Tampilkan postingan dengan label Young Adult Fiction. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Young Adult Fiction. Tampilkan semua postingan

15 Okt 2015

Above the Stars - D. Wijaya

Judul: Above the Stars
Penulis: D. Wijaya
Penerbit: Ice Cube, KPG
Cetakan: I, Juni 2015
Tebal: 248 hlm.
ISBN: 9789799108845

Sinopsis:
“Kau tidak takut jatuh?” tanya Mia.

Danny menggeleng.

“Aku takut jatuh,” aku Mia dengan polos. “Kalau kau takut apa?”

Danny tidak langsung menjawab. Ia juga tidak menolakkan kaki ke tanah lagi untuk menambah kecepatan ayunan. Senyuman di wajahnya perlahan-lahan memudar. “Aku takut tidak bisa melihat selamanya.”


Menurut Danny Jameson, hidupnya tidak pernah mudah. Ia punya orangtua yang protektif, mesin tik Braille yang tidak dimiliki teman-temannya, dan semacam magnet yang menarik John Schueller untuk terus mengganggunya. Namun, yang paling buruk adalah ia punya sepasang mata biru yang tidak bisa melihat. Ketika Danny berpikir Mia Berry akan menjadi satu-satunya teman yang ia punya, Will Anderson datang dan mengubah hidupnya. Will memperlihatkan kepadanya dunia yang ingin ia lihat. Will juga membuat Danny mempertanyakan sesuatu tentang dirinya. Tapi, sebelum Danny sempat menemukan jawabannya, Will menghilang.

Danny Jameson memiliki sepasang mata biru yang indah. Sayang, mata indah itu tak dapat ia gunakan. Korneanya telah rusak sejak lahir. Kondisi itu membuat hidupnya tak pernah mudah. Ia kerap menjadi objek bully-an beberapa anak brengsek di sekolah, salah satunya si John Schueller. Beruntung ia memiliki Mia, tetangga yang sudah seperti saudari kandung, yang selalu melindunginya. Bukan berarti Danny tidak mandiri. Ia mampu kok melakukan banyak aktivitas seorang diri, namun segalanya terasa lebih mudah bila Mia ada di sampingnya.

28 Apr 2015

Dilan: Dia adalah Dilanku Tahun 1990 - Pidi Baiq

Judul: Dilan: Dia adalah Dilanku Tahun 1990
Penulis: Pidi Baiq
Penerbit: DAR! Mizan
Cetakan: VIII, 2014
Tebal: 332 hlm
ISBN13: 9786027870413

Sinopsis:
"Milea, kamu cantik, tapi aku belum mencintaimu. Enggak tahu kalau sore. Tunggu aja." (Dilan 1990)

"Milea, jangan pernah bilang ke aku ada yang menyakitimu, nanti, besoknya, orang itu akan hilang." (Dilan 1990)

"Cinta sejati adalah kenyamanan, kepercayaan, dan dukungan. Kalau kamu tidak setuju, aku tidak peduli." (Milea 1990)

Buku ini adalah pemberian dari seorang sahabat yang huruf depan namanya sama dengan saya. Membuka halaman pertama, saya dibuat ngakak dengan catatan yang ditulisnya. Catatan itu berbunyi:

Kepada Adinda Opan
consider this book as
'how to attract  a girl for dummies'

Salam sukses,
Y****


Sungguh sebuah catatan yang ngajak berantem sekali. But it's okay lah. Yang penting niatnya baik, bukan ngejek *asah bambu runcing*. Kebetulan saya juga sudah lama kepingin punya buku ini dan akhirnya kesampaian juga. Thanks Y****. I really like this book! :)

9 Mar 2015

Unbelievable - Winna Efendi

Judul: Unbelievable
Seri: Glam Girls #3
Penulis: Winna Efendi
Penerbit: GagasMedia
Cetakan: II, 2010
Tebal: vi + 262 hlm
ISBN13: 9789797803797

Sinopsis:
GLAM GIRLS. YOU WILL LOVE US—WE PROMISE.

In the world of popularity, being perfect is everything. Kamu adalah pusat perhatian, jadi pastikan kamu memang layak mendapatkannya.

Kamu juga harus mengerti, tujuan tampil sempurna adalah demi dibenci. Di dunia kami, dibenci dan dicemburui adalah sebuah pujian. So true, Dahling! Orang-orang seperti tak bosan bergosip tentang Paris Hilton, tetapi apa yang dia dapat di kemudian hari? Kontrak reality show sendiri dan signature perfume yang dijual di seluruh dunia.

Cantik itu wajib hukumnya dan kesempurnaan adalah segalanya. Pastikan kau selalu tampil memesona dan bungkam mereka dengan senyuman terbaikmu. Satu kesalahan kecil saja—voila!—bibir-bibir ber-lipgloss itu pasti ramai menghabisimu...

Akhirnya, tiba juga di review buku terakhir Glam Girls: Rashi and the Clique di sekolah glamor bernama Voltaire International School (VIS). Unbelievable mengambil sudut pandang Shinna Maessa Wijaya. Kurang familiar dengan nama tersebut? Itu adalah nama asli Maybella, si blasteran, tangan kanan Rashi di clique. Sekadar info, May adalah seorang model. Di usia sangat belia, yaitu lima belas tahun, ia telah menjadi spoke person Maybelline. Yang pertama dari Asia. Itu bukan prestasi kecil lho. Namun May meninggalkan karir model internasionalnya setelah memutuskan untuk ikut pindah bersama orang tua ke Indonesia. Dan, di sinilah ia sekarang, di Voltaire International School, sebagai salah satu cewek paling populer.

5 Mar 2015

Reputation - Tessa Intanya

Judul: Reputation
Seri: Glam Girls #2
Penulis: Tessa Intanya
Penerbit: GagasMedia
Cetakan: I, 2009
Tebal: x + 346 hlm
ISBN13: 9789797803209

Sinopsis:
GLAM GIRLS. YOU WILL LOVE US—WE PROMISE.

Kamu melihat kami berkilauan setiap hari. Tatanan rambut kami selalu sempurna, bahkan sejak bangun tidur. Kamu bilang, kami mengeja ‘Chanel’, ‘Fendi’, dan ‘Prada’ lebih cepat daripada ‘Geometri’. Menurutmu, kami cantik—dan diam-diam benci setengah mati karenanya. Kadang, kamu juga berharap kamulah yang dikerumuni cowok-cowok itu—bukan kami. Malamnya, dalam doa kamu bertanya, kenapa Tuhan bisa sebegitu nggak adilnya.

But, here’s the truth. Setiap pagi, kami ngabisin waktu lebih lama di depan cermin karena kami sadar, penampilan glamor nggak sesederhana Miley Cyrus make wig pirang dan, poof, jadilah Hannah Montana. Kami bisa juga kok mengeja ‘Geometri’—meskipun JARANG BANGET make kata itu dalam percakapan sehari-hari. Dan tentang cantik... well, itu anugerah. Kalo kamu benci kami karena sesuatu yang dibawa sejak lahir, apa akan adil kalo kami juga membencimu karena pintar? Dan tentang cowok-cowok itu, kamu nggak tahu kan kadang-kadang mereka bisa jadi sangat posesif dan menyusahkan.

Jadi gimana, masih berani bilang Tuhan itu nggak adil?

Kenalkan, Rashida Agashi Paradakso, atau akrab disapa Rashi. Si queen bee yang jutek, bossy, dan b*tchy—atau begitu anggapan mereka yang membencinya. Lagi pula, di Voltaire International School ini, siapa sih yang benar-benar bisa kita percaya? Orang-orang yang tulus mau berteman denganmu nyaris tidak ada. Setiap pujian dan kekaguman yang mereka tunjukkan kepadamu karena berpenampilan keren, di baliknya pasti ada bisik-bisik iri hati.

Itulah yang membuat Rashi sangat ketat dalam memilih teman. Baru-baru ini, Marion, si backstabber, telah ia depak jauh-jauh. Saat itulah Adrianna masuk dan menggantikan posisi Marion. Ad, meskipun agak geeky, tapi anaknya asyik dan mampu menyesuaikan diri dengan Rashi dan Maybella—teman Rashi yang satu lagi. Tapi kok, di saat Rashi membutuhkan kedua temannya untuk hang out demi menghilangkan rasa suntuknya dengan keadaan rumah, mereka pada ke mana ya? Akhirnya Rashi pergi dengan cowok berinisial M, sebagai teman, tentu.

4 Mar 2015

Glam Girls - Nina Ardianti

Judul: Glam Girls
Seri: Glam Girls #1
Penulis: Nina Ardianti
Penerbit: GagasMedia
Cetakan: I, 2008
Tebal: 339 hlm
ISBN13: 9789797802837

Sinopsis:
GLAM GIRLS. YOU WILL LOVE US—WE PROMISE.

Jadi pintar itu gampang—belajar aja yang rajin. Jadi cantik lebih gampang lagi. Dengan semua servis ala Nip/Tuck yang ada sekarang, apa aja mungkin. Kekayaan? Well, hanya karena lahir di keluarga kaya raya sampai tujuh turunan, bukan berarti kamu lantas punya potensi sebagai pusat perhatian. You can buy Gucci, but you can’t buy style.

Kami nggak pernah pelit kok ngasih tahu rahasianya jadi terkenal. Kamu nggak boleh dijengkal, apalagi jadi orang yang gampang ditebak. Kalau ada yang bersikap buruk ke kamu, jangan takut. Kamu juga punya hak penuh buat balik nge-bitchy-in dia. Kamu juga harus berani tampil beda. Sesekali, nggak ada salahnya tampil kontroversial. Yang nggak masuk akal biasanya susah dilupakan.

Ribet? Emang! Siapa juga sih yang bilang jadi populer itu gampang?

Adrianna ingin sekali melanjutkan pendidikannya di SMA Harapan Bangsa, bersama dua sahabat karibnya. Namun orang tuanya yang otoriter lebih menginginkan Ad bersekolah di Voltaire International School (VIS) Jakarta. Menurut Ad, SMA Harapan Bangsa sama bagusnya dengan VIS. Tapi Ad kalah berdebat. Maka keputusannya sudah jelas, Ad harus bersekolah di VIS. Sesuai namanya, VIS adalah SMA yang memiliki kurikulum pendidikan dengan standar internasional. Murid-murid yang bersekolah di sana, kalau nggak KAYA BANGET, ya PINTER BANGET. Orang tua Ad, dibilang kayak banget sebenarnya tidak juga. Jadi kemungkinan kedualah, yang membuat Ad bisa masuk ke sekolah tersebut. Ya, Ad memang dikaruniai otak cemerlang. Secara umum, murid-murid di VIS terdiri dari anak-anak orang kaya, anak-anak pejabat, anak-anak duta besar, dan anak-anak beasiswa (golongan yang terakhir ini sering dipandang sebelah mata di VIS).

10 Feb 2015

Refrain - Winna Efendi

Judul: Refrain
Penulis: Winna Efendi
Penerbit: GagasMedia, 2009
Tebal: 318 hlm.
ISBN13: 9789797803629

Sinopsis:
Tidak ada persahabatan yang sempurna di dunia ini, yang ada hanya orang-orang yang berusaha sebisa mungkin untuk mempertahankannya.
*
Ini bisa jadi sebuah kisah cinta biasa. Tentang sahabat sejak kecil, yang kemudian jatuh cinta kepada sahabatnya sendiri. Sayangnya, di setiap cinta harus ada yang terluka.

Ini barangkali hanya sebuah kisah cinta sederhana. Tentang tiga sahabat yang merasa saling memiliki meskipun diam-diam saling melukai.

Ini kisah tentang harapan yang hampir hilang. Sebuah kisah tentang cinta yang nyaris sempurna, kecuali rasa sakit karena persahabatan itu sendiri.

Cukup lama saya menimbun novel ini. Belinya sewaktu berkunjung ke Makassar tahun 2011. IYA LOH, SAYA MENIMBUN NOVEL INI SEJAK 2011. *tambahin background suara petir biar deramak* Novelnya sendiri pertama kali terbit tahun 2009. Dan enam tahun kemudian barulah novel ini dibaca oleh seorang cowok bernama Yopano. *nyemplung ke rawa-rawa* Tapi nggak apa-apa. Better late than never. Lagian, bacanya telat sedikit kan nggak apa-apa. (Telat sedikit? TELAT SEDIKIT KATAMUH?) *nyemplung ke rawa-rawa dan nggak nongol lagi*

Oke mari lanjut ngebahas ceritanya. Tersebutlah dua anak manusia beda gender yang sudah menjalin persahabat sejak kecil. Tapi kemudian salah satu di antara mereka menumbuhkan perasaan yang lebih dari sekadar rasa sayang sebagai sahabat. Ya, ya, ini buku tentang sahabat jadi cinta.

25 Nov 2014

The Age of Miracles by Karen Thompson Walker

Judul: The Age of Miracles
Penulis: Karen Thompson Walker
Penerjemah: Cindy Kristanto
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama, 2013
Tebal: 337 hlm.
ISBN: 9789792294187

Sinopsis:
Tanpa ada yang tahu penyebabnya, rotasi Bumi mendadak mulai melambat. Siang dan malam semakin panjang, gravitasi berubah, lingkungan hidup jadi kacau balau.

Sambil berusaha menerima segala perubahan alam di sekililingnya, Julia juga harus menghadapi berbagai masalah lain—pernikahan orang tuanya yang retak, teman-teman lama yang meninggalkannya, kerumitan cinta pertama. Dan sementara Julia menyesuaikan diri, perlambatan rotasi Bumi terus berlanjut.

Sebelumnya saya mohon maaf karena tidak memberi rating yang cukup bagus untuk buku yang hampir di setiap halamannya dihiasi rangkaian kalimat indah ini. Mungkin saat sedang membaca mood saya lagi nggak bagus. Atau, mungkin juga penyajian cerita dalam novel ini bukan cangkir teh saya. *nyengir*

Oke. Pond’s Age Miracle The Age of Miracles adalah semacam buku Young Adult yang mengandung unsur sci-fi, berkisah tentang rotasi bumi yang—perlahan namun pasti—mulai melambat. Akibatnya, hari-hari bertambah panjang, mulai dari hitungan menit hingga kemudian meningkat menjadi hitungan jam. Awalnya tak ada yang menyadarinya. Namun akhirnya orang-orang mulai sadar bahwa ada yang tidak beres dengan rotasi bumi. Para ahli bermunculan di televisi dan memberikan pendapat saintifik mereka. Perlambatan menyebabkan banyak efek yang tidak baik, bahkan membahayakan bagi makhluk bumi—di antaranya adalah gravitasi bumi yang semakin kuat (pilot pesawat terbang harus belajar lagi untuk menyesuaikan diri dengan gravitasi yang baru), terganggunya medan magnet bumi, hingga bahaya radiasi sinar ultraviolet. Jam tubuh manusia juga terganggu lantaran waktu siang dan malam menjadi panjang. Hewan-hewan mulai mati, tumbuhan mengering, stok pangan semakin berkurang.

12 Nov 2014

Prada and Prejudice by Mandy Hubbard

Judul: Prada and Prejudice
Penulis: Mandy Hubbard
Penerjemah: Berliani M. Nugrahani
Penerbit: Atria, 2010
Tebal: 306 hlm.
ISBN: 9789791411950

Buku ini adalah buntelan dari Oky. "Trims, Oky~!" :)

Sinopsis:

Sepasang sepatu bagus akan membawamu ke tempat yang tak pernah kaupikirkan sebelumnya!

Callie percaya bahwa sepasang sepatu Prada akan menjadi kuncinya untuk menaklukkan London. Hanya dengan sepatu itu, keadaan akan berbalik. Dia akan menjadi populer dan teman-temannya akan mengaguminya. Dan siapa bilang mengubah keadaan tidak semudah membalikkan telapak tangan? Callie sudah membuktikannya. Gara-gara tersandung saat memakai sepatu barunya, dia terlempar ke tahun 1815!

Untunglah ada Emily, yang menerimanya dengan penuh keramahan. Tetapi, dia juga harus menghadapi Alex, sang Duke muda yang tampan namun pongah dan menyebalkan. Di tengah kekalutannya di dunia yang sama sekali asing baginya, Callie harus menyelamatkan Emily dari perjodohan paksa, juga melawan Alex yang sepertinya sangat membencinya.

Mampukah Callie melakukan tugasnya? Akankah dia berhasil kembali ke abad ini? Pakai sepatumu yang paling bagus dan ikutlah bertualang bersama Callie ke tempat yang tidak pernah kaupikirkan sebelumnya!

Studi tur ke London harusnya menjadi pengalaman menyenangkan bagi Callie Montgomery. Tapi ternyata keadaan tidak berjalan sesuai yang ia harapkan. Sebagai gadis kikuk dan tidak populer, Callie merasa kesepian karena tak ada satu pun teman yang mau mengajaknya bersenang-senang di London sebelum kegiatan studi tur dimulai. Akibatnya, ia hanya nongkrong sendirian di kafe hotel, seharian! Sahabat satu-satunya Callie pindah sekolah. Dan bila dulu ia dan sahabatnya selalu mengejek anak-anak A-List, kini ia malah berharap menjadi salah satu dari mereka. Hanya satu yang Callie butuhkan: sepasang sepatu merk terkenal yang asli, bukan tiruan.

1 Nov 2014

Lost by Eve Shi

Judul: Lost
Penulis: Eve Shi
Penerbit: GagasMedia, 2014
Tebal: 310 hlm.
ISBN: 9797806987

Sinopsis:
INI BUKAN CERITA BAHAGIA.
INI TENTANG KAKAK-BERADIK DAN PENGHUNI LAMA
DI APARTEMEN BARU MEREKA.

Ia menggulingkan badan menghadap dinding, dan tempat tidur berderit.

Maura mengucek mata. Tempat tidur ini dibawa dari apartemen lama dan sudah tidak baru. Tapi pasti belum reyot sampai berbunyi tiap kali ia bergerak. Maura mulai menegakkan badan untuk memeriksa kerangka tempat tidur, lalu terkesima.

Di ujung tempat tidur duduk seorang perempuan berambut panjang, memunggungi Maura....

Lost berkisah tentang kakak-beradik penghuni baru di salah satu apartemen di Jakarta, Ilustre Casa. Belum lama tinggal di apartemen tersebut, tokoh utama kita, Maura, mulai mengalami hal-hal aneh. Di antaranya mengalami mimpi buruk, mendengar suara-suara dari sumber yang tak berwujud, hingga dibuat penasaran oleh helaian rambut panjang misterius yang tersangkut di sisirnya. Ryan, sang kakak, awalnya tidak mempercayai Maura, hingga akhirnya Ryan mengalaminya juga. Maura yakin hal-hal seram yang dilihat dan didengarnya sangat berkaitan dengan penghuni unit apartemen sebelumnya. Gadis kelas 11 itu pun berusaha untuk menguak misteri unit 603 apartemen Illustre Casa, dengan dibantu cowok misterius bernama Julian. Berhasilkah mereka? Apa sebenarnya yang membuat Illustre Casa menjadi begitu menyeramkan? Temukan jawabannya dalam Lost karya Eve Shi.

27 Okt 2014

I'd Tell You I Love You, But Then I'd Have to Kill You (Aku Mau Saja Bilang Cinta, Tapi Setelah Itu Aku Harus Membunuhmu) by Ally Carter

Judul: I'd Tell You I Love You, But Then I'd Have to Kill You (Aku Mau Saja Bilang Cinta, Tapi Setelah Itu Aku Harus Membunuhmu)
Seri: Gallagher Girls #1
Penulis: Ally Carter
Penerjemah: Alexandra Karina
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama, 2013 (Cetakan III)
Tebal: 320 hlm.
ISBN: 9789792248708

Sinopsis:
Cammie Morgan mungkin cewek genius, menguasai empat belas bahasa, jago mengurai kode rahasia tingkat tinggi, dan merupakan "harta" berharga CIA. Kadang ia bahkan merasa dirinya bisa menghilang. Untungnya, di Akademi Gallagher hal itu dianggap keren. Jelas saja, karena Akademi Gallagher sebenarnya sekolah mata-mata top secret.

Tapi soal cowok, Cammie benar-benar idiot. Ia nggak berkutik waktu Josh yang superkeren terang-terangan menatapnya di karnaval kota Roseville. Padahal saat itu Cammie sedang menjalankan misi Operasi Rahasia-nya yang pertama, padahal teman-teman sekelasnya pun nggak bisa melihat keberadaannya.

Siapa cowok itu? Haruskah ia memeriksa sidik jari Josh, mengintai dan menyamar, mengerahkan kemampuan mata-matanya untuk menyelidiki cowok itu? Meskipun tahu Gallagher Girls nggak boleh berhubungan dengan cowok-cowok lokal di Roseville, Cammie sepertinya nggak bisa menolak daya tarik Josh, karena satu fakta penting ini: Josh melihatnya saat nggak seorang pun bisa melihatnya.

Cameron “Cammie” Morgan bersekolah di Akademi Gallagher, sekolah asrama khusus anak-anak perempuan kaya yang membosankan... atau begitulah anggapan orang-orang Roseville, Virginia, tentang sekolah itu. Padahal semua itu hanyalah samaran. Akademi Gallagher sesungguhnya adalah sekolah mata-mata top secret khusus anak-anak perempuan. Dan tentu saja sekolah itu jauh dari kata membosankan. Para siswinya menguasai paling sedikit 14 bahasa (yang mereka praktekkan setiap hari saat makan siang).  Untuk bisa bersekolah di sana, kamu harus punya orang tua atau kerabat yang berprofesi sebagai mata-mata. Kalau tidak punya kerabat mata-mata, paling tidak kamu harus genius luar biasa untuk bisa direkrut.

23 Okt 2014

The Perks of Being a Wallflower by Stephen Chbosky

Judul: The Perks of Being a Wallflower
Penulis: Stephen Chbosky
Penerbit: MTV Books, 1999
Format: Ebook, 138 hlm

Sinopsis:
Charlie is a freshman.

And while he's not the biggest geek in the school, he is by no means popular. Shy, introspective, intelligent beyond his years yet socially awkward, he is a wallflower, caught between trying to live his life and trying to run from it.

Charlie is attempting to navigate his way through uncharted territory: the world of first dates and mix tapes, family dramas and new friends; the world of sex, drugs, and The Rocky Horror Picture Show, when all one requires is that perfect song on that perfect drive to feel infinite. But he can't stay on the sideline forever. Standing on the fringes of life offers a unique perspective. But there comes a time to see what it looks like from the dance floor.

The Perks of Being a Wallflower is a deeply affecting coming-of-age story that will spirit you back to those wild and poignant roller-coaster days known as growing up.

Sejujurnya saya bingung bagaimana menulis review tentang buku ini tanpa merasa mengkhianati Charlie. #apasih

Secara garis besar, The Perks of Being a Wallflower berkisah tentang Charlie. Ia adalah seorang wallflower. Ia pendiam dan pasif. Tidak punya banyak teman, meski memiliki kecerdasan di atas rata-rata. Satu-satunya sahabat yang ia miliki baru saja bunuh diri. Teman-teman yang ia kenal semasa middle school telah berubah total sejak memasuki high school. Bisa dibilang, Charlie memulai tahun pertamanya sebagai freshman dalam kesendirian. Sebagai seorang wallflower, yang dapat ia lakukan ialah mengamati orang lain, mencoba memahami isi kepala mereka, mencoba untuk mengerti.

“I walk around the school hallways and look at the people. I look at the teachers and wonder why they're here. If they like their jobs. Or us. And I wonder how smart they were when they were fifteen. Not in a mean way. In a curious way. It's like looking at all the students and wondering who's had their heart broken that day, and how they are able to cope with having three quizzes and a book report due on top of that. Or wondering who did the heart breaking. And wondering why.”

19 Sep 2014

If I Stay by Gayle Forman

Judul: If I Stay
Seri: If I Stay #1
Penulis: Gayle Forman
Penerbit: Penguin Group (USA), 2009
Format: Ebook, 320 hlm.

Sinopsis:
A critically acclaimed novel that will change the way you look at life, love, and family.

In the blink of an eye everything changes. Seventeen-year-old Mia has no memory of the accident; she can only recall what happened afterwards, watching her own damaged body being taken from the wreck. Little by little she struggles to put together the pieces—to figure out what she has lost, what she has left, and the very difficult choice she must make. Heartwrenchingly beautiful, Mia's story will stay with you for a long, long time.

Mia, 17 tahun, memiliki segalanya: orang tua yang cool, adik laki-laki yang menyenangkan, kakek-nenek yang penuh kasih sayang, sahabat terbaik di dunia, dan tentu saja, Adam, pacar yang sempurna. Mia juga berbakat dalam memainkan alat musik cello, sehingga ia punya kans besar untuk melanjutkan pendidikan di Julliard. Hari itu salju turun dan sekolah diliburkan. Mia, Teddy, dan Dad (yang adalah seorang guru) menyambut gembira hal ini. Melihat seluruh keluarganya berkumpul di rumah, Mom memutuskan untuk tidak masuk kerja dan menikmati waktu bersama keluarganya.

Ternyata salju yang turun tidak separah yang diperkirakan, karena tak lama kemudian salju berhenti dan meninggalkan jejak berupa permadani putih di atas permukaan bumi (wiiih). Untuk memanfaatkan libur dadakan tersebut, Dad mengusulkan kepada keluarganya untuk mengunjungi kakek dan nenek Mia, dan usul tersebut disambut dengan gembira oleh semuanya.

16 Sep 2014

Six Earlier Days (An Every Day Companion) by David Levithan

Judul: Six Earlier Days (An Every Day Companion)
Penulis: David Levithan
Penerbit: Knopf Books for Young Readers, 2012
Format: Ebook, 45 hlm

Sinopsis:
In Every Day, New York Times bestselling author David Levithan presented readers with his most ambitious novel to date: Every morning, A wakes up in a different body and leads a different life. A must never get too attached, must never be noticed, must never interfere.

The novel Every Day starts on Day 5994 of A’s life. In this digital-only collection Six Earlier Days, Levithan gives readers a glimpse at a handful of the other 5993 stories yet to be told that inform how A navigates the complexities of a life lived anew each day.

In Every Day, readers discover if you can truly love someone who is destined to change every day. In Six Earlier Days, readers will discover a little bit more about how A became that someone.

Fans of Levithan’s books such as Nick & Norah’s Infinite Playlist, co-written with Rachel Cohn, and Will Grayson, Will Grayson, co-written with John Green, will not want to miss A’s adventures in Every Day and Six Earlier Days.

Bagi teman-teman yang sudah membaca Every Day, saya rasa wajib banget membaca Six Earlier Days. Novel ini hanya diterbitkan dalam bentuk ebook. Tadinya saya mengira kalau buku ini menceritakan 6 hari sebelum A bertemu dengan Rhiannon. Ternyata tidak demikian. Dalam Six Earlier Days, David Levithan menceritakan 6 hari dari masa lalu A secara acak. 6 hari yang membuat pembaca mengenal A lebih dekat lagi.

12 Sep 2014

Every Day by David Levithan

Judul: Every Day
Penulis: David Levithan
Penerbit: Knopf Books for Young Readers, 2012
Format: Ebook, 220 hlm

Sinopsis:
A has no friends. No parents. No family. No possessions. No home, even. Because very day, A wakes up in the body of a different person. Every morning, a different bed. A different room. A different house. A different life. A is able to access each person’s memory, enough to be able to get through the day without parents, friends, and teachers realizing this is not their child, not their friend, not their student. Because it isn’t. It’s A. Inhabiting each person’s body. Seeing the world through their eyes. Thinking with their brain. Speaking with their voice.

It’s a lonely existence—until, one day, it isn’t. A meets a girl named Rhiannon. And, in an instant, A falls for her, after a perfect day together. But when night falls, it’s over. Because A can never be the same person twice. But ye, A can’t stop thinking about her. She becomes A’s reason for existing. So each day, in different bodies—of all shape, sizes, backgrounds, walks of life—A tries to get back to her. And convince her of their love. Buat can their love transcend such an obstacle?

Ide ceritanya itu loh, WOW! Novel bergenre Young Adult karya David Levithan ini berkisah tentang A. Ia adalah semacam entitas. Semacam… jiwa, soul, atau apalah sebutannya. Sejak pertama kali eksis di dunia, A tidak pernah punya tubuh sendiri. Setiap hari ia berpindah dari tubuh satu ke tubuh yang lain, sejak bayi hingga hari ke-5994 (atau 16 tahun) eksistensinya di dunia ketika cerita ini dimulai.

3 Sep 2014

Cewek!!! by Esti Kinasih

Judul: Cewek!!!
Penulis: Esti Kinasih
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama, 2005
Tebal: 424 hlm.
ISBN: 9792215158

(Buku ini adalah kado ultah dari Kak Vina. :D)

Sinopsis:
Susah deh kalo punya cowok pencinta alam. Malam Minggu tetep aja ngejomblo, soalnya mereka lebih memilih ngapelin gunung daripada ngapelin pacar!

Coba aja tanya pada Langen, Fani, dan Febi. Langen si keras kepala, pendukung emansipasi. Fani yang manis sebenarnya berjiwa pemberontak. Dan Febi yang ayu, masih berdarah ningrat. Apesnya, ketiganya berpacaran dengan tiga cowok gunung di kampus mereka.

Langen dan Rei jadian karena cinta, tapi lama-lama sering ribut. Fani pacaran dengan Bima karena terpaksa, lebih banyak ributnya daripada mesranya. Sedangkan hubungan Febi dan Rangga adem ayem aja.

Masalahnya: Rei, Bima, dan Rangga, tak pernah mengajak cewek mereka naik gunung, tapi bersedia jadi bodyguard Stella yang supergenit dan Josephine yang berbodi yahud. Jelas Langen jadi "gerah" dicuekin Rei.

Akhirnya, Langen cs menantang Rei cs kebut gunung alias dulu-duluan sampe puncak! Berhasil? Wah, emangnya cuma cowok yang jagoan? Tul, nggak?

Tadinya saya beranggapan bahwa konflik utama novel ini sesuai dengan yang disebutkan pada sinopsis di atas. Ternyata tidak. Bagian tersebut bisa dibilang hanyalah prolog novel ini. Jadi, gara-gara sering ditinggal oleh pacar-pacar mereka untuk pergi naik gunung, Langen, Fani, dan Febi memutuskan untuk menantang pacar-pacar mereka. Mereka kasal sih, karena selain dicuekin, cowok-cowok itu melarang mereka untuk ikut naik gunung. Alasannya seksis abis; karena naik gunung adalah aktivitas cowok. Cewek mending jaga rumah saja. Hellow, terus kenapa mereka malah ngajak Stella—cewek paling hot di kampus—untuk ikut naik gunung?

Langen cs pun memeras otak. Bagaimana caranya agar mereka bisa menang balap gunung (cepat-cepatan menuju puncak gunung) melawan cowok-cowok mereka. Memang sih dari segi fisik Langen, Fani, dan Febi tidak sekuat Rei, Bima, dan Rangga. Mereka juga belum punya pengalaman naik gunung sebelumnya. Jadilah Langen menggunakan cara curang untuk bisa sampai ke puncak. Hasilnya, mereka berhasil mengalahkan Rei cs! Para cowok tidak habis pikir, gimana caranya cewek-cewek itu bisa menang? Ejekan dan hinaan dari Langen cs benar-benar melukai harga diri cowok-cowok itu.

25 Agu 2014

3600 Detik by Charon

Judul: 3600 Detik
Penulis: Charon
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama, 2012
Tebal: 208 hlm.
ISBN: 9789792237283

Sinopsis:
Sandra sangat terpukul ketika orangtuanya bercerai. Dan hatinya semakin sakit ketika ayahnya memutuskan ia harus tinggal bersama ibunya, yang selama ini tak pernah dekat dengannya. Kemarahan yang menggelora menjadikan Sandra remaja yang bandel. Berulang kali ia dikeluarkan dari sekolah karena kenakalannya di luar batas.

Akhirnya ibunya memutuskan untuk pindah kota. Mungkin suasana dan lingkungan baru akan mengubah perilaku putrinya. Namun di sekolahnya yang baru ini Sandra sudah bertekad untuk membuat dirinya dikeluarkan lagi. Ia bertekad akan membuat ulah agar para guru tak tahan terhadapnya. Namun ia salah perkiraan. Pak Donny, sangat sabar menghadapinya. Wali kelasnya itu berpendapat, mengeluarkan Sandra berarti menuruti keinginan anak bandel ini.

Namun, lambat laun Sandra berubah. Orangtua maupun gurunya heran. Mereka yakin, Leon-lah yang membuat gadis itu berubah. Mereka juga bertanya-tanya, kenapa Leon bisa bersahabat dengan Sandra, sementara murid-murid yang lain justru menjauhi gadis urakan itu. Apa yang membuat Leon tertarik padanya, padahal keduanya bagaikan langit dan bumi. Leon adalah anak rumahan yang manis, bintang pelajar, sopan, tekun... berbeda seratus delapan puluh derajat dengan Sandra.

Novel ini berkisah tentang persahabatan antara dua anak manusia (ciieee bahasanya) yang sangat bertolak belakang. Sandra adalah remaja yang mengalami kekecewaan yang diakibatkan perceraian kedua orang tuanya, memutuskan untuk memberontak. Sementara Leon adalah pemuda yang menjalani hidup dengan penuh rasa syukur, meski setiap hari ia harus berjuang dengan penyakit jantung yang setiap saat dapat mengancam nyawanya. Tapi setelah bertemu dengan Sandra yang mampu melakukan hampir semua hal yang tidak berani dilakukan oleh remaja seusianya, ada rasa iri yang menyusup ke dalam hati Leon. Maka laki-laki itu memutuskan untuk mencoba mengenal Sandra lebih dekat. Dan tak ada cara yang lebih tepat untuk dekat dengan Sandra selain menjadi sahabatnya.

Di sisi lain, Sandra merasa terganggu dengan pernyataan Leon yang ingin menjadi sahabatnya. Sandra bahkan merasa heran, karena hampir semua orang selalu menjaga jarak darinya lantaran sikapnya yang terkesan tidak bersahabat. Tapi kemudian Sandra dapat merasakan ketulusan hati Leon. Ia pun mulai membuka dirinya. Sikapnya perlahan-lahan mulai berubah, dari seorang siswa yang ingin cepat-cepat dikeluarkan dari sekolah barunya, menjadi siswa yang rela untuk tidak menyontek dan memilih untuk belajar mati-matian saat ujian. Bahkan, Sandra rela ikut terlibat dalam pentas kesenian yang diadakan setahun sekali di sekolah itu.

14 Agu 2014

Confessions Of A Not It Girl (Bukan Cewek Gaul) by Melissa Kantor

Judul: Confessions Of A Not It Girl (Bukan Cewek Gaul)
Penulis: Melissa Kantor Polisi
Penerjemah: Dyah Pitaloka Citaresmi
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama, Maret 2005
Tebal: 232 hlm.
ISBN: 9792212523

Sinopsis:
Jan Miller yakin hidupnya ditakdirkan nggak asyik banget. Orang tua Jan sering bersikap memalukan, Jan selalu naksir cowok di saat yang nggak tepat, dan formulir pendaftaran universitasnya berisi pertanyaan yang susah-susah banget.

Beda banget dengan kehidupan sahabatnya, Rebecca, yang dinobatkan jadi Cewek Gaul versi majalah-majalah New York. Rebecca sangat cantik, sangat cerdas, dan cowok-cowok mengikutinya ke mana pun dia pergi. Jan heran kenapa Rebecca masih mau main dengannya, soalnya dia kan sama sekali bukan cewek gaul.

Tapi namanya sahabat, Rebecca setia menemani jatuh-bangun Jan menghadapi PR Prancis yang nggak selesai-selesai dan jadi penasihat cintanya. Termasuk saat Jan naksir berat pada Josh, cowok yang jadi Romeo ketika Jan jadi Juliet pada drama singkat dalam kelas bahasa Inggris-nya. Bisa nggak ya mereka jadi Romeo dan Juliet sungguhan di dunia nyata?

Jan Miller. Jan dibaca "Yahn" loh. Salahkan orang tuanya yang memberinya nama aneh itu. Untunglah teman-temannya banyak yang tidak tahu hal itu tetap memanggilnya Jan, dan ia juga tak mau repot-repot mengoreksi mereka. Jan bukanlah cewek populer. Ia selalu mengeluhkan pantatnya yang sebesar truk (iya, Jan memang agak lebay soal ukuran pantatnya). Maka dapat dikatakan ajaib bahwa ia bersahabat dengan cewek secantik dan segaul Rebbeca, yang baru-baru ini dinobatkan sebagai Cewek Gaul versi majalah remaja New York. Dalam kehidupan sehari-hari, Rebbeca selalu menjadi penasihat Jan soal banyak hal, terutama soal cowok dan fashion. Tapi Jan tetaplah Jan. Meski sering dipilihkan baju-baju keren oleh Rebbeca, tapi tetap saja ia payah dan tak memiliki cukup rasa percaya diri, bahkan untuk menyapa cowok yang sudah lama ia taksir.

Suatu ketika, ia bertemu dengan Josh, teman masa kecilnya yang dulu pindah ke Seattle dan kini kembali lagi ke Manhattan. Ternyata penampilan Josh sudah tidak seculun dulu. Ia telah berubah menjadi cowok keren yang sukses mendepak Tom Richmond dari benak Jan, cowok yang selama ini membuat Jan tergila-gila. Pementasan drama kecil-kecilan Romeo & Juliet di kelas bahasa Inggris sukses membuat Jan klepek-klepek di hadapan Josh. Kesempatan emas datang saat Jan dimintai tolong oleh ibu Josh untuk menjadi pengasuh adik Josh setelah sang pengasuh yang biasanya mengasuh adik Josh jatuh sakit.

Dapatkah Jan menarik perhatian Josh? Cowok itu mau nggak sih sama cewek berpantat lebar seperti Jan? Temukan jawabannya dalam Confessions of A Not It Girl (Bukan Cewek Gaul)  karya Melissa Kantor Pos.

28 Jul 2014

People Like Us by Yosephine Monica

Judul: People Like Us
Penulis: Yosephine Monica
Penerbit: Penerbit Haru, Juni 2014
Tebal: 330 hlm.
ISBN: 978-602-7742-35-2

Sinopsis:
Akan kuceritakan sebuah kisah untukmu.
Tentang Amy, gadis yang tak punya banyak pilihan dalam hidupnya.
Serta Ben, pemuda yang selalu dihantui masa lalu.

Sepanjang cerita ini, kau akan dibawa mengunjungi potongan-potongan kehidupan mereka.
Tentang impian mereka,
tentang cinta pertama,
tentang persahabatan,
tentang keluarga,
juga tentang... kehilangan.

Mereka akan melalui petualangan-petualangan kecil, sebelum salah satu dari mereka harus mengucapkan selamat tinggal.

Mungkin, kau sudah tahu bagaimana cerita ini akan tamat.

Aku tidak peduli.
Aku hanya berharap kau membacanya sampai halaman terakhir.

Kalau begitu, kita mulai dari mana?

Amelia Collins (Amy) adalah gadis 15 tahun yang biasa-biasa saja. Akan tetapi, dia cukup terkenal di antara teman-temannya karena dua hal. Pertama, ia dikenal karena gemar menulis cerita fiksi yang ia posting di blog pribadinya. Cerita karangannya bagus, namun semuanya tak memiliki ending sehingga membuat orang-orang penasaran. Kedua, karena ia menyukai Benjamin Miller. Berawal dari pengakuan Amy kepada teman-teman dekatnya bahwa ia menyukai cowok itu, dan berakhir dengan tersebarnya berita tersebut ke seluruh sekolah. Ya, Amy memang menyukai Ben sejak lama, tepatnya ketika mereka berusia 12 tahun, saat masih di middle school. Amy dan Ben berada di kelas musik yang sama, namun Ben terlalu cuek untuk sekadar melirik Amy. Kenyataannya, Ben memang berusaha untuk menghindari dunia.

Benjamin Miller (Ben). Untuk ukuran anak muda seusianya, ia sudah mengalami berbagai kejadian pahit. Mulai dari ditinggal sang ayah karena kanker, hingga menjadi anggota keluarga yang paling tidak dianggap di rumahnya, membuat cowok itu cenderung sinis. Ia punya mimpi menjadi penulis, tapi karena kemampuannya merangkai kata tidak begitu bagus, ditambah lagi anggota keluarganya tidak mendukung, maka Ben membunuh impiannya itu dan mengalihkannya ke olah raga, tepatnya sepak bola (dan untungnya, Ben memang berbakat di bidang itu). Ben terlalu sibuk menenggelamkan dirinya dalam pikirannya sendiri, sehingga kabar bahwa Amy menyukainya hanya dianggap angin lalu olehnya. Malah, saat bertemu dengan Amy di high school, ia sama sekali tidak mengenal mengenal Amy, dan menganggap cewek itu penguntit (emang bener sih, gelagat Amy emang kayak stalker *LOL*).

24 Jul 2014

An Abundance of Katherines (Tentang Katherine) by John Green

Judul: An Abundance of Katherines (Tentang Katherine)
Penulis: John Green
Penerjemah: Poppy D. Chusfani
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama, 2014
Tebal: 320 hlm.
ISBN: 978-602-03-0527-1

Sinopsis:
Katherine V menganggap cowok menjijikkan.
Katherine X hanya ingin berteman.
Katherine XVIII memutuskan Colin lewat email.
Kalau soal pacar, ternyata tipe yang disukai Colin Singleton adalah cewek-cewek bernama Katherine.

Dan kalau soal Katherine, Colin selalu jadi yang Tercampak. Setelah diputuskan Katherine XIX, cowok genius yang hobi mengotak-atik anagram ini mengadakan perjalanan panjang bersama teman baiknya. Colin ingin membuktikan teori matematika karyanya, supaya dapat memprediksi hubungan asmara apa pun, menolong para Tercampak, dan akhirnya mendapatkan cinta sang gadis.

Colin Singleton adalah anak cerdas. Persisnya, anak ajaib. Sejak kecil ia sudah menunjukkan keajaibannya dengan membaca headline koran yang sedang dibaca ayahnya. Padahal saat itu ia baru berumur 2 tahun. Ia bahkan mengikuti acara kuis di tv yang seluruh pesertanya adalah anak-anak genius (dan Colin menyikat mereka semua). Tak hanya otaknya yang ajaib. Kisah percintaannya pun ajaib. Seumur hidup, Colin hanya mengencani cewek-cewek yang bernama Katherine. Tapi tampaknya hubungannya dengan para Kathernine kurang berjalan lancar. Mereka selalu mencampakkan Colin. Puncaknya adalah ketika Katherine yang ke-19 memutuskan hubungannya dengan cowok itu.

Setelah putus dari Katherine XIX, Colin mengalami patah hati parah. Parah yang benar-benar parah, sampai bikin Colin muntah-muntah. Demi mengatasi patah hatinya, Hassan, sahabat karib Colin yang Muslim mengajak Colin pergi melancong. Ke mana saja, yang penting melancong (mumpung sedang liburan musim panas). Colin menyetujui usul Hassan.  Maka setelah mendapat izin dari orang tua masing-masing, Colin dan Hassan pun pergi berkendara dengan mobil Colin yang dijuluki Kereta Jenazah Setan *ngakak*. Pada saat yang sama, Colin mencoba menciptakan rumus matematika yang diharapkan dapat memprediksi hubungan asmaranya di masa depan (walau memang terkesan mustahil. Tapi Colin kan anak ajaib, ia pasti bisa melakukannya).

Di Gutshot, Tennessee, Colin dan Hassan bertemu dengan gadis bernama Lindsey. Ibu Lindsey yang bernama Hollis menawarkan pekerjaan kepada dua pemuda itu. Karena duitnya lumayan, mereka pun setuju, apalagi mereka boleh menginap dan makan gratis di rumah Hollis. Pekerjaan mereka bisa dibilang sederhana, hanya melakukan wawancara dengan orang-orang yang bekerja di pabrik milik keluarga Lindsey yang memproduksi tali tampon (serius). Di Gusthot inilah Colin mengalami banyak peristiwa menarik, termasuk bertemu dengan cowok menyebalkan yang juga bernama Colin, dan kebetulan adalah pacar Lindsey.

25 Jun 2014

The Fault in Our Stars by John Green

Judul: The Fault in Our Stars
Penulis: John Green
Penerjemah: Inggrid Dwijani Nimpoeno
Penerbit: Qanita, April 2014
Tebal: 424 hlm.
ISBN: 9786021637395

Sinopsis Goodreads:
Mengidap kanker pada umur 16 tahun pastilah terasa sebagai nasib sial, seolah bintang-bintang serta takdirlah yang patut disalahkan. Itulah yang dialami oleh Hazel Grace. Sudah begitu, ibunya terus memaksanya bergabung dengan kelompok penyemangat penderita kanker. Padahal, Hazel malas sekali.

Tapi, kelompok itu toh tak buruk-buruk amat. Di sana ada pasien bernama Augustus Waters. Cowok cakep, pintar, yang naksir Hazel dan menawarinya pergi ke Amsterdam untuk bertemu penulis pujaannya. Bersama Augustus, Hazel mendapatkan pengalaman yang sangat menarik dan tak terlupakan.

Tetap saja, rasa nyeri selalu menuntut untuk dirasakan, seperti halnya kepedihan. Bisakah Augustus dan Hazel tetap optimistis menghadapi penyakit mereka, meskipun waktu yang mereka miliki semakin sedikit setiap harinya?

Novel ini membawa kita ke dunia para karakternya, yang sanggup menghadapi kesulitan dengan humor-humor dan kecerdasan. Di balik semua itu, terdapat renungan mengenai berharganya hidup dan bagaimana kita harus melewatinya.

Saya bela-belain baca buku ini karena kepingin menonton filmnya. Haha. Sebenarnya dulu pernah punya buku ini yang edisi cover 'anak-anak', tapi waktu itu saya memutuskan untuk menjadikannya hadiah giveaway. Nah, kali ini yang saya dapat adalah edisi cover film. Jika biasanya saya kurang menyukai cover film, maka kali ini berbeda. Saya merasa cover versi film ini jauh lebih bagus, mirip cover novel-novel YA pada umumnya.

The Fault in Our Stars berkisah tentang Hazel Grace, penderita kanker tiroid yang sudah menyebar hingga ke paru-paru sehingga ia butuh alat pernapasan dan tangki oksigen kemana-mana. Hazel hanya ingin menikmati sisa hidupnya dengan biasa-biasa saja, di antaranya dengan membaca dan menonton episode American Next Top Model. Namun ibu Hazel menganggapnya depresi (mungkin memang demikian), sehingga ibunya terus memaksa dirinya untuk mengikuti perkumpulan pendukung penderita kanker. Awalnya Hazel menolak, karena perkumpulan tersebut tidak begitu membantunya. Hingga akhirnya di perkumpulan itu, ia bertemu dengan Augustus Waters, cowok keren mantan penderita kanker osteosarkoma (yang sukses membuat cowok itu kehilangan sebelah kakinya sehingga harus menggunakan kaki palsu).