26 Des 2013

Korea A to Z by Nancy Dinar

Korea A to Z by Nancy Dinar
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit: 2013
Tebal: 188 hlm.
Sinopsis:
Kunci Anda mengenal Korea, luar dalam
Buku ini memuat segala sesuatu yang ingin Anda ketahui tentang Korea, baik untuk sekadar menambah pengetahuan, panduan memahami K-Drama, traveling, kuliah, bekerja, maupun bermigrasi.

Berbagai topik menarik seperti sejarah, tradisi, budaya, dan hal-hal mengejutkan yang tidak diketahui orang asing dibeberkan secara lugas di sini, antara lain:
- mengapa banyak orang Korea bunuh diri,
- merebaknya klinik operasi plastik di seluruh negeri,
- naik daunnya perekonomian dan K-wave,
- perlakuan orang Korea terhadap orang asing, dan
- nasib Tenaga Kerja Indonesia serta wanita Indonesia yang menikah dengan penduduk lokal lewat agen perjodohan internasional.

Sebagai orang yang menetap di Korea, Penulis bisa memberikan sontekan seru mengenai kehidupan sehari-hari berikut tantangan utamanya, seperti:
- cara jitu mengatasi musim dingin yang panjang dan parah,
- melahirkan tanpa kehadiran keluarga,
- mencari sekolah untuk anak-anak, serta
- cara mendidik anak-anak multikultur.

Jangan lewatkan info mengenai tempat yang menarik dan unik termasuk objek keajaiban alam, baik yang sudah diketahui secara luas maupun yang umumnya hanya diketahui penduduk lokal, juga referensi tempat shopping, perguruan tinggi dan universitas terkenal lengkap dengan persyaratan umum dan tawaran beasiswa, serta pembahasan mengenai kemungkinan bekerja dengan gaji tinggi atau menetap di Korea sebagai imigran.

Saya rasa deskripsi di atas udah cukup menjelaskan tentang buku ini. Tak banyak yang bisa saya komentari dari buku ini, sebab sebagian besar informasi dalam buku ini telah saya baca di internet maupun buku-buku lain yang sejenis. Yang membedakan buku ini dengan yang lain, adalah karena buku ini ditulis oleh orang Indonesia yang telah tinggal lama di Korea. Ada sentuhan personal di dalamnya, sebab diceritakan berdasarkan pengalaman pribadi penulis yang telah mengenal Korea luar-dalam, bahkan telah membina keluarga di Negeri Ginseng tersebut.

Beberapa bagian yang paling menarik perhatian saya adalah informasi tentang melahirkan tanpa kehadiran keluarga, cara mendidik anak multikultur, serta informasi tentang mencari sekolah yang cocok untuk anak. Begitu banyak aspek yang perlu dipertimbangkan untuk menyekolahkan anak (pastinya). Tapi khusus di Korea, ada beberapa informasi tambahan yang belum saya ketahui sebelumnya. Yang juga menarik untuk disimak adalah cara para guru menangani konflik antar murid agar tidak merembet menjadi konflik antar orang tua. Ya, bully-membully yang kerap muncul di film atau serial tv Korea memang sering terjadi lho.

Buku ini menarik, karena penulis pengajak membaca untuk melihat Korea dari sudut pandang masyarakatnya. Saya jadi paham bagaimana cara orang Korea memperlakukan orang asing. Beberapa informasi yang pernah saya baca di internet menyebutkan bahwa orang Korea memandang remeh para pendatang, terutama yang berasal dari Indonesia. Saya pikir pernyataan tersebut terlalu menuduh. Setelah membaca buku ini, saya jadi paham. Mereka, warga Korea, bukannya memandang remeh para pendatang, tapi lebih sebagai bentuk membentengi diri. Ada sejarah masa lalu yang teramat menyakitkan di balik itu semua. Sejarah apakah itu? Bacalah buku ini, dan rasa penasaranmu akan terjawab. :D

Hmm. Jadi semakin ingin jalan-jalan ke Korea.

25 Des 2013

Selamat Natal 2013

Kandang Baca mengucapkan:
"Selamat Hari Natal"
bagi teman-teman yang merayakan.
Semoga Natal ini menjadi berkah bagi kita semua.
Happy holiday, and happy reading! :)

(Image source: here. Edited my me)

24 Des 2013

Rantau 1 Muara by A. Fuadi

Judul Buku: Rantau 1 Muara
Seri: Trilogi Negeri 5 Menara #3
Penulis: A. Fuadi
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit: 2013 (Mei, Cetakan I)
Tebal: ix + 407 hlm
ISBN: 978-979-22-9473-6
Rating: 5/5

Baca juga:

“Man Saara Ala Darbi Washala.”

Lulus sebagai sarjana tak lantas membuat Alif langsung memperoleh pekerjaan. Saat krisis moneter melanda Indonesia pada akhir 90-an, banyak perusahaan yang alih-alih menerima pekerja baru, mereka justru merumahkan karyawannya. Maka tak heran bila perusahaan-perusahaan yang dikirimi surat lamaran pekerjaan oleh Alif seakan kompak menolak untuk menerima dirinya. Belum lagi surat kabar tempat Alif kerap mengirimkan karyanya juga memutuskan untuk tak lagi menerima tulisannya. Namun Alif tak berhenti berusaha. Akhirnya, ia memutuskan untuk melamar pekerjaan yang sesuai dengan passionnya—menulis—di sebuah kantor majalah yang pernah dibredel oleh orde baru: Derap.

Derap kini adalah rumah bagi Alif. Ia mendapatkan teman-teman seprofesi yang handal. Terlebih lagi, Derap menjunjung tinggi idealisme: selalu menuliskan kebenaran dalam setiap beritanya, dan menolak segala bentuk gratifikasi. Dan di tempat inilah, Alif bertemu dengan perempuan yang kelak menjadi pendamping hidupnya. Selama bekerja di Derap, Alif memperoleh banyak sekali pengalaman unik. Di antaranya adalah mewawancarai pocong. Hasil wawancaranya yang unik itu kemudian membuatnya memperoleh penghargaan dari kantornya. Ada lagi kerjadian menegangkan, yaitu ketika Alif hendak mewawancarai Jenderal. Bila benar buku ini ditulis berdasarkan kisah nyata, maka saya salut sekali terhadap usaha Alif alias Ahmad Fuadi! Bagian cerita ketika Alif bekerja di Derap benar-benar menarik untuk diikuti. Pembaca mendapatkan gambaran seperti apa bekerja di bidang jurnalistik, khususnya di majalah Derap. Pembaca yang mengikuti kisah Alif sejak buku pertama pasti bisa menebak nama asli majalah Derap di dunia nyata. Majalah tersebut memang sangat terkenal. Semoga semangat menyampaikan kebenaran masih terus membaca di majalah tersebut, mengingat akhir-akhir ini sulit sekali membedakan mana berita yang benar dan mana berita yang ‘dibenar-benarkan’. (Tsaah.)

19 Des 2013

Wrap Up Post: What's In a Name Reading Challenge 2013

Reading Challenge tahun ini bisa dibilang banyak gagalnya. Terutama untuk RC yang mewajibkan pesertanya mereviu bacaan mereka. Beberapa buku yang memang saya baca demi ikutan RC, gagal saya masukkan ke daftar karena tidak direviu, juga karena telat bikin reviu sehingga nggak sempat masukin link reviu. Hehe.

Untuk What's In a Name Reading Challenge yang dihost oleh Ren, waktu itu saya mengambil level 4, yaitu membaca minimal 20 buku dengan nama tokoh di judulnya. Dan dari 20 buku, saya hanya sukses membaca 11 buku saja. T_T
  1. Charlie Bone And The Time Twister (Charlie Bone dan Mesin Waktu) - Jenny Nimmo [review]
  2. Dimi Is Married - Retni S.B. [review]
  3. Dunia Kafka - Haruki Murakami [review]
  4. Harry Potter dan Batu Bertuah - J.K. Rowling [review]
  5. Harry Potter dan Kamar Rahasia - J.K. Rowling [review]
  6. Harry Potter dan Tawanan Azkaban - J.K. Rowling [review]
  7. Harry Potter dan Piala Api - J.K. Rowling [review]
  8. Kana di Negeri Kiwi - Rosemary Kesauly [review]
  9. Midnight for Charlie Bone (Tengah Malam bagi Charlie Bone ) - Jenny Nimmo [review]
  10. Runaway Ran by Mia Arsjad [review]
  11. Perpustakaan Ajaib Bibbi Bokken - Jostein Gaarder & Klaus Hagerup [review]
Trims ya Ren, atas RC kerennya. Berkat ikut RC ini saya dapet buku Heist Society #2. Ups, bukunya masih ketimbun. *sembunyi* Dan saya mendapat pelajaran berharga, bahwa nggak boleh sembarangan ikut RC kalau nggak ingin keteteran. -_-a

18 Des 2013

Wishful Wednesday #15: John Green's Books!

Will Grayson, Will Grayson adalah buku pertama karya John Green (duet bersama David Levithan) yang saya baca, dan saya langsung jatuh cinta pada gaya menulisnya. Sejak itu pun saya berkeinginan untuk membaca karya John Green lainnya. Salah satu bukunya yang berjudul The Fault in Our Stars sangat populer di kalangan pembaca, bahkan sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh penerbit Qanita dengan judul Salahkan Bintang-Bintang. Sayangnya saya belum membaca edisi terjemahannya. Nah, di Wishful Wednesday kali ini saya akan memasukkan beberapa buku John Green yang ingin saya miliki, termasuk TFIOS yang fenomenal itu. :)



1. Looking for Alaska
Goodreads description:
Before. Miles "Pudge" Halter's whole existence has been one big nonevent, and his obsession with famous last words has only made him crave the "Great Perhaps" (François Rabelais, poet) even more. Then he heads off to the sometimes crazy, possibly unstable, and anything-but-boring world of Culver Creek Boarding School, and his life becomes the opposite of safe. Because down the hall is Alaska Young. The gorgeous, clever, funny, sexy, self-destructive, screwed-up, and utterly fascinating Alaska Young, who is an event unto herself. She pulls Pudge into her world, launches him into the Great Perhaps, and steals his heart.

After. Nothing is ever the same.

2. An Abundance of Katherines
Goodreads description:
Colin Singleton likes girls named Katherine, who have dumped him 19 times. On a road trip, this anagram-happy, washed-up child prodigy has $10K, a trailing bloodthirsty hog, and a best friend riding shotgun. His Theorem of Underlying Katherine Predictability should predict any relationship, avenge Dumpees everywhere, and finally get him the girl.

3. Let It Show: Three Holiday Romance (with Maureen Johnson & Lauren Myracle)
Goodreads description:
An ill-timed storm on Christmas Eve buries the residents of Gracetown under multiple feet of snow and causes quite a bit of chaos. One brave soul ventures out into the storm from her stranded train and sets off a chain of events that will change quite a few lives. Over the next three days one girl takes a risky shortcut with an adorable stranger, three friends set out to win a race to the Waffle House (and the hash brown spoils), and the fate of a teacup pig falls into the hands of a lovesick barista.

A trio of today's bestselling authors - John Green, Maureen Johnson, and Lauren Myracle - bring all the magic of the holidays to life in three hilarious and charming interconnected tales of love, romance, and kisses that will steal your breath away.



4. Paper Towns
Goodreads description:
Quentin Jacobsen has spent a lifetime loving the magnificently adventurous Margo Roth Spiegelman from afar. So when she cracks open a window and climbs back into his life - dressed like a ninja and summoning him for an ingenious campaign of revenge - he follows.

After their all-nighter ends and a new day breaks, Q arrives at school to discover that Margo, always an enigma, has now become a mystery. But Q soon learns that there are clues - and they're for him. Urged down a disconnected path, the closer Q gets, the less Q sees the girl he thought he knew.

5. The Fault in Our Stars
Goodreads description:
Despite the tumor-shrinking medical miracle that has bought her a few years, Hazel has never been anything but terminal, her final chapter inscribed upon diagnosis. But when a gorgeous plot twist named Augustus Waters suddenly appears at Cancer Kid Support Group, Hazel's story is about to be completely rewritten.

6. Salahkan Bintang-Bintang (Indonesian version of The Fault in Our Stars) <-- Pengen punya edisi terjemahannya juga dong. Hahaha. #maruk
Goodreads description:
Mengidap kanker pada umur 16 tahun pastilah terasa sebagai nasib sial, seolah bintang-bintang serta takdirlah yang patut disalahkan. Itulah yang dialami oleh Hazel Grace. Sudah begitu, ibunya terus memaksanya bergabung dengan kelompok penyemangat penderita kanker. Padahal, Hazel malas sekali.

Tapi, kelompok itu toh tak buruk-buruk amat. Di sana ada pasien bernama Augustus Waters. Cowok cakep, pintar, yang naksir Hazel dan menawarinya pergi ke Amsterdam untuk bertemu penulis pujaannya. Bersama Augustus, Hazel mendapatkan pengalaman yang sangat menarik dan tak terlupakan.

Tetap saja, rasa nyeri selalu menuntut untuk dirasakan, seperti halnya kepedihan. Bisakah Augustus dan Hazel tetap optimistis menghadapi penyakit mereka, meskipun waktu yang mereka miliki semakin sedikit setiap harinya?

Novel ini membawa kita ke dunia para karakternya, yang sanggup menghadapi kesulitan dengan humor-humor dan kecerdasan. Di balik semua itu, terdapat renungan mengenai berharganya hidup dan bagaimana kita harus melewatinya.


Doakan semoga keinginan saya terkabul ya. Jadi, apa Wishful Wednesday-mu hari ini? :)

Mau ikutan Wishful Wednesday? Caranya gampang:
  • Silakan follow blog Books To Share – atau tambahkan di blogroll/link blogmu.
  • Buat posting mengenai buku-buku (boleh lebih dari 1) yang jadi inceran kalian minggu ini, mulai dari yang bakal segera dibeli, sampai yang paling mustahil dan hanya sebatas mimpi. Oya, sertakan juga alasan kenapa buku itu masuk dalam wishlist kalian ya!
  • Tinggalkan link postingan Wishful Wednesday kalian di Mr. Linky (klik saja tombol Mr. Linky di bagian bawah post). Kalau mau, silakan tambahkan button Wishful Wednesday di posting kalian.
  • Mari saling berkunjung ke sesama blogger yang sudah ikut share wishlistnya di hari Rabu. :)

Dear Friend With Love by Nurilla Iryani

Judul Buku: Dear Friend With Love
Penulis: Nurilla Iryani
Penerbit: Stiletto Book
Tahun Terbit: 2012
Tebal: 146 hlm
ISBN: 9786027572072
Rating: 3,5/5

Novel ini pemberian sahabat tercinta saya, Si Kucing. :)

Dari judulnya sudah ketebak cerita novel ini bakalan seperti apa. Ya, Dear Friend With Love karya Nurilla Iryani mengangkat tema ‘sahabat jadi cinta’. Meski tema ini sudah sering diekspos, namun penulis mampu meramunya menjadi bacaan yang menarik dan seru untuk diikuti hingga lembar terakhir.

Novel ini berkisah tentang Karin dan Rama, dua insan (haish bahasanya) yang sudah delapan tahun menjalin persahabatan. Bagi Rama, Karin adalah ‘obat’ yang mampu membuatnya  tetap waras di tengah gilanya kehidupan Jakarta. Selain itu, Karin juga sangat cantik sehingga, mengutip kata-kata Rama, “gak malu-maluin buat diajak ke pesta kawinan kalau gue sedang kebetulan single. Paket komplit!” Yang Rama tidak tahu adalah: selama delapan tahun ini Karin ternyata memendam cinta terhadap Rama. Rama yang sering dikecewakan wanita, menjadikan Karin sebagai tempat sampah curhat. Perasaan Karin? Nggak usah ditanya deh. Jungkir balik dong pastinya. See? Yang kayak gini sering banget kejadian di dunia nyata kan? #bukancurhatkoook #beneran #crossfinger

Apabila Rama sering gonta-ganti pacar dan sering berakhir kecewa, Karin justru sebaliknya. Gadis itu hampir tidak pernah pacaran. Alasannya? Tentu saja karena ia cinta pada Rama. Tapi bagaimana Rama bisa tahu perasaan Karin bila Karin sendiri tak pernah penyampaikannya? Doh, saya jadi gemes! Rama itu nggak bisa baca pikiran kamu, Karin! (Lah kenapa jadi emosi gitu, Pan?) #okeabaikan

Begitulah. Rama keep going dengan urusan gonta-ganti pacarnya, sementara Karin setia menjomblo demi seseorang yang ia cintai diam-diam... hingga suatu saat: Rama akhirnya melamar pacarnya yang bernama Astrid. Kamu bisa ngebayangin sendiri gimana perasaan Karin. Karin akhirnya memutuskan untuk move on. Akhirnya, ibu Karin mempertemukan Karin dengan anak temannya yang bernama Adam. Karin kenal cowok itu. Dia teman SMA-nya dulu. Tapi Karin tak menyangka bahwa penampilan Adam kini sangat berbeda dibanding waktu SMA—dulu cupu, kini guanteng banget! Hmm. Lumayanlah, daripada jomblo ya kan? Apalagi si Adam-Adam ini orangnya baik. Yuk deh jalanin ajah.

Sementara itu, selama mempersiapkan pernikahannya dengan Astrid, entah mengapa Rama justru merasa tertekan. Ia jadi ragu, seolah ia tidak yakin dengan keputusannya untuk menikah dengan Astrid. Di luar dugaan, Astrid mengetahui apa yang sebenarnya yang mengganggu pikiran Rama. Ketika Astrid meminta Rama untuk tidak bertemu Karin, saat itulah Rama sadar, bahwa sebenarnya ia tak bisa hidup tanpa Karin! Wih... bakalan ribet nih. Untuk mengetahui kelanjutan ceritanya, sebaiknya kamu baca sendiri ya. Seru banget novel ini.

Dear Friend With Love dikisahkan bergantian melalui sudut pandang Rama dan Karin. Dialog-dialog dalam novel ini sangat mengalir, benar-benar enak untuk diikuti. Alur ceritanya sendiri juga cepat sehingga pembaca tidak bosan. Tahu-tahu udah kelar aja baca novel ini. Memang, novel ini sangat tipis. 146 halaman saja, Sodara-Sodara. Bahkan novel teenlit terbitan GPU saja lebih tebal dari ini *keluh*. Nah, ukuran novel yang tipis inilah yang menganggu saya. Padahal saya sangat menikmati gaya menulis Nurilla Iryani, tapi sayang, kemesraan kebersamaan saya dengan penulis (lewat novel ini) terasa cepat sekali berlalu. Saya pikir, sebenarnya banyak aspek dari novel ini yang bisa digali lebih dalam, terutama tokoh-tokohnya yang, secara mengejutkan, semuanya saya sukai. Tentang endingnya sendiri, saya tidak yakin semua pembaca akan suka. Saya pribadi dapat menerima endingnya. Sangat realistis. Bila saya berada di posisi Karin (bukan berarti saya ingin operasi kelamin ya), saya mungkin akan melakukan hal yang sama. :)

Di luar beberapa keluhan saya di atas, novel ini sejujurnya sangat menarik. Covernya unyu-unyu pula. Saya juga jatuh cinta pada gaya tulisan Nurilla Iryani. Siapapun, tolong kabari saya jika beliau menerbitkan buku lagi ya. :D

17 Des 2013

J'ADORE - Jakarta Paris Via French Kiss by Syahmedi Dean

Judul Buku: J'ADORE - Jakarta Paris Via French Kiss
Judul Asli: J.P.V.F.K. - Jakarta Paris Via French Kiss
Seri: Tetralogi Fashion #2
Penulis: Syahmedi Dean
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit: 2013
Tebal: 360 hlm
ISBN: 9789792297744
Rating: 3/5
Sinopsis Goodreads:

Petualangan empat wartawan lifestyle selalu tak terduga, berlari di jalur-jalur underground Metro di Paris, terhanyut dalam dilema kesetiaan di lantai dua bus merah di London, terpelintir antara memori dan kenyataan di gedung-gedung tua di Milan, teraduk gelombang fashion dunia di Show Christian Dior, Channel, Fendi, Max Mara, Prada, dan Paul Smith. Padahal kami mereka terikat di Jakarta. Mereka adalah:

Alif
Siapa saya ini? Seorang tamak cinta yang mendambakan freedom, dua sisi yang bertolak belakang. Yang pertama butuh komitmen dan perasaan, yang kedua butuh keberanian dan ketidakpedulian. God. Bagaimana harus menggabungkan keduanya? Saya tak mau hanya salah satu.

Raisa:
Elu bikin gue sangat kecanduan, pingin terus-terusan ketemu. Gue pikir, friends becomes lovers? Why not? I'm good enough for him, he's always nice to me, what more? I will move first... ladies first.

Didi:
Gue juga maunya hanya french kiss, dia juga gitu."Hari begene kok sesama laki-laki pacaran, too old fashioned," katanya begitu. Lagi pula kalau dipikir-pikir, sesama laki-laki pacaran, life goal-nya apa?

Nisa:
Sandwich? Hah. Sandwich selain roti adalah semacam istilah untuk satu sex activity yang melibatkan tiga orang, dua sebagai roti, satu sebagai daging atau selada untuk vegetarian. Pasti ada yang tidak benar dari kode gerak bibir Gavin ke Oliver. Pasti mereka punya hidden agenda.
Peringatan: Reviu ini mengandung spoiler buku pertama. Bila kamu ingin membaca tetralogi fashion, mending abaikan reviu ini deh.

J’Adore - Jakarta Paris Via French Kiss adalah buku kedua dari tertralogi fashion yang berkisah tentang empat wartawan lifestyle, di mana fokus utama cerita adalah Alif, seorang fashion editor di sebuah majalah fashion/lifestyle terkenal di Jakarta. Di buku pertama, Alif terlibat kisah cinta ‘diam-diam’ dengan bawahannya yang bernama Edna. Sayang sekali, kisah cinta mereka amat singkat, sesingkat usia Edna. Namun, kisah yang singkat tersebut tak lantas membuat Edna terhapus begitu saja dari kehidupan Alif. Saat berada di Milan,  Alif bertemu dengan seorang pria dari masa lalu Edna, seorang laki-laki yang pernah menjalin hubungan dengan Edna, dan ternyata bersama laki-laki tersebut Edna dikaruniai seorang putri kecil yang cantik. Fransesco, nama pria itu, kemudian meminta Alif untuk mempertemukan dirinya dan putrinya dengan orang tua Edna di Indonesia. Bagaimana perasaan Alif saat mengetahui fakta bahwa Edna ternyata tidak seinnocent yang dia kira? Akankah Alif meluluskan permintaan Fransesco?

Original Cover
Di buku kedua ini porsi sahabat-sahabat Alif yaitu Didi, Raisa, dan Nisa, ditampilkan lebih banyak. Didi yang ditugaskan ke Paris untuk meliput acara fashion show, menjadikan kesempatan tersebut untuk ‘berburu’ laki-laki. Didi memang penyuka sesama jenis. Sayangnya, karena terlalu asyik bersenang-senang, Didi malah jadi tidak fokus dengan pekerjaannya dan ujung-ujungnya malah merepotkan Alif. Lalu Raisa, yang diam-diam ternyata memiliki perasaan khusus terhadap Alif. Dengan segala cara, Raisa bela-belain menyusul Alif ke Paris dan berniat mengutarakan perasaannya terhadap sahabatnnya itu. Namun Alif tampaknya tak menyadari sinyal-sinyal yang dikirim oleh Raisa. Parahnya lagi, Raisa terancam akan kehilangan pekerjaannya terkait kepergiaannya secara ‘ilegal’ ke kota fashion tersebut. Terakhir adalah Nisa, yang ingin ke Paris demi bertemu seorang pria dari masa lalunya—pria Perancis yang jago dalam urusan french kiss. Nisa sama sekali tidak menduga bahwa kunjungannya ke Paris akan menempatkan dirinya dalam posisi yang mengancam keselamatan hidupnya.

Secara keseluruhan, novel ini menawarkan pernak-pernik cerita yang lebih berwarna dibanding buku pertama. Hanya saja alur ceritanya masih terasa datar. Awalnya memang cukup seru mengikuti petualangan Alif dalam meliput acara fashion show di berbagai negara di Eropa (yang berakhir di Paris). Saya jadi tahu bagaimana suasana pagelaran busana tingkat dunia dengan sangat detail melalui sudut pandang Alif. Hanya saja, menurut saya bagian ini terlalu banyak dan penyampaiannya pun terasa datar layaknya membaca sebuah laporan wartawan yang meliput berita. Saya jadi sedikit jenuh.

Kehadiran Didi, Raisa, dan Nisa pun di Paris pun terasa sedikit dipaksakan (menurut saya loh ya). Didi okelah, karena dia memang ditugaskan untuk meliput berita di sana, sayangnya konflik yang dialami Didi terasa konyol, meski sempat membuat saya tersenyum sekaligus bergumam, “Oh, ada tempat kayak gitu toh di sana. Baru tahu.” Hehe. Sementara Raisa, uhm, apakah ia memang harus ke Paris demi mengungkapkan perasaannya terhadap Alif, sampai-sampai rela terancam kehilangan pekerjaan? Kenapa tidak menunggu hingga Alif kembali ke Indonesia saja? Dan Nisa, alasannya ke Paris lebih konyol lagi. Memangnya untuk dapat merasakan french kiss yang sesungguhnya harus dari cowok Perancis ya? Nggak mesti kan? Kalau cuma french kiss kan, di McD juga banyak. (ITU FRENCH FRIES PAAAAN! *disambit berjamaah*).

Overall, buku ini tetap merupakan bacaan wajib bagi mereka yang mempunyai passion di bidang fashion. Info tentang fashion week di Eropa sana benar-benar detail. Hanya saja,  saya belum belum bisa move on dari fakta bahwa tetralogi fashion ini ternyata tidak menceritakan masing-masing karakter empat wartawan lifestyle secara detail, hanya fokus terhadap Alif saja, sehingga belum bisa memberi lebih dari tiga bintang terhadap buku ini (iya, alasannya subjektif sekali, terima kasih). Meski demikian, saya tentu saja akan tetap membaca buku ketiga dan keempat. :)

11 Des 2013

Wishful Wednesday #14

Awal bulan yang sibuk, sampai-sampai saya kesulitan menyempatkan diri untuk membaca atau sekadar ngerumpi bareng teman-teman gokil di Whatsapp. Cuaca juga sedang tidak bersahabat. Saya lagi batuk-batuk nih, waktu ngetik ini. Haha. Iya saya lagi curhat. Oke, langsung aja ke postingan meme saya minggu ini. Buku yang lagi saya pengenin minggu ini adalah:

Seratus Tahun Kesunyian by Gabriel Garcia Marques
Penerjemah: Nin Bakdi Soemanto
Penerbit: Bentang   
Hanya sedikit karya sastra yang mampu mengubah hidup masyarakat, dan novel ini salah satunya. Dengan popularitas meluas ke seantero dunia, pengaruhnya memunculkan pengikut fanatik, seperti kemunculan sebuah agama baru. Berkisah tentang sebuah keluarga yang hidup di pedalaman Amerika Selatan - terbelenggu dalam jaringan nasib turun-temurun selama seratus tahun - novel ini telah memenangkan hadiah Nobel untuk karya sastra tahun 1982. Kisah yang sangat kaya dengan peristiwa, ketegangan yang mencekam, romantika yang menyentuh, humor yang segar, serta ungkapan kearifan hidup yang bahkan membuat kagum para filosofi. —Goodreads


Jadi, apa Wishful Wednesday-mu hari ini? :)

Mau ikutan Wishful Wednesday? Caranya gampang:
  • Silakan follow blog Books To Share – atau tambahkan di blogroll/link blogmu.
  • Buat posting mengenai buku-buku (boleh lebih dari 1) yang jadi inceran kalian minggu ini, mulai dari yang bakal segera dibeli, sampai yang paling mustahil dan hanya sebatas mimpi. Oya, sertakan juga alasan kenapa buku itu masuk dalam wishlist kalian ya!
  • Tinggalkan link postingan Wishful Wednesday kalian di Mr. Linky (klik saja tombol Mr. Linky di bagian bawah post). Kalau mau, silakan tambahkan button Wishful Wednesday di posting kalian.
  • Mari saling berkunjung ke sesama blogger yang sudah ikut share wishlistnya di hari Rabu. :)

8 Des 2013

EDNASTORIA - Lontong Sayur Dalam Lembaran Fashion by Syahmedi Dean

Judul Buku: EDNASTORIA - Lontong Sayur Dalam Lembaran Fashion
Judul Asli: L.S.D.L.F. - Lontong Sayur Dalam Lembaran Fashion
Seri: Tetralogi Fashion #1
Penulis: Syahmedi Dean
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit: 2013
Tebal: 280 hlm
ISBN: 9789792297737
Rating: 3/5

Setelah sekian lama berangan-angan memiliki tetralogi fashion karya Syahmedi Dean, akhirnya impian saya terwujud setelah Gramedia Pustaka Utama mengeluarkan box-set tetralogi ini, dengan sampul yang didesain ulang. Menurut saya sampul baru lebih menarik dan eye catching. Plus, gambar sampulnya mewakili keempat karakter penting dalam tetralogi ini. Namun saya sempat merasa kecele. Tadinya saya pikir setiap buku diceritakan dari sudut pandang masing-masing karakter, misalnya buku pertama dari sudut pandang Alif, buku kedua dari sudut pandang Didi, dan seterusnya. Ternyata tidak demikian. Tokoh utama tetralogi ini adalah Alif, sementara Didi, Raisa, dan Nisa hanyalah tokoh pendamping (walau mereka tetap memegang peranan penting dalam setiap buku). Saat menulis reviu ini, saya baru membaca buku pertama dan kedua.

Buku pertama ini bertajuk EDNASTORIA: Lontong Sayur dalam Lembaran Fashion. Alif, Didi, Nisa, Raisa adalah empat sahabat yang berbeda karakter, namun keempatnya memiliki kesamaan yang melekatkan mereka satu sama lain: fashion dan lontong sayur. Alif dan ketiga sahabat kentalnya memang berkerja di bidang yang berhubungan dengan fashion, dan mereka selalu menyempatkan diri untuk makan siang bersama. Meski sering berbalut barang-barang bermerk, ternyata selara makan mereka tidak muluk-muluk. Yap, mereka sama-sama suka lontong sayur!

Alif bekerja sebagai editor pada sebuah majalah fashion terkenal. Alif punya penggemar rahasia yang tidak diketahui jenis kelaminnya. Komunikasi yang mereka lakukan hanya melalui fasilitas email. Alasan mengapa Alif terus mempertahankan komunikasi dengan si penggemar rahasia adalah karena si pengirim email misterius tersebut selalu memberi masukan terhadap Alif terkait pekerjaannya di majalah, baik itu saran maupun kritik yang membangun. Tak jarang mereka terlibat adu argumen, karena Alif ingin mempertahankan pendapatnya.

Original Cover
Sementara itu di kehidupan nyata, Alif bertemu dengan perempuan cantik yang belakangan menjadi rekan sekerjanya. Namanya Edna. Memiliki wajah menarik, berpenampilan trendi, berkepribadian ceria dan agak manja, membuat gadis ini mendapatkan perhatian khusus dari Alif. Gayung bersambut, Enda pun menaruh minat terhadap Alif. Mereka pun memutuskan untuk menjalin hubungan rahasia. Mereka bertaruh, untuk sama-sama menjaga kerahasiaan hubungan mereka, jangan sampai ketahuan orang lain. Sekali hubungan mereka ketahuan oleh rekan kerja atau kenalan mereka, maka usailah hubungan kucing-kucingan tersebut.

Inti cerita buku pertama ini sebenarnya berkutat pada hubungan rahasia Alif-Edna, serta hubungan unik Alif dan si pengirim email yang berjenis kelamin tidak jelas. Memang ada kisah-kisah selingan yang menyangkut masa lalu Alif yang ternyata pernah menikah tapi kemudian bercerai, juga tentang seorang model misterius bernama Ajus. Tapi secara keseluruhan saya merasa alur cerita novel ini cenderung datar. Untungnya penulis mampu memikat pembaca melalui gaya berceritanya yang menarik. Penulis juga menggambarkan dunia kerja di majalah fashion dengan begitu detail sehingga membaca dapat memperoleh gambaran seperti apa bekerja di majalah fashion (latar belakang penulis memang dari dunia tersebut). Bisa jadi, pembaca akan tertarik untuk bekerja di majalah fashion. Pokoknya pembaca yang fashion freak akan benar-benar terpuaskan bila membaca novel ini. Sementara pembaca yang benci dengan barang-barang branded, mending jauh-jauh deh dari novel ini, karena barang-barang branded memang bertebaran di mana-mana.

Alasan saya ‘hanya’ memberi bintang 3 terhadap novel ini lebih karena plot ceritanya yang datar. Di luar itu, saya sangat menyukai buku ini. Dunia fashion memang cukup menarik bagi saya (walau di dunia nyata saya sama sekali tidak fashionable *ngakak*). Karakter-karakter dalam buku ini juga menarik. Oh ya, meski plot ceritanya cerderung datar, novel ini memiliki kejutan-kejutan yang tak terduga, terutama endingnya yang bikin syok. Twistnya benar-benar mantap. Saya sampai melongo dibuatnya. Good job, Mr. Dean! >.<b

7 Des 2013

Crash Into You by aliaZalea

Judul: Crash Into You
Penulis: aliaZalea
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama, Maret 2011
Tebal: 280 hlm.
ISBN: 9789792267648
Rating: 3,5/5

Sinopsis:
Hanya ada satu orang yang paling dibenci Nadia di dunia ini, seorang anak laki-laki bernama Kafka. Cowok jail itu tidak bisa berhenti mengisenginya setiap hari, enam hari dalam seminggu, selama hampir dua tahun. Terakhir kali Nadia bertemu dengannya adalah sekitar dua puluh tahun yang lalu ketika mereka sama-sama masih mengenakan seragam putih-merah. Semenjak itu Nadia berjanji untuk tidak akan pernah lagi sudi bertatap muka dengannya.

Tetapi ketika suatu pagi, di usia dewasanya, Nadia terbangun dengan hanya mengenakan pakaian dalam di kamar hotel Kafka, dia harus mengevaluasi ulang pendapatnya tentang laki-laki satu ini. Kafka bukan saja kelihatan superhot, tetapi Nadia secuil pun tak pernah membayangkan bagaimana cowok iseng dan jail itu kini bisa menjadi dokter jantung ternama yang menangani ayahnya.

Nadia begitu membenci Kafka. Di masa kecil mereka, Kafka selalu mengisengi Nadia. Cowok itu betah mengganggunya setiap hari, enam hari dalam seminggu, selama hampir dua tahun. Terakhir kali Nadia bertemu dengannya adalah sekitar 20 tahun yang lalu ketika mereka sama-sama masih mengenakan seragam putih-merah (nah, ini beneran 20 tahun ya, bukan karena saya ngetiknya lebay). Sejak saat itu Nadia berjanji tak akan pernah lagi sudi bertatap muka dengan Kafka.

Tapi, siapa yang menyangka bahwa dia akan bertemu lagi dengan Kafka dalam keadaan yang tidak biasa? Keadaan yang tidak biasa di sini maksudnya adalah: Nadia terbangun setengah telanjang (hanya mengenakan pakaian dalam) di sebuah kamar hotel, bersama Kafka. Dan perempuan itu tidak ingat bagaimana ia bisa berada di sana. Satu hal yang menarik perhatian Nadia, bahwa Kafka kini telah bertransformasi menjadi laki-laki yang super-HOT, menilik bentuk tubuh pria itu yang bisa dibilang sempurna. Kemudian sebuah pertanyaan membuat Nadia khawatir: apa yang telah diperbuat Kafka terhadapnya?

4 Des 2013

Wishful Wednesday #13

Setelah 20 tahun nggak ikut Wishful Wednesday, hari ini saya insyaf dan memutuskan untuk kembali ke jalan yang benar memposting buku yang menjadi inceran. (Bagian 20 tahunnya bohong ya.) Yah, memang ada beberapa buku yang saya idam-diamkan. Koreksi, ada BANYAK buku yang saya idam-idamkan. Saya bahkan sudah membuat daftarnya dan... saya kaget sendiri saking banyaknya. *nyengir* Tapi kalau dipaksain dibeli sekaligus, malah nggak makan selama empat tahun ke depan (hidup lebay!).

Nah, saya pun berencana untuk memposting buku-buku tersebut secara berkala. Dan meme bikinan Kak Astrid inilah wadah yang pas untuk mendisplay buku-buku yang menjadi inceran saya. Untuk edisi kali ini, buku yang saya inginkan ada dua. Dulu saya pernah punya edisi lama buku ini, tapi dipinjam teman dan nggak dibalikin lagi. *nangis*

Dua buku tersebut adalah:

Old Shatterhand, The Wild West Journey by Karl May
Penerjemah: Melody Violine
Penerbit: Visi Media
"Belum pernah melihat bison seumur hidup, tapi kau menembak jatuh banteng terkuat di kawanannya! Belum pernah melihat beruang grizzly, tapi kau menikam seekor hingga mati, seperti orang mencungkil biji apel! Sekarang kau menjatuhkan orang Indian petarung pisau paling kuat dan paling terkenal dan menikam jantungnya, pada kesempatan pertama, tanpa kehilangan setetes pun darahmu sendiri! Dick dan Will, ayo ke sini dan lihatlah pengukur dari Jerman ini. Siapakah dia?"
  
 ***
   
Seorang pemuda Jerman bernama Charlie bertualang ke benua Amerika dan menuju Wild West. Dia menemukan banyak hal menarik di daerah perbatasan Amerika yang belum ditaklukkan bangsa kulit putih. Banyak tantangan yang harus dia hadapi, seperti ancaman beruang grizzly, orang Indian yang memusuhinya, dan orang kulit putih yang tidak jujur. Dia selalu berhasil dan menang. Dia selamat dari satu demi satu situasi berbahaya berkat kecerdikan, kemahirannya mengangkat senjata, dan kekuatannya yang luar biasa (sehingga dia dijuluki "Old Shatterhand").

Dalam perjalanan, dia berteman dengan seorang pemuda Indian yang sama hebatnya: Winnetou. Keinginan Charlie untuk bersahabat dengan Winnetou terhalang oleh perbedaan mereka. Bangsa Indian sudah terlalu banyak dirugikan oleh orang-orang kulit putih dan perbuatan Charlie di Wild West membuat mereka marah. Bagaimanakah Charlie memeroleh kepercayaan Winnetou dan Suku Apache, padahal nyawa taruhannya? [Goodreads]

Winnetou, The Wild West Journey by Karl May
Penerjemah: Melody Violine
Penerbit: Visi Media
 "Apa yang dipikirkan Old Shatterhand, semoga juga dipikirkan oleh Winnetou, dan apa yang diinginkan oleh Winnetou, semoga juga diinginkan oleh Old Shatterhand." --Intschu-tschuna, Kepala Suku Apache.
  
***

Uff, uff, celaka dua belas! Dalam kondisi terluka parah akibat bertarung dengan Winnetou, Old Shatterhand ternyata dibawa oleh pejuang Suku Apache ke perkampungan mereka di Rio Pecos. Meskipun pada mulanya Old Shatterhand bersama Sam Hawkens berniat menyalamatkan Winnetou dan Intschu-tschuna, Kepala Suku Apache, dari aksi balas dendam Suku Kiowa, kesalahpahaman malah membuat Old Shatterhand ditawan dengan ancaman hukuman mati!

Bagaimana Old Shatterhand menghadapi kemelut ini? [Goodreads]

Jadi, apa Wishful Wednesday-mu hari ini? :)

Mau ikutan Wishful Wednesday? Caranya gampang:
  • Silakan follow blog Books To Share – atau tambahkan di blogroll/link blogmu.
  • Buat posting mengenai buku-buku (boleh lebih dari 1) yang jadi inceran kalian minggu ini, mulai dari yang bakal segera dibeli, sampai yang paling mustahil dan hanya sebatas mimpi. Oya, sertakan juga alasan kenapa buku itu masuk dalam wishlist kalian ya!
  • Tinggalkan link postingan Wishful Wednesday kalian di Mr. Linky (klik saja tombol Mr. Linky di bagian bawah post). Kalau mau, silakan tambahkan button Wishful Wednesday di posting kalian.
  • Mari saling berkunjung ke sesama blogger yang sudah ikut share wishlistnya di hari Rabu. :)
Back to top