30 Nov 2014

The Naked Traveler: 1 Year Round The World Trip Part 1 - Trinity

Judul: The Naked Traveler: 1 Year Round The World Trip Part 1
Penulis: Trinity
Penerbit: B-First, September 2014
Tebal: 260 hlm.
ISBN: 9786021246146
Bisa dibeli di tokobuku.getscoop.com

Sinopsis:
Kalau umumnya orang Indonesia jalan-jalan maksimum dua minggu, Trinity jalan-jalan selama satu tahun penuh! Ia telah mencapai lebih dari 144.577 km dan berkunjung ke 22 negara di dunia.

Apa saja sih yang harus dipersiapkan kalau mau jalan-jalan selama lebih dari 365 hari? Wuihh, pasti nggak kebayang deh. Mulai dari hal dasar seperti baju, bahan makanan, akomodasi, mengurus transportasi, sampai urus visa ke sana kemari.

Berbekal perencanaan matang dan tekad “gimana di sana lah ntar”, Trinity mantap melangkahkan kakinya dan bertualang mengitari bumi.

Di buku The Naked Traveler: 1 Year Round the World Trip Part 1 ini, kita akan diajak jalan-jalan keliling Eropa, Brasil, Cile, Peru, dan Ekuador. Mulai dari mengunjungi negara baru bernama Republik Uzupis, menangis di kamp konsentrasi Nazi di Auschwitz, menginap di penjara tua di Ljulbljana, mendaki kota Inca yang hilang di Machu Picchu, memancing ikan piranha di Sungai Amazon, hingga berenang bersama ratusan singa laut di Galapagos!

Bagi pembaca yang menyukai traveling ala backpacker pasti sudah tidak asing dengan buku-buku The Naked Traveler karya Trinity. Trinity terkenal dengan gaya berceritanya yang khas, blak-blakan serta penuh humor. Beliaulah yang mempelopori terbitnya buku-buku bertema traveling  yang ditulis dengan gaya yang fun. Dulunya Trinity adalah “mbak-mbak kantoran” yang hanya mengandalkan cuti demi memenuhi kebutuhannya akan traveling. Kini, ia telah menjadi full-time travel writer. Dari jalan-jalanlah ia memperoleh penghasilan. Ah, sungguh membuat iri. Betapa menyenangkan memperoleh penghasilan dari hobi.

Setelah menerbitkan The Naked Traveler 1-4, The Naked Traveler Anthology, dan The Naked Traveler: Across the Indonesian Archipelago, Trinity melakukan gebrakan dengan menuliskan perjalanannya keliling dunia selama setahun! Pengalamannya tersebut dituangkan dalam buku yang berjudul The Naked Traveler: 1 Year Round The World Trip. Karena bahan tulisannya yang banyak, bukunya pun dibagi menjadi dua bagian: Part 1 dan Part 2.

Pada bagian pertama ini terdapat cerita perjalanan penulis di beberapa negara di Eropa, kemudian Brasil, Cile, Ekuador, dan Peru. Sungguh menyenangkan mengikuti cerita perjalanan Trinity. Walau secara umum gaya bercerita Trinity tetap blak-blakan dan informatif, namun saya merasa tulisannya dalam buku ini lebih baik dari buku-buku The Naked Traveler sebelumnya. Hampir semua bagian dalam buku ini mampu membuat saya terhibur. Seolah-olah penulis sendiri yang bercerita langsung ke saya, layaknya seorang teman yang bercerita dengan penuh antusiasme. Berkat kepiawaian penulis, saya jadi ikut merasakan feeling penulis sewaktu menyimak cerita tentang berbagai tempat yang ia kunjungi; saya ikut merasa kagum tentang keindahan alam di Peru, ikut semaput pada bagian mendaki Maccu Picchu, ikut menetaskan air mata saat mengunjungi camp konsentasi Nazi (serius,  bagian ini benar-benar menyayat hati), bahkan ikut merasa risih terhadap kelakuan-kelakuan aneh penghuni hostel di berbagai negara.

Membaca buku ini, kamu harus siap-siap terhipnotis untuk kepingin jalan-jalan keliling dunia. Saya, paling tidak, merasa tergugah untuk mengunjungi beberapa tempat yang diceritakan di buku ini, salah satunya adalah Maccu Picchu. Hmm. Kapan ya, saya bisa mengunjungi tempat keren itu? :')

Maccu Picchu (sumber)

Dalam buku ini penulis juga memasukkan banyak tips bermanfaat bagi pembaca yang berminat jalan-jalan ke luar negeri. Kita akan mendapatkan info menarik (meski tidak semuanya menyenangkan) tentang segala urusan visa dan izin masuk ke berbagai negara di Eropa. Sekadar tahu saja, ada beberapa negara terlalu ketat dalam ‘menyeleksi’ orang-orang yang berhak berkunjung ke negara mereka. Saya jadi ikutan jengkel saat penulis bercerita tentang betapa repotnya ketika berjunjung ke negara tertentu (baca sendiri bukunya untuk tahu negara mana yang saya maksud).

Secara keseluruhan, saya sangat menikmati membaca The Naked Traveler: 1 Year Round The World Trip Part 1 ini. Meksi belum kesampaian jalan-jalan keliling dunia (paling tidak ke luar negeri), saya merasa seperti telah ikut mengunjungi negara-negara yang diceritakan penulis. Saya juga menyukai kemasan buku ini. Sampul luarnya sangat cantik serta isi dalamnya full color. Namun yang perlu diperhatikan oleh penerbit adalah terdapat beberapa halaman yang paduan warna antara background dan font-nya sedikit kurang kontras sehingga agak menyulitkan untuk dibaca. Tapi secara keseluruhan, buku ini adalah salah satu buku traveling terbaik yang pernah saya baca.

Ah, saya tidak sabar untuk membaca Part 2-nya. >.<

Rating:

6 komentar:

  1. haiyak, ini wishlist udah lama (tapi belom kebeli juga -_-)
    gaya cerita Trinity emang asik banget buat dinikmati. top deh :D

    BalasHapus
  2. Oh meeeen.. aku baru tahu ini buku yg bener2 baru. Kirain cuma ganti cover aja.. =))

    BalasHapus
    Balasan
    1. Percaya atau nggak, aku juga tadinya sempat mikir gitu. Setelah cari info di goodreads, ternyata memang buku baru. :))

      Hapus
  3. di satu sisi pengen banget baca ini, tp di sisi lain malah males, takut ngiri hehehe...

    BalasHapus

Back to top