbi Bokken.

13 Feb 2013

Heist Society (Pencuri Kelas Atas) by Ally Carter

Judul: Heist Society (Pencuri Kelas Atas)
Seri: Heist Society #1
Penulis: Ally Carter
Penerjemah: Alexandra Karina
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama, 2011
Tebal: 336 hlm.
ISBN: 9789792278026
Rating: 4/5

Sinopsis:
Waktu Katarina Bishop berumur tiga tahun, orangtuanya mengajaknya ke Louvre di Paris untuk mencuri koleksi lukisan museum itu. Pada ulang tahunnya yang ketujuh, Kat diajak berjalan-jalan ke Austria untuk mencuri permata di mahkota kerajaan. Dan pada umur lima belas tahun, Kat membuat rencana khusus--masuk ke sekolah asrama terbaik, bertekad meninggalkan bisnis keluarga untuk selamanya.

Tetapi, hanya tiga bulan kemudian, teman sekaligus mantan rekan Kat, Hale, muncul dan membawanya kembali ke dunia yang coba ia tinggalkan. Tapi cowok itu punya alasan bagus: ayah Kat butuh bantuannya. Kini ayah Kat terjebak di Paris, diawasi Interpol dan penjahat besar karena dituduh melakukan dua pencurian berbeda pada saat bersamaan.

Kat hanya punya satu pilihan: membuktikan bahwa ayahnya tidak bersalah. Padahal ia hanya punya waktu dua minggu untuk melacak keberadaan benda-benda seni itu, mengelilingi Eropa untuk mencari petunjuk, dan akhirnya... melakukan pencurian terbesar dalam sejarah keluarganya.

Katarina Bishop yang berusia lima belas tahun memutuskan keluar dari bisnis keluarga dan pergi bersekolah di Colgan School, salah satu sekolah asrama terbaik. Bisnis keluarga macam apa sih, yang membuat Kat ingin keluar? Ternyata, ‘bisnis keluarga’ yang dimaksud di sini adalah mencuri. Yap, benar sekali, ia berasal dari keluarga pencuri. Tidak sembarang pencuri, keluarga Kat adalah pencuri profesional yang melakukan pencurian benda-benda seni. Pada usia tiga tahun saja ia sudah diajak orang tuanya ke Louvre di Paris untuk ikut ambil bagian dalam pencurian koleksi lukisan di museum tersebut. Sebetulnya Kat cukup terkenal di kalangan para pencuri profesional. Hanya saja, ia merasa bisnis keluarga tersebut tidak cocok baginya, karena itulah ia memutuskan untuk keluar.

Sayangnya hanya tiga bulan saja Kat bersekolah di Colgan. Semuanya gara-gara, Hale, mantan rekan Kat, yang menjebak gadis itu sehingga ia dikeluarkan dari sana. Tujuannya Hale jelas: untuk membawa kembali Kat ke dunia yang telah ditinggalkannya. Tadinya Kat hendak menolak untuk kembali, namun kabar  buruk dari Hale membuat gadis itu berubah pikiran. Ayah Kat butuh bantuan. Beliau tengah diawasi Interpol dan juga seorang penjahat berbahaya, karena dituduh melakukan dua pencurian yang berbeda pada saat bersamaan. Kat yakin sekali ayahnya tidak bersalah.

9 Feb 2013

Winner Announcement: My First Giveaway


Waktunya pengumuman pemenang My First Giveaway yang berlangsung dari tanggal 1-8 Februari 2013! Terima kasih bagi semua sudah berpartisipasi dengan men-share novel romance favorit kalian. Ternyata banyak yang belum saya baca! *masukin semuanya ke wish-list* :D Melalui random.org, telah terpilih satu pemenang secara acak dari total 20 peserta dan 97 entry. Dan yang memenangkan 2 (dua) novel romance karya Erich Segal adalah...

8 Feb 2013

Kana Di Negeri Kiwi by Rosemary Kesauly

Judul Buku: Kana Di Negeri Kiwi
Penulis: Rosemary Kesauly
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit: 2005 (Cetakan III)
Tebal: 208 hlm
ISBN: 979221271X
Harga: Rp. 27.500,-
Rate: 4/5

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Sudah lama nggak membaca teenlit, sekalinya mulai membaca lagi langsung dapat yang bagus meskipun terbitan lama (tahun 2005). Buku ini berkisah tentang Kana yang tinggal di Negeri Kiwi. Membaca judul “Kana Di Negeri Kiwi” bayangan yang muncul di benak saya adalah buku ini semacam cerita fantasi, soalnya mengingatkan saya pada judul “Alice In Wonderland”. Ternyata buku ini jauh dari hal-hal yang berhubungan dengan fantasi. Yang dimaksud Negeri Kiwi adalah negeri Selandia Baru, yang memang dijuluki Negeri Kiwi.

Sebelum pindah ke Selandia Baru, Kana tinggal di Yogyakarta. Orang tua kana sudah bercerai sejak Kana masih kecil. Ibunya asli Solo, sementara ayahnya adalah seorang antropolog berwarga negara Selandia Baru. Dikarenakan suatu hal, ibu dan ayah memutuskan untuk bercerai saat Kana masih sangat kecil. Ayahnya pulang ke Selandia Baru, sementara Kana tetap tinggal bersama ibunya. Hubungan Kana dan ibunya tidak bisa dibilang mesra, bahkan, cukup buruk. Setiap hari mereka selalu bertengkar. Saat Kana berusia 15 tahun, ibunya menikah lagi, dan Kana dikirim ke Selandia Baru untuk tinggal bersama ayahnya yang selama ini hanya dikenalnya lewat foto dan kartu-kartu yang dikirim ayahnya setiap kali Kana berulang tahun.

6 Feb 2013

Charlie Bone and the Time Twister (Charlie Bone dan Mesin Waktu) by Jenny Nimmo

Judul: Charlie Bone and the Time Twister (Charlie Bone dan Mesin Waktu)
Seri: The Children of the Red King #2
Penulis: Jenny Nimmo
Penerjemah: Iryani Syahrir
Penerbit: Ufuk, 2011 (Cetakan I)
Tebal: 416 hlm.
ISBN: 9786029346251
Rating: 4/5

Sinopsis:
Charlie Bone berharap semester baru di Bloor’s Academy tidak akan memberikan kejutan yang mengecewakan. Namun, muncullah Henry Yewbeam, yang keluar melalui mesim waktu dari musim dingin bersalju pada tahun 1916. Dengan para bibi Yewbeam yang jahat selalu memata-matainya dan keluarga Bloor siap menangkapnya, Henry membutuhkan bantuan Charlie hanya untuk bertahan hidup.

Henry Yewbeam, yang hidup pada tahun 1916 dijebak oleh Ezekiel Bloor, sepupunya yang jahat, untuk melihat ke dalam kelereng ajaib yang ternyata adalah Time Twister (Mesin Waktu) sehingga Henry terdampar di masa depan, di masa ketika Charlie Bone hidup dan bersekolah di Bloor’s Academy. Secara kebetulan Charlie menyaksikan kemunculan Henry, sosok yang hampir mirip dengannya itu. Wajar saja jika Charlie mirip dengan Henry, karena anak tersebut sebenarnya adalah kakak dari kakek Charlie. Setelah mengetahui bahwa peristiwa yang menimpa Henry adalah ulah Ezekiel muda, Charlie memutuskan bahwa lebih baik jika orang-orang tidak mengetahui keberadaan Henry, terutama karena Ezekiel Bloor masih hidup dan tinggal di Bloor’s Academy. Sebab meskipun Ezekiel sudah sangat tua, namun ia masih berkuasa dan masih jahat. Charlie sangat yakin bahwa waktu tidak akan membuat rasa benci Ezekiel tua terhadap Henry bakal berkurang.

Dugaan Charlie bahwa semester kali ini akan membosankan setelah menyelamatkan Emma Tolly pada semester lalu, tampaknya keliru. Sebab kemunculan Henry akhirnya diketahui oleh Ezekiel, dan keluarga Bloor beserta bibi-bibi Charlie yang keji berusaha untuk menyingkirkan Henry… selamanya.

3 Feb 2013

Midnight For Charlie Bone (Tengah Malam Bagi Charlie Bone) by Jenny Nimmo

Judul: Midnight For Charlie Bone (Tengah Malam Bagi Charlie Bone)
Seri: The Children of the Red King #1
Penulis: Jenny Nimmo
Penerjemah: Iryani Syahrir
Penerbit: Ufuk Press, 2010 (Cetakan I)
Tebal: 412 hlm.
ISBN: 9786028801522
Rating: 3/5

Sinopsis:

Akibat bakat ajaibnya, Charlie dikirim ke sekolah asrama Bloor’s Academy ketika berusia sepuluh tahun. Sekolah itu berisi ratusan murid yang sepuluh di antaranya adalah anak-anak berbakat ajaib, seperti Billy yang bisa berbicara kepada binatang dan Gabriel yang bisa mendeteksi perasaan pemilik benda yang disentuhnya.

Di Bloor’s Academy yang penuh misteri, Charlie menyelidiki hilangnya Emma, seorang anak perempuan yang diduga telah dihipnotis oleh Manfred Bloor, anak kepala sekolah. Bersama sahabat-sahabatnya, Benjamin dan Fidelio, Charlie berusaha mengungkapnya. Mampukah mereka memecahkan misteri tersebut? Selain itu, bisakah Charlie bertemu kembali dengan ayahnya, yang baru ia ketahui hilang, bukannya meninggal?

Charlie Bone tinggal bersama ibu, dua orang nenek, dan seorang paman pemurung yang lebih suka mengurung diri di kamar. Dalam diri Charlie mengalir darah keluarga Yawbeam, keluarga kuno yang dalam sejarahnya dipenuhi dengan seniman; mereka memiliki bakat yang sangat tidak biasa, seperti menghipnotis, membaca pikiran, dan sihir-menyihir. Sejauh ini Charlie tidak pernah menunjukkan bakat apapun, dan itu membuat salah satu neneknya (dari keluarga Yewbeam) yang kejam dan selalu mengeluh, merasa kecewa dan dianggapnya Charlie ‘tidak normal’. Charlie sendiri tak keberatan dengan ‘keabnormalannya’ tersebut. Hingga suatu saat, tanpa sengaja Charlie mendengar suara-suara dari selembar foto. Ini membuat neneknya senang dan memutuskan mengirimnya ke Bloor’s Academy, sekolah bagi anak-anak yang luar biasa cerdas, atau yang berkemampuan ‘spesial’ seperti Charlie Bone.

Bloor’s Academy adalah bangunan kuno yang amat besar dan terlihat suram. Sekolah itu pun tidak terlalu menyenangkan. Makanannya tidak enak dan gurunya galak (yeah, tidak semuanya sih). Mr. Bloor, pemilik sekolah tersebut, bukan laki-laki yang ramah dan sepertinya ia menginginkan sesuatu dari Charlie. Terlebih lagi anak Mr. Bloor, Manfred Bloor, yang bertampang licik dan berbakat menghipnotis orang lain, tampaknya senang sekali menyulitkan Charlie. Meski begitu, Charlie punya teman-teman dekat di sekolah itu. Di antaranya Fidelio, anak yang berbakat dalam musik (seluruh anggota keluarganya pemusik), Olivia yang berbakat dalam akting, Gabriel yang bisa mendeteksi perasaan pemilik benda yang disentuhnya, serta Billy, bocah albino mungil yang bisa berbicara dengan binatang.

1 Feb 2013

My First Giveaway

CLOSED!
winner announcement: here
Halo semuanya. Sekarang sudah memasuki bulan Februari, bulan yang katanya penuh lope-lope, alias cinta. Maka, pada kesempatan yang berbahagia ini, saya akan membagi-bagikan cinta (halaah) dalam bentuk giveaway! Nah, karena ini adalah giveaway pertama saya, maka syaratnya pun cukup mudah. Kasih tahu syaratnya dulu atau hadiahnya dulu? Uhm, mending hadiahnya dulu deh ya. Bisa dilihat di bawah. Semoga berkenan. :)

Back to top