Seri: Divergent #2
Penulis: Veronica Roth
Penerjemah: Nur Aini
Penerbit: Mizan Fantasi
Cetakan: I, April 2012
Tebal: 551 hlm
ISBN13: 9789794337370
Sinopsis:
"Satu pilihan bisa mengubahmu, atau justru menghancurkanmu."Konsekuensi pilihan yang diambilnya membuat Tris terjebak dalam faksi pengkhianat yang membunuh keluarganya. Kini, Tris harus mencoba menyelamatkan orang-orang yang disayanginya, juga dirinya sendiri, sementara benaknya dikacaukan oleh berbagai pertanyaan tentang kesetiaan, identitas, dan pengampunan.Ketika ancaman perang dan perpecahan faksi semakin mengancam, Tris harus memutuskan, tetap pada identitasnya sebagai Dauntless atau memunculkan dirinya yang sejati. Sebagai Divergent. Sebuah identitas yang dianggap berbahaya dan dihindari semua faksi.Lanjutan seri Divergent yang menjadi Best Fantasy Book di Goodreads Choice Award ini tak mengecewakan pembaca. Seru, menegangkan, namun juga dibumbui dengan kisah cinta, patah hati, dan filosofi menggugah tentang manusia dan kehidupan.
Peringatan: Review ini mungkin mengandung spoiler.
"Insurgent," katanya. "Kata benda. Orang yang bertindak sebagai oposisi terhadap otoritas yang mapan, yang tidak selalu dianggap sebagai orang yang suka berperang." (hlm. 478)
Setelah berhasil lolos dari tangan Jeanine yang kejam, Tris, Four, dan beberapa kerabat lain berhasil tiba di markas Amity yang dipimpin oleh Johanna Reyes. Mereka berharap akan mendapatkan perlindungan dari kaum pencinta damai tersebut. Untunglah kaum Amity mau menampung para pelarian tersebut, tentu saja dengan beberapa syarat. Dari percakapan rahasia antara Marcus (ayah Four) dan Johanna yang berhasil dicuri-dengar oleh Tris, rupanya Jeanine berusaha menyapu bersih kaum Abnegation sebab mereka menyimpan informasi rahasia yang berhubungan dengan masa lalu, sebuah rahasia yang rencananya akan dibeberkan oleh kaum Abnegation.






