8 Apr 2013

Stay Out of the Basement (Goosebumps #2) - R.L. Stine

Judul: Stay Out of the Basement
Seri: Goosebumps #2
Penulis: R.L. Stine
Penerbit: Scholastic, 1992
Format: Ebook, 132 hlm

Sinopsis:
Dr. Brewer is doing a little plant-testing in his basement. Nothing to worry about. Harmless, really.

But Margaret and Casey Brewer are worried about their father. Especially when they... meet... some of the plants he is growing down there.

Then they notice that their father is developing plantlike tendencies. In fact, he is becoming distinctly weedy- and seedy. Is it just part of their father's 'harmless' experiment? Or has the basement turned into another little shop of horrors?

Dr. Brewer adalah ilmuwan di bidang tumbuhan yang bekerja di sebuah universitas. Akan tetapi, ia dikeluarkan lantaran eksperimennya yang aneh terhadap tanaman. Tapi karena sudah terobsesi dengan eksperimennya, Dr. Brewer tetap melanjutkan eksperimennya tersebut di ruang bawah tanah rumahnya. Seaneh apa sih, eksperimen Dr. Brewer, sehingga membuat ia dikeluarkan dari universitas?

Margaret dan Casey Brewer, tokoh utama cerita ini, akhir-akhir ini merasa ayah mereka tak lagi memperhatikan mereka. Kegiatan eksperimen di ruang bawah tanah telah menyita sebagian besar waktunya. Penasaran, kakak-beradik tersebut memutuskan untuk mengintip ke ruang bawah tanah. Namun, belum sempat melihat apa yang dilakukan ayah mereka, sang ayah tiba-tiba muncul dengan lengan berdarah dan membentak mereka, “Stay out of the basement!” Margaret dan Casey belum pernah melihat ayah mereka semarah itu.

Suatu hari, Mrs. Brewer harus pergi mengunjungi adik perempuannya yang sedang sakit dan belum akan kembali sebelum kondisi adiknya membaik. Saat Dr. Brewer mengantar istrinya ke bandara, Diane, teman Margaret dan Casey, yang penasaran terhadap eksperimen rahasia Dr. Brewer menantang Casey dan Margaret untuk ke ruang bawah tanah dan mengintip eksperimen Dr. Brewer. Dasar bocah Amerika ya, begitu diberi tantangan, pantang bagi mereka untuk menolak. Margaret pun menerima tantangan Diane untuk mengintip ke ruang bawah tanah. Apa yang kemudian mereka temui di ruang bawah tanah yang panas dan lembab itu mengejutkan mereka. Ruang bawah tanah dipenuhi berbagai jenis tanaman dengan ukuran raksasa, seolah-olah tempat tersebut telah diubah menjadi miniatur hutan tropis. Yang lebih mengejutkan, tanaman-tanaman tersebut seolah bernapas. Apa yang telah dilakukan Dr. Brewer terhadap tanaman-tanaman itu?

Keadaan semakin aneh dan menakutkan sejak Margaret dan Casey mengintip ke ruang bawah tanah. Salah satu tanaman bahkan nyaris mencekik Casey. Kepala ayah mereka kemudian ditumbuhi dedaunan. Lengan sang ayah yang terluka meneteskan darah tidak lagi berwarna merah, melainkan hijau! Bahkan, suatu pagi, Margaret tak sengaja melihat ayahnya sedang makan pupuk dengan lahap! Margaret takut setengah mati. Pertama, ayahnya telah mengembangkan tanaman monster di ruang bawah tanah. Kedua, ayahnya kemungkinan besar telah berubah menjadi monster...

Baca kisah selengkapnya dalam Goosebumps #2: Stay Out Of The Basement.

Jujur saja, sejak kecil saya memang suka mendengar cerita-cerita hantu. Tapi entah mengapa, cerita-cerita tentang monster kurang begitu menarik bagi saya. Dan buku kedua ini, sayangnya, bercerita tentang monster. Tidak jelek kok. Malah cukup menegangkan. Deskripsi tentang tumbuhan aneh hasil eksperimen Dr. Brewer cukup mengundang rasa tidak nyaman. R.L. Stine mendeskripsikannya dengan baik. Bahkan, saya geli sendiri saat Casey, kakak Margaret, dililit oleh sulur dari salah satu tanaman. Saat Margaret mengitip ayahnya di yang sedang membersihkan dirinya di wastafel dan menemukan fakta bahwa darah ayahnya berwarna hijau, lalu ayahnya memergokinya, bagian ini menurut saya amat menegangkan.

Tapi, yah, namanya juga selera orang beda-beda ya. Yang jelas, yang merasa cerita tentang hantu jauh lebih menarik bagi saya. Itulah sebabnya saya memberi rating cukup tinggi pada seri pertama yang berjudul Welcome to Dead House, sementara untuk buku ini, hanya 3 bintang saja. Meski begitu, ceritanya cukup menegangkan dan penyelesaian masalahnya lumayan manarik. Saya memuji ide brilian R.L. Stine dalam mengeksekusi adegan klimaks kisah ini. Tapi... ada tapinya nih. Pembaca yang sudah familiar dengan cerita-cerita Goosebump pasti sudah tahu kalau ending dalam seri-seri Goosebumps selalu memiliki twist. Sayangnya, twist ending di buku ini agak mengecewakan dan... aneh.

2 komentar:

  1. buku2 R.L.Stine kubaca waktu masih SD ^^
    tapi pastinya sekarang uda lupa apa2 aja yang sudah dibaca dan apa isi ceritanya hihi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. hihi, saya juga baca seri ini dalam rangka nostalgia kok. :)

      Hapus

Back to top