29 Jan 2016

Alias - Ruwi Meita

Judul: Alias
Penulis: Ruwi Meita
Penerbit: Rakbuku
Cetakan: I, Januari 2016
Tebal: 236 hlm.

"Pernahkah pelangi menangis karena hujan dan langit tak mau mewarnainya? Jika sempat, tolong katakan pada hujan untuk menitik satu kali pada tiga puluh tahun kesunyian di ujung pelangi yang tak berbatas. Mungkin saja asa yang tersesat menemukan jalan pulang dan darah tak harus tercurah pada telapak tangan yang beku."

Sebuah liontin menuntun Jeruk pada sebuah nama, Rinai. Sebuah nama yang digunakannya untuk memulai kiprahnya sebagai penulis misteri. Namun, misteri ternyata tidak hanya terjadi di novel fiksi buatan Rinai. Satu per satu korban mulai berjatuhan sesuai dengan kisah di dalamnya. Kini, Jeruk harus berpacu dengan waktu, sebelum lebih banyak lagi korban berjatuhan. Ataukah kali ini, Jeruk sendiri korbannya?

Bagi seorang penulis fiksi yang sudah punya nama besar di genre tertentu, biasanya tak mudah untuk menulis genre yang lain. Bukan karena mereka tak mampu, namun lebih disebabkan karena image yang sudah melekat. Christian Simamora, misalnya. Para pembaca cerita romance Indonesia pasti sudah mengenal si Abang sebagai penulis cerita romantis yang hawt. Namun bagaimana bila beliau tiba-tiba memutuskan ingin menulis cerita dengan genre yang berbeda, misteri misalnya? Saya bisa membayangkan para fans akan terbagi menjadi dua kubu: ada yang mendukung, namun pasti tak sedikit pula yang akan menentang, lengkap dengan argumen masing-masing. (Okey, saya sotoy).

23 Jan 2016

Giveaway Januari 2016

Giveaway ditutup. Pengumuman pemenang di sini.

image here. edited by me.
Halo, halo.

Nggak terasa ya, bulan Januari sudah mau selesai. Sudah baca buku apa saja bulan ini? Saya dong, lagi baca buku Alias karya Mbak Ruwi Meita. Baru baca sepertiga dari bukunya dan, WOW, seru! Genrenya misteri/thriller dan ada horor-horornya gitu (yaaa, ada manis-manisnya juga #terLeMineral). Oh ya, Mbak Ruwi juga pernah menulis novel dengan genre serupa, judulnya Misteri Patung Garam. Saya belum pernah membaca buku itu sih (sedih) dan penasaran banget pengen baca setela tahu kalau buku tersebut mendapat banyak review positif dari teman-teman sesama blogger buku. Nah, sementara teman-teman menunggu Alias beradar di toko buku di kota kalian, bagaimana kalau baca novel Misteri Patung Garam dulu? :)

Oke, balik ke giveaway. Bukan, hadiahnya bukan bukunya Mbak Ruwi. Hehe, maaf.

19 Jan 2016

Laporan Personal Project 2015: Donate For Commets (bersama Oky Septya)

Tahun lalu saya mengikuti proyek pribadi yang digagas oleh Oky Septya. Proyek tersebut bernama "Donate for Comments", di mana para blogger yang mengikuti proyek tersebut akan memberikan sumbangan berdasarkan jumlah komentar yang masuk untuk postingan sepanjang tahun 2015 di mana dananya berasal dari masing-masing pemilik blogger. Sumbangan akan diserahkan kepada siapa saja yang membutuhkan (panti asuhan, badan amal, dll) yang paling dekat dengan tempat tinggal kita, atau bisa juga sumbangannya digabung dengan Oky. Saya pribadi akan menggabungkan hasil sumbangan dengan Oky.

Untuk setiap komentar yang masuk saya hargai Rp. 500,-. Setelah melakukan perhitungan, jumlah total komentar untuk postingan sepanjang tahun 2015 adalah sebanyak 593 comentar. Dikali 500 maka hasilnya adalah Rp. 296.500,- (yang kemudian saya bulatkan ke atas menjadi Rp. 300.000,-). Oleh Oky, hasil sumbangan yang terkumpul akan disalurkan melalui keluargayatim.com. Laporan selengkapnya (jumlah sumbangan dll) bisa dilihat di sini.

Bagi saya pribadi, proyek yang digagas Oky ini sangat unik dan tentu saja bermanfaat. Hanya dengan memberi komentar di blog, teman-teman secara tidak langsung telah turut andil dalam berbagi kepada sesama. Bahkan yang memberikan komentar namun nggak tahu sama sekali tentang proyek ini pun saya yakin akan kebagian berkah (Aamin).

Tahun 2016 ini Oky kembali akan mengadakan proyek serupa. Saya positif akan ikut ambil bagian.

Terima kasih yang sebesar-besarnya saya ucapkan kepada teman-teman yang sudah memberikan komentar (selain SPAM tentunya).


Salam sayang,
Yovano N.

11 Jan 2016

Meet Lame - Christian Simamora

Judul: Meet Lame
Penulis: Christian Simamora
Penerbit: Twigora
Cetakan: I, November 2015
Tebal: viii + 296 hlm.
ISBN: 9786027036246

Sinopsis:
Dear all,

Saat ini, aku sedang terlibat perasaan dengan dua orang cowok sekaligus.

JANIEL...
Bahkan sampai detik ini pun, Janiel masih belum ada tanda-tanda ngeh mengenai betapa patah hatinya aku karenanya. Yah, aku memang nggak ada rencana untuk memberi tahu sih—buat apa juga? Memangnya situasi bakal berubah? Memangnya Janiel punya perasaan terpendam juga padaku sehingga pernyataan cintaku itu mendorongnya untuk memutuskan Putri dan memacariku?

DANIEL...
Hari itu, di hari perpisahan itu, aku melakukan sesuatu yang percuma juga untuk aku sesali. Daniel Kelvin Vincensius—itu nama panjangnya—mencuri ciuman dan keperawananku pada hari yang sama. Meninggalkan Indonesia beberapa jam kemudian. Membiarkan aku bertanya-tanya tentang arti kebersamaan singkat itu selama bertahun-tahun... sampai akhirnya aku capek sendiri.

JANIEL atau DANIEL?
Atau lebih baik nggak dua-duanya saja? Aku lagi nggak kepengen bermain-main dengan perasaan dan kebahagiaanku sendiri. Apalagi karena kamu dan aku sama-sama tahu: love hurts, love gives you pain.

You know what... FUCK LOVE! Maybe this is for the best. Sekian dan terima kasih.


Tertanda,

AKU YANG LAGI STRES SENDIRI

Alkisah, ada sebuah aplikasi android bernama Wattpad. Wattpad memungkinkan penggunanya menulis cerita, genre apa saja, dan membaginya keseluruh pengguna Wattpad yang lain, secara gratis. Beberapa cerita di Wattpad begitu terkenal dan disukai banyak pembaca, sehingga tinggal perkara waktu saja sebelum cerita tersebut menjelma dari sebuah novel digital yang tadinya hanya dapat dibaca melalui perangkat smartphone atau komputer, menjadi sebuah novel konvensional lengkap dengan kertas yang bisa dielus dan dicium-cium. #abaikan

6 Jan 2016

Goodbye 2015, Hello 2016

image here. edited by me.

Selamat tahun baru!

Semoga belum telat ya, ngucapin selamat tahun baru. Secara sekarang aja sudah tanggal... *lirik kalender* wew, sudah tanggal 6 Januari aja, Gaes! Enam hari telah kita jalani di tahun 2016 ini. Dan komentar saya selalu sama setiap awal tahun, “Nggak terasa ya, sudah tahun baru lagi?” Tambah tahun, tambah usia, nambah tua. ((TUAAA)) *brb suntik botox*

Akhirnya, setelah berminggu-minggu menghilang dari peredaran, kini saatnya saya memulai lagi lembaran yang baru, sekalian bersih-bersih sarang laba-laba di setiap sudut blog saking lamanya nggak terjamah (ahsik). Mungkin ada di antara sobat Kandang Baca yang bertanya-tanya mengapa saya tak pernah memposting apapun sejak bulan November silam. Penasaran? Yaaaah... pada nggak kepo ya?

Oke, bye.

Back to top