Tampilkan postingan dengan label Ebook. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ebook. Tampilkan semua postingan

6 Okt 2015

Flipped - Wendelin Van Draanen

Judul: Flipped
Penulis: Wendelin Van Draanen
Penerbit: Knopf, 2003
Format: Ebook, 139 hlm.

Sinopsis:
Flipped is a romance told in two voices. The first time Juli Baker saw Bryce Loski, she flipped. The first time Bryce saw Juli, he ran. That’s pretty much the pattern for these two neighbors until the eighth grade, when, just as Juli is realizing Bryce isn’t as wonderful as she thought, Bryce is starting to see that Juli is pretty amazing. How these two teens manage to see beyond the surface of things and come together makes for a comic and poignant romance.

Cerita bermula saat keluarga Loski pindah ke lingkungan tempat tinggal Juli, persisnya di depan rumah Juli. Keluarga Loski ini punya anak laki-laki bertama Bryce. Sejak pertama kali melihat anak itu, Juli Baker yang masih duduk di grade 2 (SD) terpesona pada mata birunya yang indah. Sejak itu Juli menempel terus ke Bryce kayak perangko. Tapi bagi Bryce, Juli adalah gangguan. Menurutnya anak itu berbahaya, dan Bryce menghabiskan sebagian besar waktunya dengan menghindari Juli.

Kini mereka telah duduk di grade 8 dan itu berarti telah lebih dari setengah dekade dihabiskan Bryce dengan menghindari Juli, baik di rumah maupun di sekolah—namun entah bagaimana caranya, Juli selalu berhasil menemukannya. Juli yang sangat memuja Bryce mengira Byrce adalah sosok yang pemalu, sehingga membuatnya semakin bersemangat mengejar-ngejar anak itu. Bryce sendiri tak punya keberanian untuk mengungkapkan ketidaknyamanan atas perhatian berlebihan dari Juli.

15 Sep 2015

Love Roulette - Francisca Todi

Judul: Love Roulette
Seri: Mafia Espresso #2
Penulis: Francisca Todi
Tahun Terbit: 2015
Format: Ebook, 150 hlm.
Bisa dibeli di Google Play Store
Review Irresistible (Mafia Espresso #1)

Sinopsis:
Rindu. Long distance relationship antara Den Haag dan Roma tidaklah mudah dijalani. Waktu akhirnya Antonio datang berkunjung, Sophie tak pernah menyangka bahwa bukannya bisa melepas rindu, dia malah harus berebutan cinta dengan wanita berwajah sesempurna mahakarya Michelangelo—wanita Italia yang pernah menjadi kekasih Antonio.

Situasi makin runyam dengan kehadiran Sacha Raux, pengusaha misterius yang berminat menjadi partner bisnis Antonio, tapi juga terang-terangan menunjukkan ketertarikannya pada Sophie. Saat hubungannya dengan Antonio kian merenggang, proyek kantor memaksa Sophie meninggalkan kekasihnya dan terbang ke Paris.

Paris boleh jadi kota paling romantis di dunia, namun Sophie takut, dia justru bakal kehilangan cintanya di sana.

Perhatian: Review ini mungkin mengandung spoiler buku pertama (Irresistible).

Ketika selesai membaca buku pertama, ada semacam perasaan nggak rela karena harus berpisah dengan tokoh Sophie dan Antonio. Namun saya cukup beruntung sebab tak perlu menunggu lama untuk membaca kelanjutan kisah mereka. Love Roulette, adalah jawaban bagi para fans Sophie dan Antonio yang penasaran atas kelangsungan kisah asmara mereka.

Nah, melanjutkan cerita buku pertama, Sophie dan Antonio kini telah resmi menjadi sepasang kekasih meskipun mereka harus menjalani hubungan jarak jauh. Sophie di Den Haag dan Antonio di Roma. Di sela-sela kesibukan mengelola perusahaan, Antonio selalu menyempatkan diri untuk mengunjungi Sophie, termasuk ketika menengok cabang perusahaannya di Belanda. Sementara itu Sophie telah keluar dari kantornya yang lama dan mulai bekerja di tempat yang baru, sebab peraturan perusahaan melarang Sophie menjalin hubungan asmara dengan klien.

8 Sep 2015

Irresistible - Francisca Todi

Judul: Irresistible
Seri: Mafia Espresso #1
Penulis: Francisca Todi
Tahun Terbit: 2015
Format: Ebook, 255 hlm.
Bisa dibeli di Google Play Store

Sinopsis:
Semua orang pernah melakukan kesalahan tolol, begitu juga Sophie. Ketika mobilnya ditabrak dalam perjalanan ke kantor, dia langsung menumpahkan kejengkelannya pada pria itu. Sialnya, ternyata pria itu calon kliennya dari Italia, dan Sophie harus berusaha memenangkan hatinya kalau tidak ingin kehilangan pekerjaan.

Pria itu pun melancarkan serangan balasan. Antonio Azzaro, itu namanya. Menuntut, itu pekerjaannya. Musim gugur di negeri Belanda yang berangin dan berhujan pun tidak lebih buruk dari hari-hari Sophie selanjutnya. Dia berusaha keras untuk melepaskan diri dari Antonio. Tapi setiap kali kesulitan menghadang, pria itu ada di sisinya, siap menangkap setiap keping kehidupannya yang runtuh satu per satu.

Siapa Antonio sebenarnya? Seorang pria yang berbahaya? Atau pria tempat Sophie bisa melabuhkan hatinya yang letih?

Hari itu bisa dibilang hari yang sial bagi seorang Sophie Pieters. Saat sedang terburu-buru dalam perjalanan menuju tempat kerja, mobilnya ditabrak dari belakang. Terang saja gadis itu jengkel dan marah-marah kepada si pria penabrak. Meski si pria sudah minta maaf dan bahkan menunjukkan itikad baik untuk bertanggung jawab, Sophie tetap saja kesal. Bagaimana tidak? Ada rapat penting dengan calon klien perusahaan tempatnya bekerja dan ia harus terlambat gara-gara kejadian itu.

Di kantor, Sophie menceritakan alasan atas keterlambatannya kepada Bu Bos. Ia berkata bahwa ia ditabrak oleh seorang “idiot yang menjengkelkan.” Bu Bos pun menjelaskan hal yang sama kepada para calon klien. Malang bagi Sophie. Pemilik perusahaan yang menjadi calon klien tidak lain adalah si “idiot yang menjengkelkan”. Lelaki Italia itu bernama Antonio Azzaro. Nasib kerja sama antara kedua perusahaan pun terancam.

31 Mei 2015

The Curse of the Mummy's Tomb (Goosebumps #5) - R.L. Stine

Judul: The Curse of the Mummy's Tomb
Seri: Goosebumps #5
Penulis: R.L. Stine
Penerbit: Scholastic, 1993
Format: Ebook, 149 hlm

Sinopsis:
Something dead has been here...

Gabe just got lost—in a pyramid. One minute, his crazy cousin Sari was right ahead of him in the pyramid tunnel. The next minute, she'd disappeared.

But Gabe isn't alone. Someone else is in the pyramid, too.

Someone. Or some thing.

Gabe doesn't believe in the curse of the mummy's tomb.

But that doesn't mean that the curse isn't real.

Does it?

Gabe dan keluarganya sedang berada di Mesir untuk liburan Natal. Yah, tidak bisa dibilang liburan juga sih sebenarnya, sebab kedua orang tua Gabe memang ada keperluan bisnis di sana. Saat sedang menginap di hotel Cairo, orang tua Gabe mendapat telepon dari salah seorang klien dari kota Alexandria yang meminta mereka untuk segera menemuinya, tentu saja terkait dengan urusan bisnis. Gabe yang belum sempat memasuki salah satu piramida—yang merupakan impiannya selama ini—kecewa berat. Untunglah di Cairo ada Paman Ben, adik dari ibu Gabe, yang adalah seorang arkeolog. Paman Ben mengaku bersedia dititipi Gabe selama kedua orang tua anak itu pergi ke Alexandria.

19 Mei 2015

Say Cheese and Die! (Goosebumps #4) - R.L. Stine

Judul: Say Cheese and Die!
Seri: Goosebumps #4
Penulis: R.L. Stine
Penerbit: Scholastic, 1992
Format: Ebook, 149 hlm

Sinopsis:
Greg thinks there is something wrong with the old camera he and his friends found. The photographs keep turning out wrong. Very wrong. Like the snapshot Greg took of his father's new car that shows it totalled. And then Greg's father is in a nasty wreck.

But Greg's friends don't believe him. Shari even makes Greg bring the camera to her birthday party and take her picture. Only Shari's not in the photograph when it develops. Is Shari about to be taken out of the picture permanently?

Who is going to take the next fall for... the evil camera?

Cerita berawal ketika Greg dan ketiga kawannya sedang bengong, nggak tau mau ngapain. Akhirnya mereka memutuskan untuk adu berani dengan cara saling menantang satu sama lain untuk masuk ke Coffman house, sebuah rumah yang sudah terlantar bertahun-tahun. Coffman adalah nama yang tertulis di kotak suratnya, tapi tak ada yang benar-benar tahu sejarah rumah tersebut. Konon, rumah tua itu dihuni oleh Spidey, seorang gelandangan yang sebisa mungkin dijauhi orang-orang. Sebenarnya Greg merasa memasuki Coffman house bukan ide yang baik, tapi saat mengutarakan hal tersebut, ia malah jadi bahan ejekan teman-temannya. Greg pun akhirnya setuju dan ikut masuk ke rumah tua Coffman.

16 Mei 2015

Weird Things Customers Say in Bookshops - Jen Campbell

Judul: Weird Things Customers Say in Bookshops
Penulis: Jen Campbell
Penerbit: Constable and Robinson, 2012
Format: Ebook, 93 hlm

Sinopsis:
This Sunday Times Bestseller is a miscellany of hilarious and peculiar bookshop moments:
“Can books conduct electricity?”
“My children are just climbing your bookshelves—that's ok... isn't it?”

A John Cleese Twitter question ['What is your pet peeve?'], first sparked the 'Weird Things Customers Say in Bookshops' blog, which grew over three years into one bookseller's collection of ridiculous conversations on the shop floor.

From 'Did Beatrix Potter ever write a book about dinosaurs?' to the hunt for a paperback which could forecast the next year's weather; and from 'I've forgotten my glasses, please read me the first chapter' to'Excuse me... is this book edible?'

This full-length collection illustrated by the Brothers McLeod also includes top 'Weird Things' from bookshops around the world.

Miris. Itulah yang saya rasakan setelah membaca buku ini. Seharusnya ini adalah buku humor, tapi saya tak bisa menepis rasa prihatin yang melekat di benak saya. Saya sampai bertanya-tanya dalam hati, “Ini buku beneran berdasarkan kisah nyata?” Sebab… masa iya gitu lho, ada segitu banyaknya hal-hal aneh (tepatnya, bodoh) yang dikatakan para customer di toko buku? Kalau memang isi buku ini sesuai kenyataan dan nggak ada bagian yang dikarang-karang, maka lebih baik Abang buang saja Hayati di rawa-rawa, Bang. Hayati sudah nggak kuwat~ T.T

11 Nov 2014

The Girl Who Cried Monster (Goosebumps #8) - R.L. Stine

Judul: The Girl Who Cried Monster
Seri: Goosebumps #8
Penulis: R.L. Stine
Penerbit: Scholastic, 1993
Format: Ebook, 143 hlm

Sinopsis:
She's Telling the Truth... But No One Believes Her!

Lucy likes to tell monster stories. She's told so many that her friends and her family are sick of it.

Then one day, Lucy discovers a real, live monster: the librarian in charge of the summer reading program.

Too bad Lucy's told so many monster tall tales.
Too bad no one believes a word she says.
Too bad the monster knows who she is...
...and is coming after her next.

Dari judulnya, buku ini adalah semacam retelling dari dongeng klasik terkenal yang berjudul The Boy Who Cried Wolf. Goosebumps volume 8 ini berkisah tentang Lucy Dark, anak perempuan yang sangat menggemari cerita-cerita monster. Imajinasinya yang luar biasa membuatnya mampu mengarang cerita-cerita meyakinkan tentang monster. Ia menikmati menakut-nakuti adik laki-lakinya dengan cerita-cerita monster. Mom dan Dad telah berkali-kali memperingatkannya, namun gadis itu keras kepala. Tak hanya adiknya yang menjadi korban. Aaron, sahabatnya satu-satunya kerap tertipu oleh cerita Lucy.

23 Okt 2014

The Perks of Being a Wallflower by Stephen Chbosky

Judul: The Perks of Being a Wallflower
Penulis: Stephen Chbosky
Penerbit: MTV Books, 1999
Format: Ebook, 138 hlm

Sinopsis:
Charlie is a freshman.

And while he's not the biggest geek in the school, he is by no means popular. Shy, introspective, intelligent beyond his years yet socially awkward, he is a wallflower, caught between trying to live his life and trying to run from it.

Charlie is attempting to navigate his way through uncharted territory: the world of first dates and mix tapes, family dramas and new friends; the world of sex, drugs, and The Rocky Horror Picture Show, when all one requires is that perfect song on that perfect drive to feel infinite. But he can't stay on the sideline forever. Standing on the fringes of life offers a unique perspective. But there comes a time to see what it looks like from the dance floor.

The Perks of Being a Wallflower is a deeply affecting coming-of-age story that will spirit you back to those wild and poignant roller-coaster days known as growing up.

Sejujurnya saya bingung bagaimana menulis review tentang buku ini tanpa merasa mengkhianati Charlie. #apasih

Secara garis besar, The Perks of Being a Wallflower berkisah tentang Charlie. Ia adalah seorang wallflower. Ia pendiam dan pasif. Tidak punya banyak teman, meski memiliki kecerdasan di atas rata-rata. Satu-satunya sahabat yang ia miliki baru saja bunuh diri. Teman-teman yang ia kenal semasa middle school telah berubah total sejak memasuki high school. Bisa dibilang, Charlie memulai tahun pertamanya sebagai freshman dalam kesendirian. Sebagai seorang wallflower, yang dapat ia lakukan ialah mengamati orang lain, mencoba memahami isi kepala mereka, mencoba untuk mengerti.

“I walk around the school hallways and look at the people. I look at the teachers and wonder why they're here. If they like their jobs. Or us. And I wonder how smart they were when they were fifteen. Not in a mean way. In a curious way. It's like looking at all the students and wondering who's had their heart broken that day, and how they are able to cope with having three quizzes and a book report due on top of that. Or wondering who did the heart breaking. And wondering why.”

22 Sep 2014

Diary of a Wimpy Kid by Jeff Kinney

Judul: Diary of a Wimpy Kid
Seri: Diary of a Wimpy Kid #1
Penulis: Jeff Kinney
Penerbit: Amulet Books, 2012
Format: Ebook, 224 hlm.

Sinopsis:
Boys don’t keep diaries—or do they?

The launch of an exciting and innovatively illustrated new series narrated by an unforgettable kid every family can relate to.

It’s a new school year, and Greg Heffley finds himself thrust into middle school, where undersized weaklings share the hallways with kids who are taller, meaner, and already shaving. The hazards of growing up before you’re ready are uniquely revealed through words and drawings as Greg records them in his diary.

In book one of this debut series, Greg is happy to have Rowley, his sidekick, along for the ride. But when Rowley’s star starts to rise, Greg tries to use his best friend’s newfound popularity to his own advantage, kicking off a chain of events that will test their friendship in hilarious fashion.

Author/illustrator Jeff Kinney recalls the growing pains of school life and introduces a new kind of hero who epitomizes the challenges of being a kid. As Greg says in his diary, “Just don’t expect me to be all ‘Dear Diary’ this and ‘Dear Diary’ that.” Luckily for us, what Greg Heffley says he won’t do and what he actually does are two very different things.

Since its launch in May 2004 on Funbrain.com, the Web version of Diary of a Wimpy Kid has been viewed by 20 million unique online readers. This year, it is averaging 70,000 readers a day.

Sebenarnya saya sudah membaca terjemahan Diary of a Wimpy Kid (diterjemahkan oleh Penerbit Atria dengan judul Diary Si Bocah Tengil), tapi setelah menonton (ulang) filmnya beberapa waktu yang lalu, saya jadi ingin membacanya lagi. Berhubung buku fisiknya entah saya taruh di mana, maka saya memutuskan untuk mencari versi ebook di internet... dan ketemu! *tutupin muka pake kemoceng*

Kesan setelah membaca versi bahasa Inggris ternyata sama saja dengan membaca versi terjemahan. Ini berarti penerjemah Atria yang sudah melakukan tugasnya dengan baik—walau memang ada jokes yang jadi lebih saya pahami setelah membaca versi aslinya. Buku ini sukses bikin saya tersenyum menyaksikan tingkah laku Greg Heffley. Kadang saya jatuh kasihan padanya, tapi kelakuannya lebih sering ngeselin sih.

19 Sep 2014

If I Stay by Gayle Forman

Judul: If I Stay
Seri: If I Stay #1
Penulis: Gayle Forman
Penerbit: Penguin Group (USA), 2009
Format: Ebook, 320 hlm.

Sinopsis:
A critically acclaimed novel that will change the way you look at life, love, and family.

In the blink of an eye everything changes. Seventeen-year-old Mia has no memory of the accident; she can only recall what happened afterwards, watching her own damaged body being taken from the wreck. Little by little she struggles to put together the pieces—to figure out what she has lost, what she has left, and the very difficult choice she must make. Heartwrenchingly beautiful, Mia's story will stay with you for a long, long time.

Mia, 17 tahun, memiliki segalanya: orang tua yang cool, adik laki-laki yang menyenangkan, kakek-nenek yang penuh kasih sayang, sahabat terbaik di dunia, dan tentu saja, Adam, pacar yang sempurna. Mia juga berbakat dalam memainkan alat musik cello, sehingga ia punya kans besar untuk melanjutkan pendidikan di Julliard. Hari itu salju turun dan sekolah diliburkan. Mia, Teddy, dan Dad (yang adalah seorang guru) menyambut gembira hal ini. Melihat seluruh keluarganya berkumpul di rumah, Mom memutuskan untuk tidak masuk kerja dan menikmati waktu bersama keluarganya.

Ternyata salju yang turun tidak separah yang diperkirakan, karena tak lama kemudian salju berhenti dan meninggalkan jejak berupa permadani putih di atas permukaan bumi (wiiih). Untuk memanfaatkan libur dadakan tersebut, Dad mengusulkan kepada keluarganya untuk mengunjungi kakek dan nenek Mia, dan usul tersebut disambut dengan gembira oleh semuanya.

16 Sep 2014

Six Earlier Days (An Every Day Companion) by David Levithan

Judul: Six Earlier Days (An Every Day Companion)
Penulis: David Levithan
Penerbit: Knopf Books for Young Readers, 2012
Format: Ebook, 45 hlm

Sinopsis:
In Every Day, New York Times bestselling author David Levithan presented readers with his most ambitious novel to date: Every morning, A wakes up in a different body and leads a different life. A must never get too attached, must never be noticed, must never interfere.

The novel Every Day starts on Day 5994 of A’s life. In this digital-only collection Six Earlier Days, Levithan gives readers a glimpse at a handful of the other 5993 stories yet to be told that inform how A navigates the complexities of a life lived anew each day.

In Every Day, readers discover if you can truly love someone who is destined to change every day. In Six Earlier Days, readers will discover a little bit more about how A became that someone.

Fans of Levithan’s books such as Nick & Norah’s Infinite Playlist, co-written with Rachel Cohn, and Will Grayson, Will Grayson, co-written with John Green, will not want to miss A’s adventures in Every Day and Six Earlier Days.

Bagi teman-teman yang sudah membaca Every Day, saya rasa wajib banget membaca Six Earlier Days. Novel ini hanya diterbitkan dalam bentuk ebook. Tadinya saya mengira kalau buku ini menceritakan 6 hari sebelum A bertemu dengan Rhiannon. Ternyata tidak demikian. Dalam Six Earlier Days, David Levithan menceritakan 6 hari dari masa lalu A secara acak. 6 hari yang membuat pembaca mengenal A lebih dekat lagi.

12 Sep 2014

Every Day by David Levithan

Judul: Every Day
Penulis: David Levithan
Penerbit: Knopf Books for Young Readers, 2012
Format: Ebook, 220 hlm

Sinopsis:
A has no friends. No parents. No family. No possessions. No home, even. Because very day, A wakes up in the body of a different person. Every morning, a different bed. A different room. A different house. A different life. A is able to access each person’s memory, enough to be able to get through the day without parents, friends, and teachers realizing this is not their child, not their friend, not their student. Because it isn’t. It’s A. Inhabiting each person’s body. Seeing the world through their eyes. Thinking with their brain. Speaking with their voice.

It’s a lonely existence—until, one day, it isn’t. A meets a girl named Rhiannon. And, in an instant, A falls for her, after a perfect day together. But when night falls, it’s over. Because A can never be the same person twice. But ye, A can’t stop thinking about her. She becomes A’s reason for existing. So each day, in different bodies—of all shape, sizes, backgrounds, walks of life—A tries to get back to her. And convince her of their love. Buat can their love transcend such an obstacle?

Ide ceritanya itu loh, WOW! Novel bergenre Young Adult karya David Levithan ini berkisah tentang A. Ia adalah semacam entitas. Semacam… jiwa, soul, atau apalah sebutannya. Sejak pertama kali eksis di dunia, A tidak pernah punya tubuh sendiri. Setiap hari ia berpindah dari tubuh satu ke tubuh yang lain, sejak bayi hingga hari ke-5994 (atau 16 tahun) eksistensinya di dunia ketika cerita ini dimulai.

13 Apr 2013

Monster Blood (Goosebumps #3) - R.L. Stine

Judul: Stay Out of the Basement
Seri: Goosebumps #3
Penulis: R.L. Stine
Penerbit: Scholastic, 1992
Format: Ebook, 144 hlm

Sinopsis:
Soon after he purchases a dusty can of monster blood at the funky old toy store near his great-aunt Kathryn's house, Evan begins to notice some strange things happening to the people around him.

While staying with his weird great-aunt Kathryn, Evan visits a funky old store and buys a dusty can of monster blood. It's fun to play with at first, and Evan's dog, Trigger, likes it so much, he eats some!
But then Evan notices something weird about the green, slimy stuff. It seems to be growing.
And growing.
And growing.
And all that growing has given the monster blood a monstrous appetite...

Evan Ross dititipkan di rumah bibinya sementara ibu dan ayahnya pergi ke Atlanta untuk mencari rumah baru yang nantinya akan mereka tempati. Bibi Kathryn tuli dan tak bisa membaca membaca bibir, sehingga menyulitkan Evan untuk berkomunikasi dengannya. Bibinya itu tampaknya tak menyukai Evan. Bahkan Sarabeth, kucing hitam miliki bibi Kathryn juga bersikap tidak menyenangkan terhadap Evan. Untungnya Evan punya seekor anjing jenis cocker spaniel bernama Trigger yang lucu dan imut-imut, sehingga bocah itu tidak merasa terlalu kesepian. Ditambah lagi, ia berkenalan dengan anak perempuan seusianya yang bersikap sangat bersahabat, namanya Andrea dan biasa disapa Andy.

8 Apr 2013

Stay Out of the Basement (Goosebumps #2) - R.L. Stine

Judul: Stay Out of the Basement
Seri: Goosebumps #2
Penulis: R.L. Stine
Penerbit: Scholastic, 1992
Format: Ebook, 132 hlm

Sinopsis:
Dr. Brewer is doing a little plant-testing in his basement. Nothing to worry about. Harmless, really.

But Margaret and Casey Brewer are worried about their father. Especially when they... meet... some of the plants he is growing down there.

Then they notice that their father is developing plantlike tendencies. In fact, he is becoming distinctly weedy- and seedy. Is it just part of their father's 'harmless' experiment? Or has the basement turned into another little shop of horrors?

Dr. Brewer adalah ilmuwan di bidang tumbuhan yang bekerja di sebuah universitas. Akan tetapi, ia dikeluarkan lantaran eksperimennya yang aneh terhadap tanaman. Tapi karena sudah terobsesi dengan eksperimennya, Dr. Brewer tetap melanjutkan eksperimennya tersebut di ruang bawah tanah rumahnya. Seaneh apa sih, eksperimen Dr. Brewer, sehingga membuat ia dikeluarkan dari universitas?

Margaret dan Casey Brewer, tokoh utama cerita ini, akhir-akhir ini merasa ayah mereka tak lagi memperhatikan mereka. Kegiatan eksperimen di ruang bawah tanah telah menyita sebagian besar waktunya. Penasaran, kakak-beradik tersebut memutuskan untuk mengintip ke ruang bawah tanah. Namun, belum sempat melihat apa yang dilakukan ayah mereka, sang ayah tiba-tiba muncul dengan lengan berdarah dan membentak mereka, “Stay out of the basement!” Margaret dan Casey belum pernah melihat ayah mereka semarah itu.

22 Mar 2013

Welcome to Dead House (Goosebumps #1) - R.L. Stine

Judul: Welcome to Dead House
Seri: Goosebumps #1
Penulis: R.L. Stine
Penerbit: Scholastic, 1992
Format: Ebook, 142 hlm

Sinopsis:
Amanda and Josh think the old house they have just moved into is weird. Spooky. Possibly haunted. And the town of Dark Falls is pretty strange, too.

But their parents don't believe them. You'll get used to it, they say. Go out and make some new friends.

So Amanda and Josh do. But these friends are not exactly what their parents had in mind.

Because they want to be friends...
...forever.

Dulu, sewaktu SMP dan belum mengenal J.K. Rowling, penulis favorit saya nomor satu adalah R.L. Stine. Saya ingat suka banget minjem serial Goosebumps di perpustakaan lokal. Sayangnya waktu itu serinya nggak lengkap. Nomornya loncat-loncat gara-gara entah bukunya sedang dipinjam orang lain, atau hilang. Nggak terlalu masalah sih sebetulnya buat saya, soalnya setiap seri Goosebumps ceritanya berdiri sendiri. Beranjak SMA, walau masih suka membaca serial ini, saya mulai membaca buku R.L. Stine yang ditujukan untuk pembaca remaja (atau saat ini lebih dikenal dengan istilah Young Adult), yaitu serial Fear Street. Adakah yang ingat serial ini? Walau bergenre horor, serial Fear Street hampir tidak pernah menampilkan sosok monster atau hantu seperti Goosebumps, tapi sosok pembunuh psikopat dan semacamnya. Serial ini juga tidak kalah menarik.