Penulis: John Green
Penerjemah: Poppy D. Chusfani
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama, 2014
Tebal: 320 hlm.
ISBN: 978-602-03-0527-1
Sinopsis:
Katherine V menganggap cowok menjijikkan.Katherine X hanya ingin berteman.Katherine XVIII memutuskan Colin lewat email.Kalau soal pacar, ternyata tipe yang disukai Colin Singleton adalah cewek-cewek bernama Katherine.Dan kalau soal Katherine, Colin selalu jadi yang Tercampak. Setelah diputuskan Katherine XIX, cowok genius yang hobi mengotak-atik anagram ini mengadakan perjalanan panjang bersama teman baiknya. Colin ingin membuktikan teori matematika karyanya, supaya dapat memprediksi hubungan asmara apa pun, menolong para Tercampak, dan akhirnya mendapatkan cinta sang gadis.
Colin Singleton adalah anak cerdas. Persisnya, anak ajaib. Sejak kecil ia sudah menunjukkan keajaibannya dengan membaca headline koran yang sedang dibaca ayahnya. Padahal saat itu ia baru berumur 2 tahun. Ia bahkan mengikuti acara kuis di tv yang seluruh pesertanya adalah anak-anak genius (dan Colin menyikat mereka semua). Tak hanya otaknya yang ajaib. Kisah percintaannya pun ajaib. Seumur hidup, Colin hanya mengencani cewek-cewek yang bernama Katherine. Tapi tampaknya hubungannya dengan para Kathernine kurang berjalan lancar. Mereka selalu mencampakkan Colin. Puncaknya adalah ketika Katherine yang ke-19 memutuskan hubungannya dengan cowok itu.
Setelah putus dari Katherine XIX, Colin mengalami patah hati parah. Parah yang benar-benar parah, sampai bikin Colin muntah-muntah. Demi mengatasi patah hatinya, Hassan, sahabat karib Colin yang Muslim mengajak Colin pergi melancong. Ke mana saja, yang penting melancong (mumpung sedang liburan musim panas). Colin menyetujui usul Hassan. Maka setelah mendapat izin dari orang tua masing-masing, Colin dan Hassan pun pergi berkendara dengan mobil Colin yang dijuluki Kereta Jenazah Setan *ngakak*. Pada saat yang sama, Colin mencoba menciptakan rumus matematika yang diharapkan dapat memprediksi hubungan asmaranya di masa depan (walau memang terkesan mustahil. Tapi Colin kan anak ajaib, ia pasti bisa melakukannya).
Di Gutshot, Tennessee, Colin dan Hassan bertemu dengan gadis bernama Lindsey. Ibu Lindsey yang bernama Hollis menawarkan pekerjaan kepada dua pemuda itu. Karena duitnya lumayan, mereka pun setuju, apalagi mereka boleh menginap dan makan gratis di rumah Hollis. Pekerjaan mereka bisa dibilang sederhana, hanya melakukan wawancara dengan orang-orang yang bekerja di pabrik milik keluarga Lindsey yang memproduksi tali tampon (serius). Di Gusthot inilah Colin mengalami banyak peristiwa menarik, termasuk bertemu dengan cowok menyebalkan yang juga bernama Colin, dan kebetulan adalah pacar Lindsey.


