Penulis: J.K. Rowling
Penerjemah: Esti A. Budihabsari, Andityas Prabantoro, Rini Nurul Badariah
Penerbit: Qanita, 2012 (Cetakan I)
Tebal: 593 hlm.
ISBN: 9786029225686
Rating: 4,5/5
(Buku ini adalah hadiah ulang tahun dari Trio Rempong. Thank you guys.)
Sinopsis:
Ketika Barry Fairbrother meninggal di usianya yang baru awal empat puluhan, penduduk kota Pagford sangat terkejut.Dari luar, Pagford terlihat seperti kota kecil yang damai khas Inggris, dengan Alun-alun, jalanan berbatu, dan biara kuno. Tetapi, di balik wajah nan indah itu, tersembunyi perang yang berkecamuk.Si kaya melawan si miskin, remaja melawan orangtua, istri melawan suami, guru melawan murid... Pagford tak seindah yang dilihat dari luar.Dan kursi kosong yang ditinggalkan Barry di jajaran Dewan Kota menjadi pemicu perang terdahsyat yang pernah terjadi di kota kecil itu. Siapakah yang akan menang dalam pemilihan anggota dewan yang dikotori oleh nafsu, penipuan, dan pengungkapan rahasia-rahasia tak terduga ini?
The Casual Vacancy bersetting di kota fiksi di Inggris, Pagford—kota kecil yang tenang, indah dan teratur. Di kota kecil seperti ini, warga saling mengenal satu sama lain dan gosip cepat sekali menyebar. Kota ini memiliki pemerintahan yang disebut Dewan Kota, yang diketuai oleh Barry Fairbrother. Selama ini terjadi perpecahan dalam tubuh Dewan Kota, disebabkan perbedaan pendapat para anggotanya terkait kawasan pemukiman di pinggiran Pagford, yang disebut Fields. Warga kota Pagford membenci kawasan tersebut, sebab selain kumuh, warga yang menghuninya dianggap sebagai wabah yang dapat membawa pengaruh buruk bagi warga Pagford; banyak penghuni Fields yang menjadi pecandu obat-obat terlarang.
Sebenarnya Fields bukan kawasan pemukiman yang dibagun oleh Pagford, melainkan dibangun oleh kota Yarvil. Tapi karena berada di area kota Pagford, maka Fields dinyatakan sebagai bagaian dari Pagford (mengapa begitu? Baca bukunya deh ya *dijitak*).
Sebenarnya Fields bukan kawasan pemukiman yang dibagun oleh Pagford, melainkan dibangun oleh kota Yarvil. Tapi karena berada di area kota Pagford, maka Fields dinyatakan sebagai bagaian dari Pagford (mengapa begitu? Baca bukunya deh ya *dijitak*).
Kembali ke Dewan Kota, ada dua pihak yang bersilang pendapat. Satu pihak ingin melepas Fields dari Pagford agar kawasan itu tak lagi menjadi tanggung jawab Pagford, sementara pihak yang lain bersikeras mempertahankan Fields sambil terus berusaha membuat perubahan yang baik bagi wilayah tersebut (salah satunya dengan membantu merehabilitasi warga Fields yang menjadi pecandu).






