Judul: Menanti Cinta
Penulis: Adam Aksara
Penerbit: Mozaik Indie Publisher, 2014
Tebal: viii + 221 hlm.
ISBN: 9786021497234
Sinopsis:
Penulis: Adam Aksara
Penerbit: Mozaik Indie Publisher, 2014
Tebal: viii + 221 hlm.
ISBN: 9786021497234
Sinopsis:
Cinta tak akan pernah membebani, bagi yang dicintai, maupun yang mencintai. Karena cinta adalah sebuah keangungan yang melembutkan hati dan mencerahkan kehidupan bagi yang memilikinya.
Alex berhasil memiliki kekayaan meski terlahir cacat. Ia sadar, seperti cacatnya, ada hal yang tidak akan dimilikinya dalam hidup. Cinta adalah salah satunya.
Namun, cinta menjeratnya dalam diam dan menawarkan sebuah hasrat terpendam. Kini, ia hanya dapat mencintai dan terus mencintai, tak berdaya menolak pesonanya.
Claire terlahir berlumur kemiskinan dan penderitaan. Semua yang diinginkannya hanya sebuah tempat untuk dapat berteduh dan lepas dari cengkraman orang tuanya. Ia tahu, cinta dan kebahagiaan adalah sebuah kemewahan. Ia tidak berani menginginkan mereka. Ia tidak ditakdirkan untuk bahagia.
Cinta mempertemukan mereka. Menjerat mereka dalam mimpi kebahagiaan yang seolah tak pernah berakhir dalam kehidupan. Bersama Alex, Claire berani mulai bermimpi dan mencoba mempercayai, kebahagiaan pantas untuknya.
Namun...
Alex menyimpan rahasia gelap demi mempertemukan mereka, Claire menyimpan rahasia yang membuat mereka tidak akan pernah bersatu. Takdir mendekatkan dan menjauhkan mereka. Cinta juga yang menghanyutkan dan menenggelamkan mereka dalam penantian, kehampaan dan kesakitan. Semuanya atas nama cinta dan kasih sayang.
Apakah cinta akan dapat mempersatukan mereka kembali?
Pertama-tama saya ingin berterima kasih kepada penerbit Mozaik yang telah ngirim buku ini untuk diresensi. Selalu senang rasanya saat mendapatkan buku gratis. Namun seperti biasa, saya tetap akan memberikan resensi yang jujur apa adanya dari lubuk hati yang terdalam. #apadeh
Novel bergenre romance ini cukup unik bagi saya. Penulis pengawali kisahnya melalui tokoh "aku" yang mendapat tawaran untuk menulis biografi seorang pria bernama Joko Alex Sudono. "Aku" sama sekali tidak menduga bahwa tawaran menulis biografi yang diterimanya tersebut akan menyeretnya dalam sebuah kisah masa lalu yang sarat konflik, drama, dan tentu saja... cinta. Saat kisah mundur ke masa lalu, sudut padang cerita pun berganti dari sudut pandang orang pertama (si "aku"), menjadi sudut pandang orang ketiga. Dua tokoh utama cerita ini, seperti yang sudah disebutkan pada bagian sinopsis di atas, adalah Alex dan Claire.
