29 Jun 2015

Opini Bareng BBI: Setting Favorit Dalam Buku

image source here, edited by me.
Entah mengapa saat mendengar kata latar/setting, yang nyantol di benak saya adalah latar tempat saja: hutan, kantin sekolah, kota kelahiran, goa, pasar, got, rumah bordil, dsb. Padahal, latar dalam sebuah cerita kan, nggak melulu tempat saja. Ada latar waktu (subuh, jam makan siang, masa lalu, masa depan, dll), bahkan latar suasana (tegang, santai, gembira, sedih, dll). Apakah ada latar lain selain tempat, waktu, dan suasana? Mungkin ada ya, tapi berhubung penyakit malasius guglingitis saya lagi kambuh, maka untuk postingan kali ini, saya hanya akan membahas latar tempat. Persisnya, latar tempat yang paling berkesan yang pernah saya temui dalam sebuah bacaan fiksi.

Dalam sebuah fiksi, baik kontemporer maupun fantasi, latar tempat merupakan bagian yang tak terpisahkan dari cerita. Bisa jadi, latar tempat itulah yang menjadi sumber konflik suatu cerita. Beberapa waktu yang lalu Gagas Media sempat sukses dengan seri Setiap Tempat Punya Cerita (STPC) di mana setiap bukunya memiliki latar luar negeri. Beberapa di antaranya adalah Paris: Aline karya Priska Primasari, London: Angel karya Windry Ramadhina, Melbourne: Rewind karya Winna Efendi, dan Bangkok: The Journal karya Moemoe Rizal. Dari judul-judul yang saya sebutkan tersebut, baru Bangkok: The Journal-lah yang sudah saya baca. Saya sangat menyukai buku tersebut karena dua hal: pertama, tema ceritanya yang sangat menyentuh. Kedua, latar kota Bangkok itu sendiri.

28 Jun 2015

The Lunch Gossip - Tria Barmawi

Judul: The Lunch Gossip
Penulis: Tria Barmawi
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
Cetakan: II, November 2013
Tebal: 264 hlm.
ISBN: 9789792274691

Sinopsis:
Mereka mencari bitch...

dan menemukannya dalam diri mereka masing-masing.

Xylana, Kynthia, Keisha, Vinka, dan Arimbi. Si jutek yang perfeksionis, si cantik yang lembut hati, si serampangan berlidah tajam, si ibu peri yang ramah dan ceria, dan si mungil yang rapuh. Lima orang dengan karakter berbeda terdampar di kantor yang sama.

Dari makan siang bersama, mereka menjadi sahabat sejati. Ada yang menyukai mereka, ada yang membenci mereka. Satu demi satu mereka ditimpa masalah besar.

Apakah ini perbuatan Kasih Kinanti, si superbitch, musuh besar mereka bersama? Atau apakah ada orang lain yang sebenarnya jadi serigala berbulu domba, musuh mereka yang sebenarnya?

Kenalkan, lima sahabat wanita dari BeIT Corp, sebuah perusahaan konsultan IT. Mereka adalah Xixi, Tia, Keisha, Vinka, dan Arimbi. Kelima sahabat ini sangat dekat satu sama lain walaupun memiliki kepribadian yang berbeda-beda, bahkan beberapa dari mereka saling bertolak belakang. Xixi memiliki karakter yang jutek dan perfeksionis. Tia, si cantik yang lembut hati. Keisha suka bertindak serampangan dan berlidah tajam. Vinka bertindak sebagai ibu peri yang selalu ramah dan ceria. Terakhir adalah Arimbi, si mungil yang polos dan tampak rapuh. Seperti umumnya geng sahabat perempuan, mereka suka bergosip saat makan siang.

Tema gosip mereka yang menjadi sorotan utama dalam cerita ini adalah istilah slank dari Amerika yaitu “bitch” (pada tahu artinya kan?). Hal ini bermula ketika mereka berlima membaca artikel dari sebuah majalah yang membahas tentang bitch, lengkap dengan ulasan ciri-ciri perempuan yang biasanya mendapatkan label kasar tersebut. Kalau ngikutin plek apa saja disebutkan di artikel sih, maka wanita mana pun, bahkan anggota geng Xixi cs sendiri, bisa saja dikategorikan sebagai bitch. Tapi kelimanya sepakat, bahwa ada satu orang di kantor yang memenuhi semua kriteria bitch sejati, yakni Kasih Kinanti, yang kemudian mereka juluki sebagai superbitch!

24 Jun 2015

Wishful Wednesday #25: The Chronicles of Audy series by Orizuka

Penasaran dan kepingin baca seri ini karena beberapa waktu yang lalu teman-teman seperbukuan lumayan heboh membahas seri ketiga The Chronicles of Audy, yang berjudul 4/4. Judul seri Audy karya Orizuka ini menurut saya cukup unik sebab semuanya mengandung unsur angka. Ceritanya tentang apa, saya nggak tahu. Untung ada Goodreads yang berguna banget buat ngintip-ngintip sinopsis buku. Hehe.

23 Jun 2015

Assassination Classroom Vol. 1 - Yusei Matsui

Judul: Assassination Classroom Vol. 1
Pengarang: Yusei Matsui
Alih Bahasa: Martina Rosmawati
Penerbit: PT Elex Media Komputindo, 2015
Tebal: 184 hlm
ISBN: 9786020259857

Sinopsis:
Begitu aba-aba terdengar, mendadak seisi kelas dipenuhi suara tembakan! Inilah kelas 3-E SMP Kunugigaoka, kelas pembunuh, di mana seluruh muridnya berlomba-lomba merenggut nyawa wali kelas mereka. Kehidupan yang jauh dari normal ketika “Guru dan Murid” berubah menjadi “Sasaran dan Pembunuh” pun dimulai...

Saya mendapatkan informasi mengenai komik ini dari review Ren di Goodreads. Kalau tidak membaca reviewnya, mungkin saya akan mengira komik ini semacam Battle Royale yang sadis dan berdarah-darah itu (lihat saja judul dan sinopsisnya). Namun berbekal pengetahuan bahwa komik ini sebenarnya bergenre komedi, saya pun memberanikan diri (halah) untuk membelinya. Hasilnya, sungguh sebuah bacaan yang menghibur, bikin ketawa, dan juga heartwarming. Ah…

Oke, saya akan bercerita sedikit tentang komik ini. Alkisah, ada alien bertentakel yang baru-baru ini menghancurkan bulan hingga 70%, sehingga menyisakan sebentuk bulan sabit permanen di langit. Tak puas menghancurkan bulan, si alien yang memiliki kecepatan maksimal Mach 20 tersebut (apalah itu Mach 20, yang jelas cepat banget) berencana untuk menghancurkan bumi. Para pemimpin dunia berkumpul secara rahasia untuk membahas cara membunuh si alien, namun sayangnya hingga saat ini tak ada satu pun cara yang berhasil. Suatu hari, si alien muncul di hadapan siswa-siswi kelas 3-E SMP Kunugigaoka dan menawarkan diri untuk menjadi wali kelas mereka. Kementerian Pertahanan Jepang bernegosiasi dengan pihak sekolah agar mengijinkan sang alien mengajar di kelas tersebut. Sang alien, yang kemudian dinamai Pak Koro, menantang para siswa untuk membunuhnya sebelum mereka lulus SMP. Bila mereka gagal, maka bumi akan hancur. Selain itu, ada hadiah uang sebesar 10 milyar yen yang ditawarkan oleh pemerintah bagi siapa saja yang berhasil membunuh Pak Koro. Berhasilkan para murid membunuh si alien bertentakel tersebut?

1 Jun 2015

Welcome June | 2015

Jarang-jarang nih, saya bikin postingan sambutan awal bulan. ^^

Sesuai banner di atas, saya sungguh-sungguh berharap bulan Juni akan lebih ramah buat saya. Sesungguhnya bulan Mei kemarin nggak buruk-buruk amat kok. Seru, malahan. Tapi ya gitu deh, keseruan bulan Mei lebih disebabkan banyaknya kegiatan yang berhubungan dengan pekerjaan, dinas ke luar kota yang bukannya bikin hepi tapi malah bikin badan remuk, hingga menyelesaikan sejumlah laporan yang membuat mata perih. Hal ini tentu berimbas pada aktivitas membaca yang terpaksa harus dikorbankan.

Pengumuman Pemenang Giveaway Mei 2015

Selamat malam semuanya! Akhirnya saat yang dinanti-nanti telah tiba #halah. Sesuai janji saya di twitter, saya akan mengumumkan pemenang Giveaway Mei 2015 malam ini. Setelah melakukan pengundian secara random melalui jasa randong dot org, yang terpilih sebagai pemenang adalah…

Back to top