Tampilkan postingan dengan label Dystopia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dystopia. Tampilkan semua postingan

9 Jul 2015

Insurgent - Veronica Roth

Judul: Insurgent
Seri: Divergent #2
Penulis: Veronica Roth
Penerjemah: Nur Aini
Penerbit: Mizan Fantasi
Cetakan: I, April 2012
Tebal: 551 hlm
ISBN13: 9789794337370

Sinopsis:
"Satu pilihan bisa mengubahmu, atau justru menghancurkanmu."

Konsekuensi pilihan yang diambilnya membuat Tris terjebak dalam faksi pengkhianat yang membunuh keluarganya. Kini, Tris harus mencoba menyelamatkan orang-orang yang disayanginya, juga dirinya sendiri, sementara benaknya dikacaukan oleh berbagai pertanyaan tentang kesetiaan, identitas, dan pengampunan.

Ketika ancaman perang dan perpecahan faksi semakin mengancam, Tris harus memutuskan, tetap pada identitasnya sebagai Dauntless atau memunculkan dirinya yang sejati. Sebagai Divergent. Sebuah identitas yang dianggap berbahaya dan dihindari semua faksi.

Lanjutan seri Divergent yang menjadi Best Fantasy Book di Goodreads Choice Award ini tak mengecewakan pembaca. Seru, menegangkan, namun juga dibumbui dengan kisah cinta, patah hati, dan filosofi menggugah tentang manusia dan kehidupan.


 Peringatan: Review ini mungkin mengandung spoiler.


 "Insurgent," katanya. "Kata benda. Orang yang bertindak sebagai oposisi terhadap otoritas yang mapan, yang tidak selalu dianggap sebagai orang yang suka berperang." (hlm. 478)

Setelah berhasil lolos dari tangan Jeanine yang kejam, Tris, Four, dan beberapa kerabat lain berhasil tiba di markas Amity yang dipimpin oleh Johanna Reyes. Mereka berharap akan mendapatkan perlindungan dari kaum pencinta damai tersebut. Untunglah kaum Amity mau menampung para pelarian tersebut, tentu saja dengan beberapa syarat. Dari percakapan rahasia antara Marcus (ayah Four) dan Johanna yang berhasil dicuri-dengar oleh Tris, rupanya Jeanine berusaha menyapu bersih kaum Abnegation sebab mereka menyimpan informasi rahasia yang berhubungan dengan masa lalu, sebuah rahasia yang rencananya akan dibeberkan oleh kaum Abnegation.

14 Mei 2015

Divergent (Divergent #1) - Veronica Roth

Judul: Divergent
Seri: Divergent #1
Penulis: Veronica Roth
Penerjemah: Anggun Prameswari
Penerbit: Mizan Fantasi
Cetakan: I, April 2012
Tebal: 543 hlm
ISBN13: 9789794336977

Sinopsis:
Satu pilihan, menentukan apa yang harus kau percaya.
Satu pilihan, memastikan siapa yang kau turuti, selamanya.

Chicago, usai perang nuklir yang menghancurkan dunia. Pada usia 16, setiap orang harus mengambil pilihan yang akan menentukan seluruh jalan hidupnya.

Beatrice memilih meninggalkan Faksi Abnegation yang tanpa pamrih untuk bergabung dengan para pemberani di Faksi Dauntless. Meninggalkan orangtuanya, membuang namanya untuk hidup bersama faksi yang baru. Beatrice menjadi Tris, berharap menemukan jati dirinya bersama para Dauntless. Namun, Tris harus lulus inisiasi terlebih dulu agar bisa diterima. Tak ada jalan kembali. Tak lulus inisiasi berarti Tris akan bergabung dengan orang-orang yang terbuang. Hidup menggelandang.

Berhasilkah ia bertahan di komunitas yang kadang kebrutalan dianggap sama dengan keberanian?

Divergent berkisah tentang Beatrice Prior, gadis 16 tahun yang tinggal di Chicago pasca perang nuklir yang menghancurkan dunia puluhan tahun silam. Sepanjang hidupnya, Tris tinggal bersama keluarganya yang berasal dari faksi Abnegation, sebuah komunitas yang tak pernah mementingkan diri sendiri. Abnegation adalah tempat bagi mereka yang tak segan membantu orang lain—cocok dengan lambang faksi tersebut, yaitu tangan yang saling menggenggam. Karena tak pernah mementingkan diri sendiri, faksi Abnegation diberi kepercayaan untuk memimpin pemerintahan.

26 Apr 2015

The Death Cure (The Maze Runer #3) - James Dashner

Judul: The Death Cure
Seri: The Maze Runner #3
Penulis: James Dashner
Penerjemah: Yunita Candra
Penerbit: Mizan Fantasi
Cetakan: I, Februari 2012
Tebal: 492 hlm
ISBN13: 9789794336786

Sinopsis:
Keadaan makin tak terkendali. Penculikan manusia kebal terjadi dimana-mana. WICKED menyebarkan foto Thomas sebagai buronan paling dicari dengan imbalan tinggi. Kejutan justru muncul di Denver, kota dengan pengamanan superketat terhadap penyebaran virus Flare. Seorang kawan lama muncul. Bagaimana mungkin? Bukankah dia sudah mati di tangan Thomas?

Siapakah otak di balik penculikan itu? Mengapa mereka menculik manusia kebal? Sementara itu, WICKED mempunyai rencana baru yang tak kalah gila dan Thomaslah satu-satunya orang yang bisa menggagalkannya. Sanggupkah Thomas kembali ke neraka itu demi menghancurkan rencana yang mengancam kelangsungan hidup umat manusia?

Perhatian: Review ini mungkin mengandung spoiler buku sebelumnya.

Di ending buku kedua, Thomas dan kawan-kawan berhasil mencapai Berg (pesawat canggih milik WICKED) setelah bertarung melawan monster-monster ciptaan organisasi tersebut. Kali ini WICKED benar-benar memenuhi janjinya untuk membawa para subjek ke tempat yang aman. Tak ada lagi tes, tak ada lagi percobaan-percobaan gila. Tapi benarkah demikian?

WICKED, melalui si Tikus Botak, berjanji akan mengembalikan ingatan semua anak yang menjadi subjek tes mereka. Namun mengingat hal-hal buruk yang telah Thomas alami gara-gara WICKED, anak itu memutuskan untuk menolak ingatannya dikembalikan. Dari semua subjek, hanya Thomas, Minho, dan Newt yang menolaknya. Hal ini membuat si Tikus Botak murka dan tetap memaksa untuk mengembalikan ingatan mereka. Thomas dan kedua sahabatnya mencoba melawan namun gagal total.

21 Apr 2015

The Scorch Trials (The Maze Runer #2) - James Dashner

JuduL: The Scorch Trials
Seri: The Maze Runner #2
Penulis: James Dashner
Penerjemah: Meidyana Arrisandi
Penerbit: Mizan Fantasi
Cetakan: I, Januari 2012
Tebal: 511 hlm
ISBN13: 9789794336571
Sinopsis:
Selama ini Thomas keliru. Ada dua Maze. Namun, berkebalikan dengan Maze yang dihuninya, Maze lain didiami oleh sekelompok anak perempuan, yang dikenal sebagai Grup B. Bahkan, Teresa yang disangkanya hilang, ternyata justru bergabung di sana. Kini Grup B menantinya dengan tugas khusus: membunuh Thomas! Namun, bukan kematian yang membuatnya jerih, melainkan pengkhianatan Teresa, gadis yang diam-diam dicintainya.

Sementara itu, jumlah para Glader berangsur berkurang. Keadaan di luar Maze lebih mengerikan dari yang mereka duga. Bola baja yang muncul tiba-tiba dari kegelapan, badai gurun pasir yang merajam habis hingga ke tulang, hingga gerombolan Crank haus darah, semakin menciutkan hati mereka. Namun, mereka terus melangkah maju, demi menemukan jawaban dari misteri selama ini, demi menemukan jalan pulang menuju rumah dan keluarga.

Semua kesulitan dan kengerian di Maze, barulah awal dari serangkaian proses kejam dan mendebarkan. Berlanjut di Scorch, percobaan baru mengadang mereka. Untuk bisa lolos, kali ini mereka tak boleh sekadar bermodal nekat. Diperlukan kecerdikan dan ketajaman insting karena musuh-musuh mereka tersembunyi rapat di balik dinding ilusi.

Perhatian: Review ini mungkin mengandung spoiler buku sebelumnya.

Setelah melewati berbagai kesulitan dan banyak kematian—termasuk kematian salah satu teman yang sangat Thomas sayangi—para Glader akhirnya berhasil keluar dari Maze. Mereka diselamatkan oleh pihak asing yang sepertinya menentang WICKED. Thomas mengira segalanya akan baik-baik saja setelah mereka tiba di semacam tempat perlindungan. Namun Thomas keliru. Itu baru awal dari tes kedua yang ternyata sudah diatur dengan rapi oleh WICKED. Para penolong mereka ditemukan tewas keesokan paginya dengan posisi tubuh digantung. Apa yang telah dilakukan WICKED terhadap orang-orang ini?

12 Apr 2015

The Maze Runner (The Maze Runer #1) - James Dashner

Judul: The Maze Runer
Seri: The Maze Runner #1
Penulis: James Dashner
Penerjemah: Yunita Candra
Penerbit: Mizan Fantasi
Cetakan: I, November 2011
Tebal: 532 hlm
ISBN13: 9789794336557

Sinopsis:
Setiap hari mereka harus berlari. Menyusuri lorong Maze yang berkelok-kelok di luar dinding Glade, tempat mereka tinggal, hingga senja tiba. Dan, ketika kegelapan turun, para pelari harus sudah ada di dalam glade. Ya, pada saat itulah Griever, monster buas dan ganas, tak segan menerkam siapa saja yang masih berkeliaran di dalam Maze.

Mereka bukan sekadar berlari. Itu cara mereka bertahan hidup. Dengan berlari mereka berharap menemukan jalan keluar dari tempat terkutuk itu. Keluar untuk kembali pulang menjumpai keluarga mereka. Namun, lintasan Maze selalu berubah-ubah dari hari ke hari. Rasanya, mustahil bisa keluar dari tempat itu.

Suatu hari pintu batu pelindung mereka tak lagi turun menutup. Griever-griever itu bisa menyeruduk masuk kapan saja. Setiap hari, satu anak dibawa pergi dan lenyap. Satu-satunya jalan adalah bergegas keluar dari tempat itu. Namun, mereka harus melewati Maze yang membingungkan dengan sejumlah monster mengerikan di sana. Beranikah para pelari lari keluar dengan nyawa sebagai taruhannnya? Atau, akankah justru lebih baik tetap berada di dalam menanti pencabut nyawa sambil berharap mukjizat datang tiba-tiba?

Thomas, 16 tahun, panik saat mendapati dirinya berada di tempat yang sama sekali asing. Ingatannya telah dihapus, satu-satunya yang diingatnya hanyalah namanya sendiri. Tempat asing itu disebut Glade dan para penghuni di dalamnya menyebut diri mereka Glader. Glade dihuni oleh sekitar 60-an anak laki-laki seusia Thomas. Sama seperti Thomas, ingatan mereka juga telah dihapus oleh siapapun di luar sana yang mengirim mereka ke tempat itu. Para Glader tidak tahu siapa yang melakukan ini terhadap mereka atau apa tujuannya. Yang mereka tahu, ialah bahwa mereka harus bertahan hidup.

9 Agu 2014

Mockingjay - Suzanne Collins

Judul: Mockingjay
Seri: The Hunger Games #3 (Tamat)
Penulis: Suzanne Collins
Penerjemah: Hetih Rusli
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama, Mei 2012
Tebal: 432 hlm.
ISBN: 9789792278439

Review untuk seri ini:

Sinopsis:
Katniss Everdeen selamat dari Hunger Games, dua kali. Tapi dia belum sepenuhnya aman dari ancaman Capitol meskipun kini ia dalam lindungan Distrik 13.

Pemberontakan makin merajalela di distrik-distrik untuk menjatuhkan Capitol. Kini tak ada seorang pun orang-orang yang dicintai Katniss aman karena Presiden Snow ingin menumpas revolusi dengan menghancurkan Mockingjay... bagaimanapun caranya.

Review ini mungkin mengandung spoiler.

Setelah berhasil menghancurkan medan gaya di arena pertarungan maut, Katniss Everdeen diselamatkan oleh Plutarch Heavensbee, juri Hunger Games ke-75. Plutarch membawa Katniss ke Distrik 13 dan merawat gadis itu di sana. Ternyata meskipun Distrik 13 telah dihancurkan oleh Capitol puluhan tahun silam, namun masyarakatnya berhasil bertahan hidup dan membangun kehidupan di bawah tanah. Distrik 13 bahkan memiliki presiden sendiri, Alma Coin, yang diam-diam membangun kekuatan untuk melakukan pemberontakan terhadap Capitol, dan Plutarch Heavensbee adalah bagian dari pemberontak yang menyusup ke Capitol. Setelah Distrik 12 (kampung halaman Katniss) dibom oleh Capitol, sisa penduduk yang selamat diungsikan ke Distrik 13.

2 Agu 2014

Catching Fire - Suzanne Collins

Judul: Catching Fire (Tersulut)
Seri: The Hunger Games #2
Penulis: Suzanne Collins
Penerjemah: Hetih Rusli
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama, Juli 2010
Tebal: 424 hlm.
ISBN: 9789792259810

Sinopsis:
Api pemberontakan sudah tersulut. Dan Capitol ingin membalas dendam

Katniss Everdeen berhasil keluar sebagai pemenang Hunger Games bersama Peeta Mellark. Tapi kemenangan itu menyulut kemarahan Capitol. Kemenangan Katniss ternyata membangkitkan semangat pemberontakan di beberapa distrik untuk menentang kekuasaan Presiden Snow yang kejam.

Presiden Snow mengancam Katniss untuk meredakan kegelisahan penduduk distrik dalam Tur Kemenangan-nya. Satu-satunya cara untuk meredakan kegelisahan penduduk adalah membuktikan bahwa dia dan Peeta saling mencintai tanpa ada keraguan sedikit pun. Jika gagal, keluarga dan semua orang yang disayangi Katniss menjadi taruhannya....

Review ini mungkin mengandung spoiler buku sebelumnya.

Setelah keluar sebagai pemenang pada Hunger Games ke-74, Katniss dan Peeta harus menjalani tur kemenangan di setiap Distrik, tujuannya agar kengerian Hunger Games tidak hilang dari benak masyarakat Distrik. Hubungan Katniss dan Peeta mulai berjarak, setelah Peeta mengetahui bahwa kebersamaan mereka selama di arena hanyalah bagian dari strategi Katniss dan Haymitch untuk menyelamatkan nyawa mereka berdua. Di sisi lain, Katniss sendiri masih bimbang, apakah yang ia memang tak memiliki perasaan apa-apa terhadap Peeta?

22 Jul 2014

The Hunger Games - Suzanne Collins

Judul: The Hunger Games
Seri: The Hunger Games #1
Penulis: Suzanne Collins
Penerjemah: Hetih Rusli
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama, 2009
Tebal: 408 hlm.
ISBN: 978-979-2250-75-6

Sinopsis:
Dua puluh empat peserta.
Hanya satu pemenang yang selamat.

Amerika Utara musnah sudah. Kini di bekasnya berdiri negara Panem, dengan Capitol sebagai pusat kota yang dikelilingi dua belas Distrik. Katniss, gadis 16 tahun, tinggal bersama adik perempuan dan ibunya di wilayah termiskin di Distrik 12.

Karena pemberontakan di masa lalu terhadap Capitol, setiap tahun masing-masing Distrik harus mengirim seorang anak perempuan dan anak lelaki untuk bertarung dan ditayangkan secara langsung di acara televisi The Hunger Games. Hanya ada satu pemenang setiap tahun. Tujuannya adalah: membunuh atau dibunuh.

Ketika adik perempuannya terpilih mengikuti The Hunger Games, Katniss mengajukan diri untuk menggantikannya. Dan dimulailah pertarungan yang takkan pernah dilupakan Capitol.


Buku ini pertama kali saya baca tahun 2012. Filmnya pun sudah saya tonton lebih dari sekali. Tapi entah mengapa, di awal bulan ini muncul kembali hasrat untuk membaca ulang buku ini. Dan ya, saya akhirnya membacanya kembali. Meski sudah hafal ceritanya, namun rasanya seperti membaca pertama kali. Saya masih dibuat berdebar oleh suasana arena Hunger Games, saya masih sanggup dibuat berjengit oleh adegan-adengan sadisnya, dan saya masih bisa berkaca-kaca pada adegan Katniss dan Rue. Ini membuktikan bahwa The Hunger Games merupakan buku yang sangat berkesan buat saya.