16 Feb 2013

Perpustakaan Ajaib Bibbi Bokken by Jostein Gaarder & Klaus Hagerup

Judul: Perpustakaan Ajaib Bibbi Bokken
Penulis: Jostein Gaarder & Klaus Hagerup
Penerjemah: Ridwana Saleh
Penerbit: Mizan, 2006
Tebal: 295 hlm.
ISBN: 9789794334157
Rating: 4/5

Sinopsis:
Dua saudara sepupu, Berit dan Nils, tinggal di kota yang berbeda. Untuk berhubungan, kedua remaja ini membuat sebuah buku-surat yang mereka tulisi dan saling kirimkan di antara mereka. Anehnya, ada seorang wanita misterius, Bibbi Bokken, yang mengincar buku-surat itu. Bersama komplotannya, tampaknya Bibbi menjalankan sebuah rencana rahasia atas diri Berit dan Nils. Rencana itu berhubungan dengan sebuah perpustakaan ajaib dan konspirasi dalam dunia perbukuan. Berit dan Nils tidak gentar, bahkan bertekad mengungkap misteri ini dan menemukan Perpustakaan Ajaib Bibbi Bokken.

Melalui cerita yang bernuansa detektif ini, Jostein Gaarder, pengarang Sophies World, dan Klaus Hagerup, mengajak kita berpetualang dalam dunia buku dan perpustakaan. Tanpa sadar, Anda akan diperkenalkan dengan Klasifikasi Desimal Dewey, Winnie the Pooh, Anne Frank, teori sastra, teori fiksi, teori menulis, sejarah buku dan perpustakaan, dan masih banyak lagi. Dengan demikian, buku ini adalah pengantar kepada dunia buku yang dapat dinikmati pembaca kanak-kanak, remaja, maupun dewasa.

Namun, pada saat itu aku pun tahu bahwa setiap kali membuka sebuah buku, aku akan bisa memandang sepetak langit. Dan jika membaca sebuah kalimat baru, aku akan sedikit lebih banyak tahu dibandingkan sebelumnya. Dan segala yang kubaca akan membuat dunia dan diriku sendiri menjadi lebih besar dan luas. (hlm 238)

Alkisah, hiduplah dua saudara sepupu, Nils (cowok) dan Berit (cewek), yang tinggal di dua kota berbeda: Fjaerland dan Oslo. Seusai menikmati liburan musim panas bersama, mereka memutuskan untuk tetap berhubungan dengan cara saling berkirim surat. Cara yang mereka pilih cukup unik, karena alih-alih mengirim surat dengan kertas biasa, mereka memilih menulis dalam sebuah buku yang mereka kirimkan bolak-balik Oslo dan Fjaerland. Awalnya Nils mengira isi surat mereka akan membosankan, karena liburan musim panas sudah usai. Ternyata ia keliru. Semua berawal saat Nils mengungkit-ungkit tentang wanita misterius yang mengintip puisi yang sedang mereka tulis di buku tamu sewaktu berlibur bersama di Pondok Flatbre.

Suatu ketika Berit memungut sepucuk surat yang terjatuh dari tas si wanita misterius. Dari surat itu terungkap bahwa wanita itu bernama Bibbi Bokken, seorang bibliografer. Surat itu juga menyebut-nyebut soal buku yang akan terbit tahun depan, padahal buku tersebut  belum ditulis, bahkan belum diketahui siapa penulisnya. Judul buku itu adalah "perpustakaan ajaib". Hal ini mengundang rasa ingin tahu kedua saudara sepupu tersebut. Maka, mereka pun mulai melakukan penyelidikan (kalau tidak mau dibilang ‘bermain detektif-detektifan') untuk mencari tahu siapa sebenarnya Bibbi Bokken.

13 Feb 2013

Heist Society (Pencuri Kelas Atas) by Ally Carter

Judul: Heist Society (Pencuri Kelas Atas)
Seri: Heist Society #1
Penulis: Ally Carter
Penerjemah: Alexandra Karina
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama, 2011
Tebal: 336 hlm.
ISBN: 9789792278026
Rating: 4/5

Sinopsis:
Waktu Katarina Bishop berumur tiga tahun, orangtuanya mengajaknya ke Louvre di Paris untuk mencuri koleksi lukisan museum itu. Pada ulang tahunnya yang ketujuh, Kat diajak berjalan-jalan ke Austria untuk mencuri permata di mahkota kerajaan. Dan pada umur lima belas tahun, Kat membuat rencana khusus--masuk ke sekolah asrama terbaik, bertekad meninggalkan bisnis keluarga untuk selamanya.

Tetapi, hanya tiga bulan kemudian, teman sekaligus mantan rekan Kat, Hale, muncul dan membawanya kembali ke dunia yang coba ia tinggalkan. Tapi cowok itu punya alasan bagus: ayah Kat butuh bantuannya. Kini ayah Kat terjebak di Paris, diawasi Interpol dan penjahat besar karena dituduh melakukan dua pencurian berbeda pada saat bersamaan.

Kat hanya punya satu pilihan: membuktikan bahwa ayahnya tidak bersalah. Padahal ia hanya punya waktu dua minggu untuk melacak keberadaan benda-benda seni itu, mengelilingi Eropa untuk mencari petunjuk, dan akhirnya... melakukan pencurian terbesar dalam sejarah keluarganya.

Katarina Bishop yang berusia lima belas tahun memutuskan keluar dari bisnis keluarga dan pergi bersekolah di Colgan School, salah satu sekolah asrama terbaik. Bisnis keluarga macam apa sih, yang membuat Kat ingin keluar? Ternyata, ‘bisnis keluarga’ yang dimaksud di sini adalah mencuri. Yap, benar sekali, ia berasal dari keluarga pencuri. Tidak sembarang pencuri, keluarga Kat adalah pencuri profesional yang melakukan pencurian benda-benda seni. Pada usia tiga tahun saja ia sudah diajak orang tuanya ke Louvre di Paris untuk ikut ambil bagian dalam pencurian koleksi lukisan di museum tersebut. Sebetulnya Kat cukup terkenal di kalangan para pencuri profesional. Hanya saja, ia merasa bisnis keluarga tersebut tidak cocok baginya, karena itulah ia memutuskan untuk keluar.

Sayangnya hanya tiga bulan saja Kat bersekolah di Colgan. Semuanya gara-gara, Hale, mantan rekan Kat, yang menjebak gadis itu sehingga ia dikeluarkan dari sana. Tujuannya Hale jelas: untuk membawa kembali Kat ke dunia yang telah ditinggalkannya. Tadinya Kat hendak menolak untuk kembali, namun kabar  buruk dari Hale membuat gadis itu berubah pikiran. Ayah Kat butuh bantuan. Beliau tengah diawasi Interpol dan juga seorang penjahat berbahaya, karena dituduh melakukan dua pencurian yang berbeda pada saat bersamaan. Kat yakin sekali ayahnya tidak bersalah.

9 Feb 2013

Winner Announcement: My First Giveaway


Waktunya pengumuman pemenang My First Giveaway yang berlangsung dari tanggal 1-8 Februari 2013! Terima kasih bagi semua sudah berpartisipasi dengan men-share novel romance favorit kalian. Ternyata banyak yang belum saya baca! *masukin semuanya ke wish-list* :D Melalui random.org, telah terpilih satu pemenang secara acak dari total 20 peserta dan 97 entry. Dan yang memenangkan 2 (dua) novel romance karya Erich Segal adalah...

8 Feb 2013

Kana Di Negeri Kiwi by Rosemary Kesauly

Judul Buku: Kana Di Negeri Kiwi
Penulis: Rosemary Kesauly
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit: 2005 (Cetakan III)
Tebal: 208 hlm
ISBN: 979221271X
Harga: Rp. 27.500,-
Rate: 4/5

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Sudah lama nggak membaca teenlit, sekalinya mulai membaca lagi langsung dapat yang bagus meskipun terbitan lama (tahun 2005). Buku ini berkisah tentang Kana yang tinggal di Negeri Kiwi. Membaca judul “Kana Di Negeri Kiwi” bayangan yang muncul di benak saya adalah buku ini semacam cerita fantasi, soalnya mengingatkan saya pada judul “Alice In Wonderland”. Ternyata buku ini jauh dari hal-hal yang berhubungan dengan fantasi. Yang dimaksud Negeri Kiwi adalah negeri Selandia Baru, yang memang dijuluki Negeri Kiwi.

Sebelum pindah ke Selandia Baru, Kana tinggal di Yogyakarta. Orang tua kana sudah bercerai sejak Kana masih kecil. Ibunya asli Solo, sementara ayahnya adalah seorang antropolog berwarga negara Selandia Baru. Dikarenakan suatu hal, ibu dan ayah memutuskan untuk bercerai saat Kana masih sangat kecil. Ayahnya pulang ke Selandia Baru, sementara Kana tetap tinggal bersama ibunya. Hubungan Kana dan ibunya tidak bisa dibilang mesra, bahkan, cukup buruk. Setiap hari mereka selalu bertengkar. Saat Kana berusia 15 tahun, ibunya menikah lagi, dan Kana dikirim ke Selandia Baru untuk tinggal bersama ayahnya yang selama ini hanya dikenalnya lewat foto dan kartu-kartu yang dikirim ayahnya setiap kali Kana berulang tahun.

6 Feb 2013

Charlie Bone and the Time Twister (Charlie Bone dan Mesin Waktu) by Jenny Nimmo

Judul: Charlie Bone and the Time Twister (Charlie Bone dan Mesin Waktu)
Seri: The Children of the Red King #2
Penulis: Jenny Nimmo
Penerjemah: Iryani Syahrir
Penerbit: Ufuk, 2011 (Cetakan I)
Tebal: 416 hlm.
ISBN: 9786029346251
Rating: 4/5

Sinopsis:
Charlie Bone berharap semester baru di Bloor’s Academy tidak akan memberikan kejutan yang mengecewakan. Namun, muncullah Henry Yewbeam, yang keluar melalui mesim waktu dari musim dingin bersalju pada tahun 1916. Dengan para bibi Yewbeam yang jahat selalu memata-matainya dan keluarga Bloor siap menangkapnya, Henry membutuhkan bantuan Charlie hanya untuk bertahan hidup.

Henry Yewbeam, yang hidup pada tahun 1916 dijebak oleh Ezekiel Bloor, sepupunya yang jahat, untuk melihat ke dalam kelereng ajaib yang ternyata adalah Time Twister (Mesin Waktu) sehingga Henry terdampar di masa depan, di masa ketika Charlie Bone hidup dan bersekolah di Bloor’s Academy. Secara kebetulan Charlie menyaksikan kemunculan Henry, sosok yang hampir mirip dengannya itu. Wajar saja jika Charlie mirip dengan Henry, karena anak tersebut sebenarnya adalah kakak dari kakek Charlie. Setelah mengetahui bahwa peristiwa yang menimpa Henry adalah ulah Ezekiel muda, Charlie memutuskan bahwa lebih baik jika orang-orang tidak mengetahui keberadaan Henry, terutama karena Ezekiel Bloor masih hidup dan tinggal di Bloor’s Academy. Sebab meskipun Ezekiel sudah sangat tua, namun ia masih berkuasa dan masih jahat. Charlie sangat yakin bahwa waktu tidak akan membuat rasa benci Ezekiel tua terhadap Henry bakal berkurang.

Dugaan Charlie bahwa semester kali ini akan membosankan setelah menyelamatkan Emma Tolly pada semester lalu, tampaknya keliru. Sebab kemunculan Henry akhirnya diketahui oleh Ezekiel, dan keluarga Bloor beserta bibi-bibi Charlie yang keji berusaha untuk menyingkirkan Henry… selamanya.

3 Feb 2013

Midnight For Charlie Bone (Tengah Malam Bagi Charlie Bone) by Jenny Nimmo

Judul: Midnight For Charlie Bone (Tengah Malam Bagi Charlie Bone)
Seri: The Children of the Red King #1
Penulis: Jenny Nimmo
Penerjemah: Iryani Syahrir
Penerbit: Ufuk Press, 2010 (Cetakan I)
Tebal: 412 hlm.
ISBN: 9786028801522
Rating: 3/5

Sinopsis:

Akibat bakat ajaibnya, Charlie dikirim ke sekolah asrama Bloor’s Academy ketika berusia sepuluh tahun. Sekolah itu berisi ratusan murid yang sepuluh di antaranya adalah anak-anak berbakat ajaib, seperti Billy yang bisa berbicara kepada binatang dan Gabriel yang bisa mendeteksi perasaan pemilik benda yang disentuhnya.

Di Bloor’s Academy yang penuh misteri, Charlie menyelidiki hilangnya Emma, seorang anak perempuan yang diduga telah dihipnotis oleh Manfred Bloor, anak kepala sekolah. Bersama sahabat-sahabatnya, Benjamin dan Fidelio, Charlie berusaha mengungkapnya. Mampukah mereka memecahkan misteri tersebut? Selain itu, bisakah Charlie bertemu kembali dengan ayahnya, yang baru ia ketahui hilang, bukannya meninggal?

Charlie Bone tinggal bersama ibu, dua orang nenek, dan seorang paman pemurung yang lebih suka mengurung diri di kamar. Dalam diri Charlie mengalir darah keluarga Yawbeam, keluarga kuno yang dalam sejarahnya dipenuhi dengan seniman; mereka memiliki bakat yang sangat tidak biasa, seperti menghipnotis, membaca pikiran, dan sihir-menyihir. Sejauh ini Charlie tidak pernah menunjukkan bakat apapun, dan itu membuat salah satu neneknya (dari keluarga Yewbeam) yang kejam dan selalu mengeluh, merasa kecewa dan dianggapnya Charlie ‘tidak normal’. Charlie sendiri tak keberatan dengan ‘keabnormalannya’ tersebut. Hingga suatu saat, tanpa sengaja Charlie mendengar suara-suara dari selembar foto. Ini membuat neneknya senang dan memutuskan mengirimnya ke Bloor’s Academy, sekolah bagi anak-anak yang luar biasa cerdas, atau yang berkemampuan ‘spesial’ seperti Charlie Bone.

Bloor’s Academy adalah bangunan kuno yang amat besar dan terlihat suram. Sekolah itu pun tidak terlalu menyenangkan. Makanannya tidak enak dan gurunya galak (yeah, tidak semuanya sih). Mr. Bloor, pemilik sekolah tersebut, bukan laki-laki yang ramah dan sepertinya ia menginginkan sesuatu dari Charlie. Terlebih lagi anak Mr. Bloor, Manfred Bloor, yang bertampang licik dan berbakat menghipnotis orang lain, tampaknya senang sekali menyulitkan Charlie. Meski begitu, Charlie punya teman-teman dekat di sekolah itu. Di antaranya Fidelio, anak yang berbakat dalam musik (seluruh anggota keluarganya pemusik), Olivia yang berbakat dalam akting, Gabriel yang bisa mendeteksi perasaan pemilik benda yang disentuhnya, serta Billy, bocah albino mungil yang bisa berbicara dengan binatang.

1 Feb 2013

My First Giveaway

CLOSED!
winner announcement: here
Halo semuanya. Sekarang sudah memasuki bulan Februari, bulan yang katanya penuh lope-lope, alias cinta. Maka, pada kesempatan yang berbahagia ini, saya akan membagi-bagikan cinta (halaah) dalam bentuk giveaway! Nah, karena ini adalah giveaway pertama saya, maka syaratnya pun cukup mudah. Kasih tahu syaratnya dulu atau hadiahnya dulu? Uhm, mending hadiahnya dulu deh ya. Bisa dilihat di bawah. Semoga berkenan. :)