15 Jan 2013

Hotter Potter Event 2013

“Jangan berani ngaku fans berat Harry Potter kalau belum ikut event ini!” tulis Melisa pada blognya. Wow, saya tentu saja merasa tertantang dengan kalimat tersebut, secara ya cyin (halah), saya adalah salah satu penggemar berat ketujuh buku Harry Potter.

Jadi, event ini adalah event baca bareng (dan review) Harry Potter setiap bulannya, mulai dari Januari sampai Juli 2013. Ada 3 macam event yang akan diselenggarakan selama event Hotter Potter berlangsung, yaitu:

1. Baca & posting review ketujuh buku Harry Potter (boleh edisi terjemahan atau bahasa Inggris)
Jadwal post review:
28 Januari 2013 Buku 1: Harry Potter and the Sorcerer’s Stone done. [review]
25 Februari 2013 Buku 2: Harry Potter and the Chamber of Secrets done. [review]
25 Maret 2013 Buku 3: Harry Potter and the Prisoner of Azkaban done. [review]
29 April 2013 Buku 4: Harry Potter and the Goblet of Fire
27 Mei 2013 Buku 5: Harry Potter and the Order of the Phoenix
24 Juni 2013 Buku 6: Harry Potter and the Half-Blood Prince
31 Juli 2013 Buku 7: Harry Potter and the Deathly Hallows (bertepatan dengan ulang tahun Harry)

13 Jan 2013

Happy New Year 2013 + 2013 Reading Challenge

Hai-hai. Wah, kayaknya agak terlambat ya, untuk ngucapin selamat tahun baru? Bagaimanapun nggak afdol rasanya kalau belum ngucapin: happy new year, everyone! Semoga di tahun 2013 ini lebih banyak buku-buku bagus yang kita baca.

Uhm, nggak seperti tahun lalu, tahun ini saya nggak membuat resolusi. Meski begitu, salah satu target saya tahun ini, adalah membaca lebih banyak buku dibanding tahun lalu—dan satu lagi, semoga tetap konsisten menulis review. *menatap hampa tanggal postingan terakhir*

Tahun baru, target baru, tentunya. Untuk Reading Challenge 2013 di Goodreads, saya mengurangi jumlah bacaan saya. Pada 2012 kemarin saya menetapkan 100 buku untuk dibaca sepanjang tahun, sayang yang tercapai hanya separuhnya saja (ternyata kemampuan membaca saya memprihatinkan, sodara-sodara). Karenanya tahun ini saya mengurangi target bacaan menjadi 60 buku saja (setidaknya target ini sedikit lebih banyak dari jumlah buku berhasil saya baca tahun lalu, yaitu 52 buku). Saya berharap semoga targetnya tercapai. Amin. Moga-moga malah melebihi target. Dobel amin. :D

29 Sep 2012

Divortiare by Ika Natassa

Judul: Divortiare
Penulis: Ika Natassa
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama, 2010
Tebal: 328 hlm.
ISBN: 9789792238464
Rating: 4/5

Sinopsis:
Commitment is a funny thing, you know? It's almost like getting a tattoo. You think and you think and you think and you think before you get one. And once you get one, it sticks to you hard and deep.

"Jadi lebih penting punya Furla baru daripada ngilangin nama mantan laki lo dari dada lo?"

Pernah melihat Red Dragon? Aku masih ingat satu adegan saat Hannibal Lecter yang diperankan Anthony Hopkins melihat bekas luka peluru di dada detektif Will Graham (Edward Norton), dan berkata, "Our scar has a way to remind us that the past is real."

Tapi kemudian mungkin kita tiba di satu titik ketika yang ada hanya kebencian luar biasa ketika melihat tato itu, and all you wanna do is get rid of it. So then you did.

Alexandra, 27 tahun, workaholic banker penikmat hidup yang seharusnya punya masa depan cerah. Harusnya. Sampai ia bercerai dan merasa dirinya damaged good. Percaya bahwa kita hanya bisa disakiti oleh orang yang kita cintai, jadi membenci selalu jadi pilihan yang benar.

Little did she know that fate has a way of changing just when she doesn't want it to.

Divortiare berkisah tentang Alexandra, 27 tahun, seorang banker dengan karir cemerlang. Oh ya, tentu saja ia—seperti kebanyakan tokoh utama perempuan dalam novel-novel metropop—berparas cantik. Tapi apakah kehidupannya sesempurna wajah dan karirnya? Tergantung bagaimana kita menilainya, jika dari sedikit info di atas, saya tambahkan satu info lagi: she is a devorcee. Yep. Ia bercerai di usia muda relatif muda. Dan sampai saat ini ia belum ingin membuka hatinya untuk lelaki lain, meskipun Wina, sahabat karibnya kerap berusaha menjodohkan Alexandra.

Adalah Beno, lelaki  yang pernah menjadi suami sang tokoh utama, pria tampan yang berprofesi sebagai dokter bedah jantung, usianya lebih lebih tua delapan tahun dari Alexandra.

Harusnya rumah tangga mereka sempurna. Suami tampan, istri cantik, sama-sama memiliki profesi bergengsi: dokter dan banker. Sayangnya, profesi merekalah yang membuat hubungan mereka semakin merenggang dikarenakan jarangnya mereka bertemu dan berkomunikasi, walaupun tinggal seatap. Masing-masing terlalu sibuk mengurus pekerjaannya. Alexandra sering bekerja hingga larut malam bahkan sering melakukan perjalanan dinas ke luar kota. Sementara Beno, sebagai dokter, ia lebih sering berada di rumah sakit daripada di rumahnya sendiri, bahkan di hari libur sekalipun. Apa gunanya pernikahan jika kita merasa seperti tak punya pasangan hidup? Setelah berpikir masak-masak, Alexandra akhirnya mengajukan cerai.

12 Sep 2012

Kāla Kālī by Valiant Budi & Windy Ariestanty

Judul Buku : Kāla Kālī
Penulis : Valiant Budi & Windy Ariestanty
Penerbit : Gagas Media
Tahun Terbit : 2012 (Cetakan I)
Tebal : 332 Halaman
ISBN: 9789797805814
Harga: Rp. 53.000,-
Rate: 4/5

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Gagas Duet terbaru persembahan Gagas Media kali ini, diberi judul Kāla Kālī*. Salah satu penulisnya, Windy Ariestanty, adalah penulis yang karyanya selalu saya nanti-nanti. Terakhir kali Windy menulis fiksi, adalah ketika ia berduet dengan Christian Simamora dalam novel dewasa berjudul Shit Happens. Kini, beliau kembali menulis fiksi setelah sebelumnya sukses menyentuh hati para pembacanya lewat buku nonfiksi berjudul Life Traveler.

Seperti buku-buku Gagas Duet yang sudah terbit sebelumnya, buku ini terdiri dari dua novela dengan kisah dan gaya bercerita berbeda, sesuai dengan ciri khas masing-masing penulisnya. Kisah pertama ditulis oleh Valiant Budi (yang biasa disapa Vabyo) berjudul: Ramalan dari Desa Emas. Berkisah tentang Keni, remaja perempuan yang ingin merayakan ulang tahunnya yang ke-18 dalam kesendirian, menjadikan Desa Sawarna** sebagai tempat untuk merayakannya. Keni yang awalnya sangat menikmati kedamaian desa Sawarna, mengalami kejadian yang membuatnya pingsan sewaktu menyusuri goa yang menjadi salah satu objek wisata di desa itu. Saat siuman, gadis itu mendapati dirinya dirawat di salah satu rumah nenek 'tukang obat' yang mempunyai cucu berkemampuan meramal, dan konon ramalannya selalu tepat. Betapa syoknya Keni ketika si bocah terus-terusan berkata bahwa Keni akan meninggal sebelum usianya mencapai angka delapan belas. Kemudian, kejadian-kejadian menyerempet maut pun mulai menghampiri Keni. Dapatkah Keni lepas dari ramalan (atau lebih tepatnya, kutukan) dari Desa Emas?

30 Agu 2012

With You: Sehari Bersamamu by Christian Simamora & Orizuka

Judul: With You: Sehari Bersamamu
Penulis: Christian Simamora & Orizuka
Penerbit: GagasMedia, 2012
Tebal: 316 hlm.
ISBN: 9789797805739
Rating: 4/5

Sinopsis:
365 hari dalam setahun,
24 jam dalam sehari.

Di antara semua waktu yang kita punya,
kau sengaja memilih hari itu.

keluar dari mimpi indah,
lalu hadir dalam hidupku...

sebagai cinta yang selama ini aku tunggu.

WITH YOU adalah Gagas Duet, novella dari dua penulis GagasMedia: Christian Simamora dan Orizuka. Keduanya mempersembahkan dua cerita cinta yang menemukan takdirnya dalam satu hari saja.

Well, ini adalah novel Gagas Duet ke-6, tapi inilah Gagas Duet pertama yang saya baca. Bagaimana mungkin saya melewatkan novel Gagas Duet ini, kalau penulisnya adalah Christian Simamora, penulis favorit saya? Sementara Orizuka, saya kepincut sama novel yang berjudul Infinitely Yours yang oh-so-Korean-Drama banget, which is, I really like it. Hehe. Jadi, akan seperti apakah hasil duet penulis yang karya-karyanya selalu dinanti para pembaca ini?

10 Agu 2012

20, 30, 40 (Club Camilan 2) by Jaqueline Brahms, Rara Pramesti, Cenila Krena

Judul Buku: 20, 30, 40 (Club Camilan 2)
Penulis: Jaqueline Brahms, Rara Pramesti, Cenila Krena
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit: 2012
Tebal: 376 halaman
ISBN: 9789792282306
Rate: 4/5


--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
20, 30, 40. Angka tersebut tercetak besar-besar pada sampul depan novel metropop ini. Mungkin ada pembaca yang bertanya apa makna dari angka-angka itu? Jika kita membalik buku ini dan membaca sinopsis pada sampul belakang, jawabannya ada di sana. Angka-angka itu adalah umur, yang mewakili usia dari masing-masing penulis yang juga tokoh utama dalam buku ini. Wait… WHAT? Penulis sekaligus tokoh utama?

Yep, kamu tidak salah baca kok. Jika kamu pernah membaca Club Camilan yang pertama, maka kamu pasti tahu bahwa buku tersebut ditulis berdasarkan kisah nyata para penulisnya, yang tentu saja ditambahi bumbu-bumbu. Bisa jadi bumbunya banyak. Mungkin juga ending setiap kisahnya tak sama dengan dunia nyata. Kita hanya diminta untuk mendengar mereka bercerita tentang dunia mereka. Dunia yang tak semua orang mampu menerima dengan lapang dada. Sebuah dunia bernama lesbian.

20, 30, 40 terdiri tiga novela yang ditulis oleh tiga perempuan beda usia. Perempuan pertama adalah Jaqs, mahasiswi berusia 20-an yang santai dalam menjalani hidup. Sebagai seorang lesbian, Jaqs cukup gampang jatuh cinta. Dan bila sudah jatuh cinta, ia akan melakukan berbagai cara yang paling wajar untuk mendapatkan perhatian perempuan yang ia taksir, seolah kehidupan cintanya tak berbeda dengan manusia hetero lainnya. Ada cinta yang datang, ada cinta yang harus rela dilepas. Jaqs menyikapi semuanya dengan santai. Hingga akhirnya ia bertemu dengan cinta sejatinya. Siapakah perempuan beruntung itu? :)

1 Agu 2012

One Last Chance by Stephanie Zen

Judul: One Last Chance
Penulis: Stephanie Zen
Penerbit: PT. Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit: 2012
Tebal: 288 Halaman
ISBN: 9789792282559
Harga: Rp. 47.500,-
Rate: 3/5

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Bagi Adrienne Hanjaya, tak boleh ada patah hati yang tak menghasilkan royalti. Itulah prinsip menulisnya. Setiap kisah patah hatinya di dunia nyata dituliskannya kembali ke dalam novel, dan sering kali menggunakan nama asli sang tokoh pria, dengan ending yang buruk bagi tokoh pria dan ending bahagia bagi tokoh wanita. Hal tersebut semacam wujud balas dendam kepada cowok-cowok yang telah menyia-nyiakan cintanya. Dan ketika novel-novel yang ditulisnya ternyata menjadi bestseller, Adrienne merasa semakin puas.

Dulu, Adrienne hanya menuliskan pengalaman patah hatinya ke dalam diary. Kemudian gadis itu membaca sebuah artikel di majalah remaja yang membahas tentang penulis idolanya. Ketika ditanya darimana sumber inspirasi sang penulis, sang penulis menjawab bahwa ia terinspirasi dari pengalaman pribadinya ketika masih SMA yang ditulisnya dalam diary. Ia kemudian mengetik ulang diary-nya, menambahkan bumbu di sana-sini, dan mengirim naskahnya ke penerbit. Adrienne melakukan hal yang sama dengan yang dilakukan penulis idolanya itu. Dewi Fortuna menaungi Adrienne, karena naskah yang berasal dari diary pribadinya menjadi novel laris.