19 Agt 2014

Ichiro's Ghost Stories Vol. 2 by Makoto Isshiki

Judul: Ichiro's Ghost Stories Vol. 2
Pengarang: Makoto Isshiki
Alih Bahasa: Lenny
Penerbit: Level Comics, April 2014
Tebal: 224 hlm.
ISBN: 9786020234250

Sinopsis:
Ichiro mendadak dapat nilai 100!? Berkat keajaiban itu, Keluarga Hanada langsung mengadakan perayaan. Waktu sedang tidur lelap setelah makan enak, Ichiro mendadak dibangunkan oleh kemunculan hantu pelajar! Ternyata hantu itu datang untuk menagih bayaran karena sudah membantu Ichiro! Siapa sebenarnya hantu itu? Apa tujuannya membantu Ichiro?

Ichiro yang nakal ternyata tak berani buang air besar sendiri. Saat buang air besar, ia harus ditemani Sato yang setia menunggu di luar toilet. Mungkin hanya Sato yang mau berteman dengan Ichiro. Meski memiliki sifat berlawanan, pertemanan Ichiro dan Sato terjalin erat. Mereka selalu bermain bersama. Sato sih sudah sering jadi korban bully-an Ichiro, namun sejauh ini pertemanan mereka tampaknya awet.

Di komik Ichiro's Ghost Stories Vol. 2, cerita diawali oleh kisah keluarga Sato. Ibu Sato akan dijodohkan oleh tetangga yang dikenal selalu mencomblangi orang lain, dengan seorang duda beranak satu. Anaknya perempuan, seumuran dan sekelas dengan Sato dan Ichiro. Namanya anak itu Kei. Kei anak perempuan, namun sifat nakalnya sebanding dengan Ichiro. Meski ayah Kei dan ibu Sato sudah merasa cocok satu sama lain, namun Kei sepertinya tidak ingin ibu Sato menjadi ibu tirinya. Kei juga berkata ia tidak sudi memiliki saudara laki-laki yang cengeng seperti Sato. Hmm, tampaknya cuma Ichiro yang bisa menjembatani hubungan tak harmonis kedua anak itu.

Kisah tentang Sato cukup menarik, walau tak melibatkan penampakan-penampakan hantu. Awalnya Sato meminta bantuan Ichiro untuk mempertemukannya dengan arwah ayahnya yang telah wafat. Sato ingin meminta pendapat ayahnya mengenai perjodohan ibunya dengan ayah Kei. Selama ini memang hanya Sato yang percaya bahwa Ichiro bisa melihat dan berkomunikasi dengan arwah. Masalahnya, Ichiro tak bisa memanggil arwah sesuka hatinya. Selama ini para hantulah yang sering datang meminta bantuan Ichiro. Bisakah Ichiro membantu Sato?

Cerita selanjutnya mulai melibatkan hantu. Suatu hari, Ichiro mendadak jadi anak terpandai di kelasnya. Ia mampu mengerjakan soal-soal, bahkan yang paling sulit sekalipun. Nilai ulangannya pun semuanya dapat 100, membuat ibu guru menangis tersedu-sedu saking bahagianya. Bagaimana bisa? Oh, ternyata Ichiro dirasuki hantu pemuda berumur 20 tahun. Ia membantu Ichiro di kelas, namun berharap balasan dari Ichiro. Semasa hidupnya, Orita adalah anak pintar yang setiap hari kerjanya hanya belajar dan belajar. Namun, ia sudah dua kali tidak lulus ujian. Pada ujian yang ketiga Orita akhirnya lulus. Sayang, karena terlalu senang dangan hasil ujiannya itu, Orita meninggal mendadak. Karena meninggal perjaka, arwahnya jadi penasaran. Ia meminta bantuan yang amat sangat konyol dan mesum kepada Ichiro. Orita ingin merasakan bagaimana rasanya membenamkan wajah di dada perempuan montok, tentu saja dengan cara merasuki Ichiro. Masalahnya, ide tersebut terdengar menjijikkan bagi Ichiro yang masih kelas 3 SD. Akankah Ichiro membantu Orita?

Hantu selanjutnya adalah hantu wanita peramal. Semasa hidupnya, wanita peramal itu menjalani profesi sebagai peramal palsu. Karena itulah ia menjadi arwah penasaran. Uniknya, setelah menjadi arwah ia justru dapat meramalkan peristiwa yang benar-benar akan terjadi dengan sangat akurat. Melalui Ichiro, sang hantu peramal ingin menemui para klien yang telah ditipunya semasa hidup dan meramal nasib mereka, kali ini dengan tepat. Masalahnya ternyata tidak segampang itu, karena meski telah meramal dengan tepat, ia masih menjadi arwah penasaran. Dapatkah si hantu peramal berisitirahat dengan tenang?

Komik Ichiro volume kedua ini tidak kalah lucu dengan volume pertama. Kelakuan Ichiro dan keluarganya yang konyol mampu mengundang gelak tawa. Belum lagi hantu-hantu yang muncul dengan permintaan yang aneh dan nyaris tidak masuk akal. Untung saja Ichiro selalu menemukan  cara untuk membantu para hantu ini. Salah satu adegan paling lucu adalah ketika sang hantu pelajar (Orita) kehilangan kesabaran saat menjelaskan kepada Ichiro bagaimana cara membuat anak. Ichiro yang masih kelas 3 SD tidak juga mengerti sampai-sampai sang hantu pelajar jadi frustrasi. :))

Ah, saya jadi tidak sabar untuk membaca volume ketiga. Oh iya, jangan lupa, komik ini tidak cocok untuk anak-anak ya. Jadi, jangan sampai adik-adik kita membaca komik ini. ^^

***

6 komentar:

  1. udah lamaaaaaaaa banget nggak baca komik, dulu aku jarang baca komik yg ginian malah seringnya sebangsa Naruto, Bleach dan komik olahraga seperti Prince of Tennis, Slamdunk (lupa nama jenis komik apaan), bahkan romance aja pilih2 banget, sekarang kangennnnnnn, mungkin ada waktunya kembali ke masa lalu, sekarang aja jarang baca HisRom

    BalasHapus
    Balasan
    1. Serial cantik nggak suka, Lis? :3

      Aku juga sekarang ini baca komiknya nggak segencar ketika masih muda dulu. #eaak.
      Komik ini aja aku pilih karena jumlah volume-nya nggak banyak dan sudah jelas cuma bakal sampai vol. 5. Tapi di luar dugaan ternyata komik ini sangat menghibur.

      Hapus
    2. nggak suka, kalau komik malah lebih suka yang bak bik buk alias cowok banget :D

      Hapus
    3. Hahahaha. Kupikir karena penyuka novel romens, bakalan suka serial cantik juga. Ternyata belum tentu yah.

      Hapus
  2. btw, SERING BANGET SIH GANTI-GANTI HEADER BLOG, KECE-KECE LAGI :D
    kok berasa Twilight gitu ya headernya :p

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe. Maklum Lis, blogger labil. XD

      Iya ya, baru ngeh kalau foto headernya kayak Forks. Siap2 aja siapa tahu bakalan muncul Edward Cullen. *siapin kacamata item*

      Hapus

Back to top