28 Sep 2015

Pengumuman Pemenang Giveaway Tiga Sandera Terakhir

Selamat siang. Salam sejahtera untuk kita semua. #ahsek

Sesuai janji saya di twitter tadi pagi, hari ini saya akan mengumumkan pemenang giveaway novel #TigaSanderaTerakhir karya Brahmanto Anindito, terbitan Noura Books. Sebelumnya saya mau ngucapin terima kasih bagi teman-teman semua yang sudah berpartisipasi dalam giveaway ini. Jawaban kalian keren-keren!

Baiklah, langsung saja. Setelah melakukan pengundian secara random, maka yang keluar sebagai pemenang adalah...

20 Sep 2015

[Blogtour & Giveaway] Tiga Sandera Terakhir - Brahmanto Anindito

Judul: Tiga Sandera Terakhir
Penulis: Brahmanto Anindito
Editor: Hermawan Aksan, Miranda Harlan
Penerbit: Noura Books (http://nourabooks.mizan.com)
Cetakan: I, Mei 2015
Tebal: 316 hlm.
ISBN: 9786020989471
Genre: Thriller Militer
Microsite: http://warungfiksi.net/tiga-sandera-terakhir/

Sinopsis:
Penyanderaan brutal terjadi di sebuah desa di Papua. Korbannya lima orang—warga negara Indonesia, Australia, dan Perancis. Semua telunjuk segera mengarah ke OPM, Organisasi Papua Merdeka. Namun, OPM sendiri menyangkalnya. Mereka menegaskan bahwa pihaknya sudah lama tidak menggunakan cara-cara ekstrem seperti itu, demi perjuangan kemerdekaan Papua Barat.

Lantas, siapa dalang penyanderaan itu? TNI enggan berteka-teki terlalu lama. Satuan Antiteror Kopassus di bawah pimpinan Kolonel Larung Nusa segera diturunkan ke Bumi Cenderawasih. Tapi, malang tak bisa ditolak. Korban malah berjatuhan, baik di pihak sandera maupun anggota Kopassus. Salah seorang anggota bahkan dinyatakan hilang secara misterius di belantara Papua.

Kolonel Nusa mulai menyadari bahwa lawannya ini bukan sekadar milisi OPM. Melainkan pasukan khusus seperti dirinya.


Berlatar Bumi Cenderawasih, novel ini berkisah tentang penyanderaan terhadap 5 orang (2 WNI dan 3 WNA) yang kabarnya dilakukan oleh OMP (Organisasi Papua Merdeka). OPM yang sudah lama ingin lepas dari NKRI memang terkenal haus darah dan menghalalkan segala cara agar keinginannya terpenuhi, yaitu lepas dari Indonesia. Pihak TNI pun menugaskan Kononel Larung Nusa, pimpinan Satuan Antiteror Kopassus, untuk mengatasi masalah tersebut.

Bagi Kolonel Nusa, yang selama ini dipandang sebelah mata karena dirinya adalah menantu menteri yang berpengaruh bagi TNI, meskipun banyak prestasi gemilang yang ia raih atas usahanya sendiri, menganggap penugasan di Tanah Papua tersebut adalah ajang pembuktian bagi semua pihak. Ia sebenarnya lebih menyukai cara damai dan menghindari pertumpahan darah. Sayang sekali cara tersebut gagal. Malangnya lagi, seorang korban penyanderaan dan seorang anggota TNI tewas. Seorang anggota TNI yang lain bahkan dikabarkan hilang. Hal ini tentu mencoreng prestasi Nusa.

15 Sep 2015

Love Roulette - Francisca Todi

Judul: Love Roulette
Seri: Mafia Espresso #2
Penulis: Francisca Todi
Tahun Terbit: 2015
Format: Ebook, 150 hlm.
Bisa dibeli di Google Play Store
Review Irresistible (Mafia Espresso #1)

Sinopsis:
Rindu. Long distance relationship antara Den Haag dan Roma tidaklah mudah dijalani. Waktu akhirnya Antonio datang berkunjung, Sophie tak pernah menyangka bahwa bukannya bisa melepas rindu, dia malah harus berebutan cinta dengan wanita berwajah sesempurna mahakarya Michelangelo—wanita Italia yang pernah menjadi kekasih Antonio.

Situasi makin runyam dengan kehadiran Sacha Raux, pengusaha misterius yang berminat menjadi partner bisnis Antonio, tapi juga terang-terangan menunjukkan ketertarikannya pada Sophie. Saat hubungannya dengan Antonio kian merenggang, proyek kantor memaksa Sophie meninggalkan kekasihnya dan terbang ke Paris.

Paris boleh jadi kota paling romantis di dunia, namun Sophie takut, dia justru bakal kehilangan cintanya di sana.

Perhatian: Review ini mungkin mengandung spoiler buku pertama (Irresistible).

Ketika selesai membaca buku pertama, ada semacam perasaan nggak rela karena harus berpisah dengan tokoh Sophie dan Antonio. Namun saya cukup beruntung sebab tak perlu menunggu lama untuk membaca kelanjutan kisah mereka. Love Roulette, adalah jawaban bagi para fans Sophie dan Antonio yang penasaran atas kelangsungan kisah asmara mereka.

Nah, melanjutkan cerita buku pertama, Sophie dan Antonio kini telah resmi menjadi sepasang kekasih meskipun mereka harus menjalani hubungan jarak jauh. Sophie di Den Haag dan Antonio di Roma. Di sela-sela kesibukan mengelola perusahaan, Antonio selalu menyempatkan diri untuk mengunjungi Sophie, termasuk ketika menengok cabang perusahaannya di Belanda. Sementara itu Sophie telah keluar dari kantornya yang lama dan mulai bekerja di tempat yang baru, sebab peraturan perusahaan melarang Sophie menjalin hubungan asmara dengan klien.

13 Sep 2015

Pengumuman Pemenang Giveaway "Segenggam Daun di Tepi La Seine"


Halo! Saatnya pengumuman pemenang Giveaway "Segenggam Daun di Tepi La Seine". Langsung saja ya. Setelah melakukan pengundian melalui random.org, yang keluar sebagai pemenang adalah:

8 Sep 2015

Irresistible - Francisca Todi

Judul: Irresistible
Seri: Mafia Espresso #1
Penulis: Francisca Todi
Tahun Terbit: 2015
Format: Ebook, 255 hlm.
Bisa dibeli di Google Play Store

Sinopsis:
Semua orang pernah melakukan kesalahan tolol, begitu juga Sophie. Ketika mobilnya ditabrak dalam perjalanan ke kantor, dia langsung menumpahkan kejengkelannya pada pria itu. Sialnya, ternyata pria itu calon kliennya dari Italia, dan Sophie harus berusaha memenangkan hatinya kalau tidak ingin kehilangan pekerjaan.

Pria itu pun melancarkan serangan balasan. Antonio Azzaro, itu namanya. Menuntut, itu pekerjaannya. Musim gugur di negeri Belanda yang berangin dan berhujan pun tidak lebih buruk dari hari-hari Sophie selanjutnya. Dia berusaha keras untuk melepaskan diri dari Antonio. Tapi setiap kali kesulitan menghadang, pria itu ada di sisinya, siap menangkap setiap keping kehidupannya yang runtuh satu per satu.

Siapa Antonio sebenarnya? Seorang pria yang berbahaya? Atau pria tempat Sophie bisa melabuhkan hatinya yang letih?

Hari itu bisa dibilang hari yang sial bagi seorang Sophie Pieters. Saat sedang terburu-buru dalam perjalanan menuju tempat kerja, mobilnya ditabrak dari belakang. Terang saja gadis itu jengkel dan marah-marah kepada si pria penabrak. Meski si pria sudah minta maaf dan bahkan menunjukkan itikad baik untuk bertanggung jawab, Sophie tetap saja kesal. Bagaimana tidak? Ada rapat penting dengan calon klien perusahaan tempatnya bekerja dan ia harus terlambat gara-gara kejadian itu.

Di kantor, Sophie menceritakan alasan atas keterlambatannya kepada Bu Bos. Ia berkata bahwa ia ditabrak oleh seorang “idiot yang menjengkelkan.” Bu Bos pun menjelaskan hal yang sama kepada para calon klien. Malang bagi Sophie. Pemilik perusahaan yang menjadi calon klien tidak lain adalah si “idiot yang menjengkelkan”. Lelaki Italia itu bernama Antonio Azzaro. Nasib kerja sama antara kedua perusahaan pun terancam.

7 Sep 2015

Segenggam Daun di Tepi La Seine - Wuwun Wiati [+Giveaway]

Judul: Segenggam Daun di Tepi La Seine
Penulis: Wuwun Wiati
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
Cetakan: I, Juli 2015
Tebal: 304 hlm.
ISBN: 9786020318653

Sinopsis:
Hidup di Paris menjadi tak sama lagi sejak Ajeng menemukan sebentuk cincin di balik segenggam daun. Bahasa, makanan, dan budaya yang berbeda menjadi kesehariannya yang baru. Ajeng mulai menikmati semuanya di samping Yves tercinta.

Tapi, satu per satu masalah datang. Ajeng berkali-kali goyah akan kesiapannya menikah dengan Yves. Belum lagi godaan yang datang dari sosok flamboyan, si ganteng Alain. Sifat Alain yang antiterikat dan spontan terasa lebih sesuai bagi Ajeng. Di antara Menara Eiffel, Moulin Rouge, pantai nudis, sampai swinger club, bisakah Ajeng mengontrol dirinya dan tetap setia?

Pertemuan antara Ajeng dan Yves terjadi ketika Ajeng dan teman-temannya berlibur di Thailand. Pertemuan yang singkat dan agak memalukan di bandara Thailand tersebut ternyata membuat keduanya menjalin hubungan lebih lanjut. Jarak yang membentang antara Ajeng dan Yves, Indonesia-Prancis, tak menghalangi mereka untuk tetap menjalin hubungan jarak jauh. Yves membuktikan keseriusannya terhadap Ajeng ketika pria itu memintanya untuk menjadi kekasihnya sebelum kedatangannya ke Indonesia. Ajeng lega ketika ayah menyambut baik kedatangan Yves ke Indonesia dan bahkan merestui hubungan mereka.

Tibalah giliran Yves untuk mengundang Ajeng tinggal di apartemennya di Paris yang memiliki pemandangan indah sungai La Seine. Ajeng menyanggupinya, walau berarti ia harus mengorbankan banyak hal, termasuk meninggalkan ayah yang kondisinya sedang tak baik.

Back to top