Tampilkan postingan dengan label Dee. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dee. Tampilkan semua postingan

26 Mar 2015

Supernova: Ksatria, Puteri, dan Bintang Jatuh - Dee

Judul: Supernova: Ksatria, Puteri, dan Bintang Jatuh
Seri: Supernova #1
Penulis: Dee
Penerbit: Truedee Pustaka Sejati
Cetakan: IX, November 2010
Tebal: x + 251 hlm.
ISBN13: 9789799625779

Sinopsis:
Di dunia dengan jarak yang kian menyusut dan pikiran yang dituntut untuk kian mengglobal, Supernova bisa memberikan beberapa alternatif perspektif untuk memandang eksistensi manusia dan relasinya dengan seluruh aspek kehidupan. Mikro dan makro. Karena Supernova adalah virus. Virus pikiran.

Tinggal satu pertanyaan:

Siapkah Anda terinfeksi?

Sebenarnya saya telah membaca novel ini tahun 2014 kemarin. Namun beberapa waktu yang lalu, terbit keinginan untuk membaca ulang buku ini. Saya merasa, saat membacanya kali pertama, masih banyak hal yang belum sepenuhnya saya pahami tentang buku ini. Soal plot tidak sulit untuk diikuti, karena sesungguhnya plotnya sederhana. Saya sepertinya memang gagal paham mengenai esensi buku ini. #otakteflon

Berhubung buku ini memiliki unsur romance dan filosofi dibalut nuansa sci-fi yang kental, saya pikir pas sekali membaca ulang buku ini karena berhubungan dengan event Around the Genres in 30 Days: Genre Sci-fi & Fantasy.

8 Jul 2014

Ksatria, Puteri, dan Bintang Jatuh by Dee

Judul: Ksatria, Puteri, dan Bintang Jatuh
Seri: Supernova #1
Penulis: Dee (Dewi Lestari)
Penerbit: Truedee Pustaka Sejati, 2010
Tebal: x + 251 hlm.
ISBN: 978-979-96257-7-9

Sinopsis:
Di dunia dengan jarak yang kian menyusut dan pikiran yang dituntut untuk kian mengglobal, Supernova bisa memberikan beberapa alternatif perspektif untuk memandang eksistensi manusia dan relasinya dengan seluruh aspek kehidupan. Mikro dan makro. Karena Supernova adalah virus. Virus pikiran.

Tinggal satu pertanyaan:

Siapkah Anda terinfeksi?

Berawal dari sebuah pertemuan yang biasa-biasa saja, Ruben dan Dhimas mendapati diri mereka saling menyukai satu sama lain. Akhirnya, tanpa terasa telah sepuluh tahun mereka menjalin kasih. Dalam rangka memperingati hari jadi mereka, keduanya memutuskan untuk membuat sebuah karya masterpiece. Maka tercetuslah sebuah gagasan untuk menulis cerita yang kemudian diberi judul “Ksatria, Puteri, dan Bintang Jatuh”, menjadikan buku ini sebuah cerita di dalam cerita.

Dalam dongeng yang asli, diceritakan Ksatria berusaha untuk bisa terbang demi dapat bertemu dengan Puteri dari Kerajaan Bidadari. Namun, sekeras apapun ia berusaha untuk terbang, ia tak pernah sanggup menggapai sang Puteri. Hingga akhirnya ia bertemu Bintang Jatuh dan meminta bantuan darinya. Bintang Jatuh setuju membantu Ksatria. Sayang sekali di saat-saat terakhir Bintang Jatuh berkhianat dan mengambil Puteri untuk dirinya sendiri, sementara Ksatria dibiarkan jatuh dan hancur.

Dalam dongeng versi Ruben dan Dhimas, sosok Ksatria diwakili oleh Ferre, seorang pria muda yang sukses. Ferre kemudian jatuh cinta pada sosok Puteri yang diwaliki oleh Rana, jurnalis yang mewawancarainya untuk artikel di sebuah majalah. Meski Rana sudah bersuami, namun ia tak pernah merasakan cinta yang sesungguhnya, sebab pernikahan yang ia jalani adalah sebuah perjodohan tanpa landasan cinta. Maka ketika Ferre menawarkan cintanya, Rana menerimanya dengan tangan terbuka. Ksatria dan Puteri pun menjalani hubungan secara rahasia. Layaknya dongeng, Ferre tak bisa sepenuhnya memiliki Rana oleh sebab kondisi yang sangat tidak memungkinkan, meskipun ketulusan cinta keduanya tidak diragukan.